Mencetak trucukan berprestasi: Tips dari beberapa pemain Blok Barat dan Blok Tengah

KAOS LANGKA DIPAKAINYA BIKIN BANGGA

Tips mencetak trucukan berprestasi — Kelas trucukan / trucuk belakangan ini makin naik daun. Sejumlah event organizer (EO), khususnya di Blok Barat dan Blok Tengah, mulai mengakomodasi aspirasi penggemar dan komunitas burung trucukan dengan membuka kelas tersendiri.

tips mencetak trucukan berprestasi
Trucukan Tapak Dewa orbitan Om Anis (KTT).

Namun, perlu diingat, tidak semua trucukan bisa dilombakan. Perlu formula yang tepat supaya burung bisa tampil, berprestasi, sampai akhirnya bisa juara. Untuk itu, omkicau.com mencoba merangkum tips dari para pemilik burung trucukan yang sering meraih juara, khususnya dari Blok Barat dan Blok Tengah.

trucukan jawara
Trucukan Fakizal orbitan Om Ricky (TMC).
trucukan berprestasi
Trucukan Jamban Reot milik Om Apoyz (Kobam SF).

Tips dan trik ini disarikan dari pengalaman Om Apoyz (Kobam SF),  Om Nanok / Pasukan Ropel Mania Jogja (PRMJ), Om Tholibi (Petrock Maco Pekalongan), Om Ricky / Trocok Mania Community (TMC), Om Nody dari Ropel Mania Bekasi Raya (RMBR), Om Anis / Komunitas Trucuk Tangerang (KTT), dan Om Kedip dari Trucuk Mania Jakarta(TMJ).

Tentu saja tips yang mereka berikan ini bukanlah tips sembarangan. Semuanya melalui proses, diskusi, dan pengalaman langsung di lapangan.

Voer jangkrik luar biasa
Trucukan Ninja Perak
Trucukan Ninja Perak orbitan Om Tholibi Petrock Maco.

Tips membeli / memilih trucukan kualitas lomba

Jika mau membeli trucukan untuk tujuan lomba, pastikan burung memiliki sifat fighter / petarung. Cirinya, ketika ditempel dengan trucukan lainnya, tubuhnya cenderung tegak dan mengeluarkan bunyi uplik-uplik, nggaruda (bunyi 1 nada, sambil mengangkat sayap), dan / atau ropel (bunyi mirip cucakrowo).

Perhatikan pula umurnya. Idealnya, umur yang tepat untuk melombakan trucukan minimal 1-2 tahun.

Trucukan Ken Arok
Trucukan Ken Arok Orbitan Om Kedip dari TMJ.

Tips perawatan harian

  • Burung rutin diembunkan selama 1-2 jam, bisa dimulai pukul 05.00.
  • Penjemuran burung dilakukan selama 15 menit – 2 jam (bisa dimulai pukul 07.00).
  • Usai diembunkan dan dijemur, sangkarnya dikerodong penuh.
  • Jadwal mandi cukup 1-2 kali per minggu, menggunakan cepuk besar, atau bisa juga mandi di dalam karamba.
  • Pakan buah-buahan bisa diselang-seling setiap dua hari sekali, antara pisang dan tomat.
  • Porsi ulat hongkong dan jangkrik jangan berlebihan, sebab trucukan bukan burung murni pemakan serangga. Porsi harian cukup 1/1 atau 2/2 saja.
  • Malam hari, burung bisa diberi kroto secukupnya (opsional).
  • Air minum wajib diganti setiap hari. Berikan pula larutan penyegar (opsional) pada cepuk terpisah.
  • Madu yang dicampur air bisa diberikandua kali seminggu.
  • Sangkar wajib dibersihkan setiap hari.
  • Pemasteran burung selama 15 menit, bisa dengan audio nada bebas (opsional).
Trucukan Jagad
Trucukan Jagad kepunyaan Om Nody RMBR.

Tips saat mau digantang / dilombakan

  • Jika tidak ada lomba / latber yang membuka kelas trucukan, biasakan burung menjalani gathering / ditrek bersama trucukan-trucukan lain yang sudah ropel, minimal seminggu sekali.
  • Jika kesulitan melakukan gathering, trucukan bisa dipancing dengan burung untulan (opsional).
  • Sebelum digantang, porsi jangkrik dan ulat hongkong dilebihkan, sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Biasanya sekitar 4-6 ekor.
  • Kenali karakter burung trucukan tipe basah dan kering. Jika bertipe basah, burung bisa dimandikan sebelum digantang. Kalau bertipe kering, burung tidak perlu mandi saat mau digantang.

Tentu saja rangkuman tips dan trik di atas tidak bersifat mengingat, dan disesuaikan dengan kondisi burung masing-masing. Tips itu pula yang diterapkan Om Nanok terhadap trucukannya yang bernama Mbah Mistis (konon sudah berumur lebih dari  30 tahun).

trucukan Mbah Mistis
Trucukan Mbah Mistis orbitan Om Nanok (PRMJ).
Om Nanok
Om Nanok dari Pasukan Ropel Mania Jogja (PRMJ).

Tips serupa juga sudah dipraktikkan terhadap trucukan Ninja Perak (milik Om Tholibi), Fakizal (Om Ricky), Jagad (Om Nody), Tapak Dewa (Om Anis), Ken Arok (Om Kedip), dan Jamban Reot (Om Apoyz).

Om Tholibi
Om Tholibi, trucuk mania dari Petrock Maco Pekalongan.
Om Ricky
Om Ricky dari TMC Pekalongan.
Om Nody
Om Nody dari RMBR.

“Sejatinya, trucukan itu burung unik. Sebab dia bisa saja gacor di rumah, tapi pas digantang cuma ngedidis atau rapihin bulu,” tutur Om Apoyz.

Om Apoyz
Om Apoyz dari Kobam SF.
Om Kedip
Om Kedip dari TMJ.
Om Anis
Om Anis dari KTT.

Burung trucukan yang dibeli dengan harga mahal pun belum tentu mau bunyi di tangan pemilik baru. Mesti ada ikatan batin antara pemilik / perawat dengan burung momongannya. Tapi hal tersebut jangan dijadikan kendala, justru menjadi tantangan bagi penggemar trucukan agar jagoannya mau bunyi tatkala digantang,” tandas Om Apoyz. (neolithikum / kalm)

Artikel ini didukung oleh:

Semoga bermanfaat.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

Dapatkan omkicau.com untuk Android dan IOS:

Aplikasi Android Omkicau.Com

Aplikasi IOS Omkicau.com

Mau pasang iklan di Omkicau.com, klik di sini

2 Comments

Komentar ditutup.