Ames dan Jubah Ijo Haji Arif

Sudah seringkali Jubah Ijo bertengger di posisi pertama kelas cucak hijau lomba di Bali. Begitu juga ketika turun di Bali Topsong Minggu 8 Agustus lalu di Lapangan Alit Saputra Tabanan. Jubah Ijo begitu perkasa, menyingkirkan lawan-lawannya.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Di bawah perawatan Ames, Jubah Ijo prestasinya stabil di setiap kesempatan. “Rahasianya cuma mesti sungguh-sungguh memperhatikan kondisinya saban hari,” terang Ames mendampingi sang pemilik Haji Arif.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Kata Ames, perawatan Jubah Ijo begitu sederhana. Untuk harian cuma mengkonsumsi jangkrik 5×5 ditambah pisang kepok sebulir. Dijemur selama dua jam kemudian dimandikan di keramba sesukanya lalu dianginkan sebentar dan lanjut dikerodong.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

“Kalau tidak mau mandi-dibiarkan saja dan jangan sekali-kali disemprot atau dipaksa mandi yang justru akan mengganggu kondisinya,” ucap Ames.

Menjelang lomba, mulai Jumat jangkrik dinaikkan menjadi 10 x 10, itu saja. Seminggu menjelang lomba diperlukan pengawasan lebih ketat. Jika over birahi yang ditandai melet-melet burung mesti segera diumbar. Sebaliknya kalau tampak loyo ditambah dengan buah apel.

“Kalau stelan jangkriknya sudah pas, tinggal mengatur umbaran dan apel untuk menstabilkan birahi,” papar Ames.

Ames mengaku tidak menggunakan ekstrafooding ulat hongkong, ulat bungbung, atau kroto buah Jubah Ijo. Karena ketiga jenis EF ini cenderung lebih sulit untuk menjaga kestabilannya. Dan kebetulan Jubah Ijo juga cuma doyan jangkrik saja sehingga perawatannya menjadi lebih mudah. (Agrobur)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

-7.550085110.743895