Tips perawatan burung cendet bondol ekor

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Salah satu masalah yang kerap dialami para cendet mania adalah ketika burung piaraannya kehilangan semua bulu ekornya, atau biasa disebut bondol ekor. Kalau terjadi pada masa mabung, itu sih lumrah. Tetapi bondol ekor kerap pula dialami cendet di luar waktu mabung, terutama akibat burung sering mencabuti bulu ekornya, bulu ekor rusak karena banyak polah, dan sebagainya. Berikut ini tips perawatan burung cendet bondol ekor.

Burung cendet yang bondol ekor
Burung cendet kehilangan bulu-bulu ekornya alias bondol ekor.

Berbeda dari murai batu yang memiliki bulu ekor panjang dan tebal, cendet mempunyai bulu ekor yang cenderung tipis namun panjang. Bentuk bulu ekor tersebut menandakan bahwa cendet termasuk jenis burung yang memiliki kemampuan terbang cukup mumpuni, khususnya saat berburu mangsa atau mengejar saingannya di udara.

Sudah bukan rahasia lagi kalau cendet peliharaan yang tidak mendapatkan perawatan kurang tepat akan cenderung berperilaku buruk, yang antara lain dapat merusak bulu ekornya. Perilaku tersebut misalnya gemar mencabuti bulu dan selalu turun ke dasar sangkar, terutama jika sangkar terlalu kecil atau tidak sesuai.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan cendet mengalami bondol ekor atau tidak memiliki bulu ekor. Selain kurang sedap dipandang, performa cendet bondol ekor juga akan kurang maksimal.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Berikut ini beberapa tips perawatan yang diharapkan mampu menumbuhkan kembali bulu ekor cendet yang hilang, sehingga dapat kembali tampil maksimal.

  • Pada waktu cendet mengalami bondol ekor, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengamati kondisinya secara cermat. Hal ini bisa dilakukan dengan menangkap burung, lalu mengamati area kulitnya yang bondol. Jika ditemukan ada patahan bulu akibat bulu yang tercabut tidak sempurna, maka segera lakukan pencabutan dengan menggunakan pinset untuk hasil yang sempurna.
  • Periksa area sekitar kulit yang bondol, dengan tujuan agar proses pertumbuhan bulu ekor nantinnya berjalan lebih sempurna. Jika masih ada sisa-sisa pangkal / patahan bulu yang belum tercabut, tentu bulu baru tidak akan tumbuh sampai masa mabung tiba.
  • Setelah area pangkal ekor bondol sudah bersih, tahap selanjutnya adalah melakukan perawatan yang sesuai agar bulu-bulu barunya dapat tumbuh lebih cepat.
  • Untuk merangsang pertumbuhan bulu, Anda dapat memberikan multimineral dalam perawatan hariannya, misalnya menggunakan BirdMineral. Produk ini mengandung unsur-unsur penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bulu dan mengatasi beragam masalah seperti cabut bulu, kanibal, dan sebagainya.
  • Gunakanlah sangkar yang sesuai untuk cendet. Meski cendet bondol ekor, penggunaan sangkar yang terlalu luas tetap diperlukan untuk mempercepat proses pertumbuhan bulunya.
  • Sebaiknya cukup menggunakan satu tenggeran saja. Penggunaan satu tenggeran akan membuat cendet lebih aktif, sehingga dapat membakar lemak dan memaksimalkan proses pertumbuhan bulu baru.

Demikian tips perawatan burung cendet bondol ekor. Setelah bulu-bulu ekornya mencapai panjang maksimal, maka perawatan hariannya harus lebih ditingkatkan agar cendet tak lagi berperilaku buruk yang bisa merusak bulu ekor.

Tips menjaga ekor cendet agar tidak mudah rusak

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.