Even KPHI di PB Depok Solo: Kerinduan terhadap lomba burung poksay hongkong terobati sudah

Iklan gratis jual beli burung di sini

Ada pemandangan yang agak berbeda di Pasar Burung Depok Solo, Minggu (16/12) pagi. Tak seperti biasanya, pagi itu terlihat konvoi kendaraan berpelat nomor H, AG, Z, K, S, W, dan lain-lain. Apakah ada demo? Tidak! Mereka adalah para penggemar burung poksay hongkong yang ingin melihat atau bahkan mengikuti lomba burung poksay hongkong.

Even langka tersebut merupakan rangkaian kegiatan Kopdarnas 1 KPHI (Komunitas Poksay Hongkong Indonesia) yang digelar di Gedung Mekkah, Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (15/12) malam.

Sekitar pukul 10.00, sesi pertama dimulai. Kicauan poksay hongkong yang mendayu-dayu, sesekali melengking, disertai tembakan-tembakan aduhai, serta gerakan buka sayap dan buka ekor, menjadi hiburan tersendiri. Keseruan itu berbaur dengan riuh-rendah suara para pedagang maupun burung-burung dagangan mereka.

TBB bikin burung ngos jadi joss
lomba burung poksay hongkong
Gelaran “The Legend Reborn” kemasan KPHI di Pasar Burung Depok Solo, Minggu (16/12), mengobati kerinduan terhadap lomba burung poksay hongkong.

Kendati demikian, suasana keramaian pasar tidak mengurangi konsentrasi para juri yang bertugas. Para peserta dan penonton pun antusias mengikuti lomba, yang diliputi suasana gayeng dan penuh canda-tawa.

Voer jangkrik luar biasa

Meski lomba burung poksay hongkong ini berskala nasional, aroma persaingan membabi-buta malah tak terlihat. Para pemilik burung malah saling bersinergi, membantu temannya untuk menaikkan dan menurunkan burung ke / dari gantangan.

Beberapa peserta malah menepok jidatnya sendiri, sambil tertawa-tawa, ketiga burung miliknya tak bekerja di atas gantangan. “Maklum saja, burung masih demam panggung, karena kurang terlatih,” kata salah seorang peserta.

Panitia awalnya membuka enam kelas, termasuk Kelas BOB. Kemudian ada satu sesi tambahan, yang diberi titel Kelas Spontanitas. Kelas ini digratiskan, sehingga gantangan terlihat makin penuh. Kendati digratiskan, pemenang tetap mendapat piagam.

Selain diikuti para anggota KPHI, lomba burung poksay hongkong juga diikuti peserta non-komunitas. Sebagian di antara mereka sudah tak bisa dibilang muda lagi. Namun karena kecintan dan kerinduan terhadap burung yang digemarinya, mereka sangat antusias mengikutinya.

lomba burung poksay hongkong
Para peserta berharap, sejumlah EO mau membuka kelas poksay hongkong.

Ada peserta yang datang hanya membawa 1-2 ekor poksay hongkong. Namun ada juga peserta yang datang membawa 3-4 ekor burung kesayangannya.

Dalam lomba burung poksay hongkong ini, panitia KPHI mengusung tema “The Legend Reborn”. Ya, sebuah tema yang sangat pas, untuk mengembalikan kejayaan poksay hongkong sebagai salah satu burung primadona di era 1990-an. (Istono Yuwono)

Semoga bermanfaat.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Iklan gratis jual beli burung di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

Dapatkan omkicau.com untuk Android dan IOS:

Aplikasi Android Omkicau.Com

Aplikasi IOS Omkicau.com

Mau pasang iklan di Omkicau.com, klik di sini

1 Comment

  1. Barokalloh.. terimakasih atas support omkicau untuk KPHI
    semoga omkicau semakin sukses, barokah dan manfaat.. amiin

Komentar ditutup.