Selamat datang kawan.

Untuk yang baru saja bergabung, mari gunakan halaman Curhat/FAQ  (Frequently Asked Questions – pertanyaan yang sering disampaikan dan jawabannya) ini sebagai sarana untuk Anda yang pengin curhat soal burung, perawatan burung, penangkaran burung dan  berbagai hal tentang burung. Silakan tulis pertanyaan atau tanggapan.

Berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang paling sering diajukan pengunjung OmKicau.com:

1. Bagaimana cara membuat burung menjadi gacor.

Jawaban:

Syarat utama burung gacor adalah sehat, baik fisik maupun mental. Sehat itu ada dua. Sehat mental dan sehat fisik. Burung yang mentalnya drop, pasti macet atau kalau bunyi sangat-sangat tidak memuaskan. Itu sama juga dengan burung yang tidak sehat secara fisik. Pasti bermasalah sebagai kicauan dan juga bermasalah di kandang penangkaran.

Agar burung Anda sehat mental, jauhkan dari hal-hal yang membuat dia tertekan. Misalnya perilaku kasar pemelihara, burung lain yang lebih superior, dan predator bagi burung di sekeliling rumah, misalnya kucing, anjing dan juga tikus. Agar burung Anda sehat fisik, hilangkan segala gangguan dan ancamannya. Untuk detail jawawan atas pertanyaan di atas, bisa dibaca pada tulisan di tautan ini (klik saja tautannya):

https://omkicau.com/rahasia-burung-jawara/

2. Bagaimana menangani BURUNG BAKALAN agar segera bunyi?

Jawaban:

Burung bunyi sebagaimana penjelasan pada pertanyaan nomer 1, adalah burung yang sehat. Untuk burung bakalan (baru saja didapat melalui penangkapan di hutan), maka burung tersebut adalah burung yang tidak sehat secara mental. Dia tertekan karena berada pada lingkungan baru. Agar burung menjadi terbiasa dengan lingkungan manusia, maka lakukan PROSES PENJINAKAN. Bagaimana cara menjinakkan bisa dibaca di tulisan pada tautan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2008/10/cara-membuat-burung-jadi-jinak/

3. Mengapa burung saya tiba-tiba macet bunyi?

Jawaban:

Pertanyaan ini sesungguhnya sama dengan pertanyaan nomer 1. Hanya saja biasanya ini adalah pertanyaan berkaitan dengan burung yang semula gacor, kemudian pindah tempat dan sebagainya. Untuk jawaban atas pertanyaan ini, Anda bisa membaca pada tautan ini:

https://omkicau.com/2009/10/faktor-faktor-penyebab-perubahan-performa-burung/

4. Mengapa burung saya yang gacor sering turun tangkringan dan tidak mau bunyi lagi?

Jawaban:

Lihat tulisan di tautan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2009/05/kalau-burung-berhenti-bunyi-dan-turun-tangkringan/

5. Bagaimana menangani burung yang sedang mabung?

Jawaban:

Lihat tulisan di tautan ini (klik saja):

  1. https://omkicau.com/2009/02/a-q-molting-mabung-ngurak-nyulam-pada-burung/.

Selain itu, Anda perlu juga membaca tulisan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2009/12/15/mengapa-metionin-dan-sistin-perlu-diberikan-selama-burung-molting/

6. Kapan burung saya bisa dan siap bunyi lagi atau dilombakan atau juga ditangkar?

Jawaban:

Lihat tulisan di tautan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2009/02/grafik-performa-burung-penangkaran-dan-lomba/

7. Bagaimana menangani kenari yang kegemukan?

Jawaban:

Lihat tulisan di tautan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2009/01/kenari-jatuh-treatmen-mentimun-dan-pakan/

8. Bagaimana menangani kacer mbagong atau nguda laut?

Jawaban:

Lihat tulisan di tautan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2009/02/lagi-lagi-kacer-mbagong/

9. Burung saya jantan atau betina?

Jawaban:

-Untuk burung secara umum lihat tulisan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2009/01/lagi-soal-perbedaan-burung-jantan-dan-betina/

-Untuk lovebird, bisa dilihat tulisan ini (klik saja):

https://omkicau.com/2009/12/membedakan-jenis-kelamin-lovebird/

  • Berkaitan dengan masalah ini, perlu juga dibaca bagaimana cara meraba supit urang untuk menentukan jenis kelamin burung. Klik saja di sini:

https://omkicau.com/2010/01/di-mana-tempat-supit-urang-penanda-jenis-kelamin-burung-berada/

10. Bagaimana melatih burung makan voer dan  makan buah.

Jawaban: = Untuk melatih makan voer, jika burung pemakan buah, maka buah (pepaya atau pisang) dikupas dan dimasukkan ke wadah pakan. Penyet-penyetkan sedikit voer ke atas buah dan tabur secukupnya di atasnya. Burung akan makan buah dan sesekali terkena voer. Sekitar seminggu kemudian burung suidah hafal bau voer dan ketika kita coba tidak diberi buah, biasanya sudah mau makan voer-nya.

= Untuk melatih burung makan buah, lakukan hal yang sama di atas dan ketika nanti voernya diambil, burung sudah mau makan buah.

= Untuk pemakan serangga agar mau makan voer, maka campurkan voer dan kroto. Semakin lama jatah kroto dikurangi dan selama pelatihan jangan diberikan makanan tambahan lain (seperti jangkrik dsb), maka nantinya burung akan segera mau makan voer.

Anda bisa juga mencari artikel tertentu dengan melihat daftar seluruh artikel omkicau.com di sini:

https://omkicau.com/isi-omkicau-com/

Jika Anda mengalami masalah dalam merawat burung, sebaiknya Anda sudah membaca artikel-artikel di kategori referensi, dengan tautan di sini:

https://omkicau.com/category/burung/tips-dan-referensi/

CATATAN: HALAMAN CURHAT INI ADALAH VERSI BARU DARI HALAMAN CURHAT LAMA. HALAMAN LAMA SUDAH TIDAK DIGUNAKIAN KARENA SUDAH ADA RIBUAN KOMENTAR DAN PERTANYAAN DI SANA SEHINGGA TERLALU LAMA LOADINGNYA JIKA DIBUKA.

10 Comments

  1. Om saya mau tanya
    Obat yang cocok untuk menyembuhkan luka burung Lovebird setelah bertengkar ?
    Dan supaya cepat pulih dari stresnya harus gimana ?
    Terimakasih omkicau

    • Pengobatan luka luar bisa diberi obat merah, betadine, atau antiseptik sejenis. Sedangkan untuk pemulihan stress bisa di berikan birdvit yang sekaligus befungsi untuk mempercepat penyembuhan luka dari dalam om.

  2. selamat malam om. saya inging bertanya. pentet lebih baik mandi semprot atau karamba? Banyak orang bilang mandi semprot dpt memunculkan Miyik, tp tidak sedikit juga yang mengatakan mandi karamba tidak cocok untuk pentet. Terimakasih sebelumnya.

  3. Assalamualaikum wr wb,
    Salam sejahtra buat Om Kicau,
    Sebelumnya terimakasih atas pencerahannya,pertanyaan saya,,,,Kenapa MB Trotol saya “LOYO” setelah mabung pertama/ganti bulu dari trotol ke dewasa,hal tersebut sy ketahui dia membuka paruhnya setelah ngeplong,ngeplongnyapun hanya dalam waktu hitungan detik,(dibawah 1 menit).
    Demikian dan sekalilagi terimakasih,
    Wasalamualaikum wr wb,
    Riman Rinto.

Sampaikan Pertanyaan / Komentar Anda.