Cara merawat burung cipoh bakalan agar rajin bunyi

Cipoh atau sirtu termasuk burung kicauan berukuran kecil. Namun karena suara kicauannya unik dan lantang, banyak kicaumania yang tertarik untuk memeliharanya. Sebagian di antaranya lebih suka memelihara burung cipoh bakalan. Sebagai panduan, berikut ini cara merawat burung cipoh bakalan agar rajin bunyi.

Tips perawatan cipoh bakalan agar rajin bunyi
Cara merawat burung cipoh bakalan agar rajin bunyi.

Burung cipoh terdiri atas empat spesies, dengan wilayah persebaran hanya di India dan Asia Tenggara. Dua spesies di antaranya bisa dijumpai di Indonesia, yaitu cipoh kacat / common iora (Aegithina tiphia) dan cipoh jantung / green iora (Aegithina viridissima).

Lihat juga: Mengenal empat jenis burung cipoh dan suara kicauannya

Cipoh kacat palung banyak dipelihara kicaumania Indonesia. Wilayah persebarannya cukup luas, meliputi Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

IKUTI OM KICAU DI INSTAGRAM

Adapun burung cipoh jantung hanya bisa ditemukan di Sumatera dan Kalimantan, bahkan status konservasi burung ini Hampir Terancam / Near Threatened (NT), sehingga tak perlu dipelihara kecuali untuk ditangkarkan.

Cipoh kacat umumnya dijual di pasaran dalam kondisi masih bakalan / muda hutan. Jika dirawat secara benar, cipoh kacat akan rajin berkicau merdu, dan mampu menghadirkan suasana yang berbeda di rumah.

Sebagai panduan, berikut ini beberapa poin penting mengenai cara merawat burung cipoh bakalan agar kelak rajin berkicau.

1. Penjinakan

Proses penjinakan umumnya dilakukan untuk memudahkan perawatan hariannya. Burung yang jinak tentu tidak akan ketakutan serta tidak grabagan saat pemilik mendekati sangkarnya untuk mengganti pakan dan air minumnya.

Burung yang sudah jinak akan memiliki mental yang lebih baik sehingga tidak sungkan-sungkan lagi berkcau, meski di tempat yang ramai. Mengenai proses penjinakan, silakan simak lagi referensi berikut ini:

2. Pengembunan rutin 

Pengembunan dilakukan secara rutin. Hal ini bisa memancing burung cipoh mau mengeluarkan suara kicauan yang khas. Pengembunan dapat dilakukan beberapa menit sebelum matahari terbit, dengan posisi sangkar yang langsung akan terpapar cahaya matahari pagi yang baru muncul.

Selain bermanfaat untuk kesehatan kulit dan bulu, sinar matahari pagi juga bisa memberikan tambahan energi bagi burung, sehingga akan terpancing berkicau dengan sangat lantang di pagi hari.

Setelah matahari terbit, Anda bisa segera memberikan pakan tambahan / extra fooding (EF) berupa serangga seperti ulat kandang, kroto, dan jangkrik kecil.

3. Penjemuran 

Penjemuran sebaiknya dilakukan dalam waktu tidak terlalu lama. Durasi penjemuran yang dianjurkan sekitar 1-2 jam, yang dimulai setelah burung menerima sinar matahari pagi untuk pertama kalinya. Hindari menjemur ketika sinar matahari dirasa mulai terik, khususnya setelah pukul 09:30.

Setelah dijemur, pindahkan sangkarnya ke tempat teduh seperti teras rumah atau pada cabang pohon rindang yang ada di halaman. Untuk memancingnya berbunyi, gantang sangkarnya pada posisi lebih tinggi daripada burung lain jika ada.

4. Pemberian pakan 

Pemberian pakan secara tepat menjadi salah satu faktor yang bisa menjadikan burung rajin berbunyi. Cipoh termasuk jenis burung pemakan serangga, tapi juga dikenal sangat pemilih. Karena itu, berikan pakan yang sangat disukainya, agar burung merasa senang, nyaman, dan mudah terpancing untuk berbunyi.

Beberapa pakan tambahan yang sangat disukai burung cipoh antara lain:

  • Ulat kandang
  • Kroto segar
  • Jangkrik ukuran kecil
  • Belalang hijau ukuran kecil

Berikan pakan tambahan ini dengan takaran yang disesuaikan kebutuhannya setiap hari. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya, ANda bisa mencampur voer halus dengan pakan tambahan tersebur. Caranya:

  • Voer (1 cepuk) dimasukkan ke dalam blender.
  • Masukkan ulat kandang (1 sendok teh) ke dalam blender.
  • Tambahkan pula kroto segar (1/2 sendok teh).
  • Nyalakan blender, lalu giling semua bahan sampai bercampur merata.
  • Untuk menjaga stamina dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, ANda bisa menambahkan BirdVit ke dalam pakan tersebut, sebelum diberikan kepada burung.

5. Memancing bunyi 

Satu hal yang dapat menjadikan burung cipoh mudah terpancing untuk rajin bunyi adalah memelihara lebih dari satu ekor di rumah. Alternatifnya, Anda bisa memanfaatkan suara rekaman burung cipoh lain untuk memancingnya bunyi.

Putarkan audio mp2 / suara cipoh pada waktu-waktu sebagai berikut:

  • Pagi hari setelah burung dimandikan, atau saat dijemur.
  • Siang hari saat burung digantang di tempat teduh.
  • Sore hari setelah burung mendapat pakan tambahan

Itulah cara merawat burung cipoh bakalan agar rajin bunyi. Semoga bermanfaat.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.