Burung sering ngetem saat dilombakan? Cek penyebab dan solusinya!

KETIK DI KOLOM BAWAH INI 👇🏿 SOLUSI MASALAH BURUNG YANG PINGIN ANDA CARI…

Ngetem adalah istilah di kalangan kicaumania Indonesia, untuk menggambarkan kondisi burung berhenti berbunyi untuk sementara waktu, sebelum melanjutkan kembali kicauannya. Jika ngetem terjadi saat dilombakan, tentu hal ini akan mengurangi penilaiannya soal durasi kerja. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah maupun mengatasi burung yang sering ngetem di lapangan? Yuk, kita pelajari penyebab dan solusi mengatasi burung sering ngetem saat dilombakan.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Solusi untuk burung yang sering ngetem di lapangan
Solusi mengatasi burung yang sering ngetem saat berlomba di lapangan.

Ibarat naik angkutan umum, para penumpang tentu tidak suka melihat sopir ngetem terlalu lama ketika menunggu calon penumpang lainnya. Dalam lomba burung pun begitu, banyak kicaumania yang tak senang jika gacnya sering ngetem saat dilombakan. Selain mengurangi penampilannya, burung yang sering ngetem tentu tak akan dilirik oleh juri.

Hampir semua jenis burung yang biasa dilombakan bisa mengalami masalah seperti ini. Beberapa jenis burung yang paling sering ngetem antara lain murai batu, kenari, cucak hijau, dan kacer. Selain akibat kondisinya yang kurang fit atau kurang stamina, ngetem juga bisa disebabkan setelan harian dan lomba yang tidak pas, kegemukan (obesitas), atau karena burung belum berpengalaman di arena lomba.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Burung ngetem akibat kurang fit dan kurang stamina

Kasus ngetem akinat kondisi fisiknya yang kurang fit sering dialami mabung yang baru rampung mabung, atau ada bulu-bulu baru yang belum tumbuh sempurna. Bisa juga karena kondisi kesehatan yang menurun akibat perubahan cuaca, atau karena kurang multivitamin.

Solusi tepat untuk mengatasi masalah ini adalah mengistirahatkan burung dari berbagai kegiatan, termasuk lomba, sambil menunggu kondisinya kembali pulih. Berikan dukungan berupa multivitamin seperti BirdVit supaya burung cepat pulih.

Adapun burung ngetem akibat kurang stamina biasanya karena nafasnya kurang panjang, sehingga burung terlihat ngos-ngosan dan kurang bertenaga. Karena itu, burung harus ngetem dulu untuk mengambil udara / nafas selama beberapa waktu, sebelum berkicau kembali.

Proses tersebut biasanya disertai pula dengan perilaku lainnya, seperti naik-turun tangkringan, lebih suka berdiam diri di dasar sangkar, atau sambil membusungkan dadanya.

Untuk mencegah hal tersebut kembali berulang, banyak kicaumania yang melatih burungnya dengan cara diumbar di dalam kandang umbaran (polier). Hal ini bertujuan untuk melatih stamina dan nafas burung agar lebih kuat dan lebih panjang.

Selain pengumbaran, burung juga perlu mendapatkan asupan pakan yang kaya nutrisi yang bisa didapatkan melalui voer berkualitas dan pakan tambahan / extra fooding (EF) yang lebih bervariasi. 

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Menyetel ulang pola rawatan harian

Kalau burung sering ngetem akibat perubahan dalam perawatan hariannya, itu berarti ada yang kurang atau salah dengan pola perawatannya. Meski setiap burung punya karakter dan pola perawatan yang berbeda-beda, kita bisa memodifikasi atau mengadopsi setelan harian dan lomba milik para pemain lainnya.

Hal ini bisa dilakukan sampai ketemu setelan yang paling pas, sehingga burung bisa tampil lebih maksimal ketika bertemu lawan-lawannya di lapangan.

Burung ngetem karena kegemukan .

Selain membuat suaranya kurang maksimal, dan malas bergerak, kegemukan juga bisa menjadi penyebab mengapa burung sering ngetem ketika berlomba. Bahkan kegemukan juga bisa menjadi penyebab burung menjadi agresif.

Hal itu pula yang menjadi penyebab burung yang kegemukan sering ngetem sambil mengejar-ngejar lawannya atau ngeruji, atau dalam kasus lain berperilaku mbalon / mbagong.

Untuk mengatasi masalah kegemukan, Anda bisa memberikan waktu istirahat yang cukup bagi burung agar dapat secepatnya pulih dan tampil kembali secara lebih maksimal. Memberikan pakan bergizi, multivitamin, serta teratur melatihnya dalam kandang umbaran juga dapat membantu mengatasi masalah kegemukan pada burung.

Lihat juga: Burung gemuk, tangani sebelum segera sebelum bisu permanen

Burung ngetem akibat kurang pengalaman di lapangan

Burung yang kurang berpengalaman di lapangan, terutama burung muda, juga kerap ngetem saat bertemu lawan-lawannya. Meski demikian, burung dewasa yang jarang dilombakan juga sering mengalami hal serupa.

Untuk mengatasinya, Anda perlu melatih momongannya agar terbiasa dan beradaptasi dengan suasana lomba. Cara yang umum dilakukan adalah mengadakan gathering (latihan terbatas) bersama rekan-rekan sekampung atau satu komunitas, setiap seminggu sekali.

Jika sudah terbiasa dengan suasana persaingan, burung bisa dijajal secara bertahap melalui ajang latber, latpres, dan baru ditampilkan dalam lomba lokal, sampai akhirnya lomba tingkat regional dan nasional. Jangan terlalu buru-buru membidik even besar, yang penting burung bisa menambah jam terbangnya secara berkala.

Cara lainnya adalah menggantang sangkar burung tersebut pada lokasi yang tidak jauh dari arena latber / latpres / lomba burung berkicau. Hal ini untuk melatih burung agar terbiasa dan beradaptasi dengan lingkungan lomba yang cukup ramai.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.