Burung pipit dalam perayaan Imlek

Sejumlah penjual burung pipit yang mangkal di beberapa vihara Bandar Lampung mengaku untung dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2013. Menurut Pundi (42), salah seorang penjual burung pipit di Vihara Thai Hin Bo, Minggu (10/2), banyak pengunjung vihara yang membeli dagangannya.

Tradisi melepas burung pipit dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Tradisi melepas burung pipit dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Burung pipit banyak dijumpai di kawasan pedesaan di Lampung, bahkan di berbagai daerah di Indonesia. Mereka sering “mencuri” bulir-bulir padi yang baru tumbuh hingga menjelang panen. Tak heran jika masyarakat petani menganggapnya sebagai burung hama.

Di tangan kicaumania, mainstream burung pipit sebagai burung hama mulai diubah menjadi burung piaraan, atau bahkan sebagai master bagi beberapa jenis burung kicauan. Ternyata, si pipit juga selalu dibutuhkan saat sobat-sobat dari etnis Tionghoa merayakan tahun barunya.

Harga burung pipit di sini rata-rata dua ribu rupiah per ekor. Hari ini saya membawa seratus ekor burung pipit untuk dijual di vihara,” kata Pundi.

Berjualan sejak pagi, burung dagangan Pundi sudah habis pada siang hari. Pasalnya, banyak pengunjung vihara yang membeli burung pipit untuk keperluan ibadah. “Setiap perayaan Imlek, saya selalu berdagang di vihara ini untuk mendapatkan keuntungan,” tambah Pundi, seperti diceritakannya kepada Kantor Berita Antara.

Pelepasan pipit menjadi simbol untuk penghapusan dosa.

Pelepasan pipit menjadi simbol untuk penghapusan dosa.

Warga etnis Tionghoa yang ingin memanjatkan doa di wihara sangat terbantu dengan adanya pedagang burung pipit. “Sangat terbantu dengan kehadiran para pedagang burung pipit. Burung ini merupakan media yang dapat digunakan untuk menghapus dosa,” kata Lia (24), salah seorang pengunjung vihara.

Menurut Lia, melalui ritual menerbangkan burung pipit, maka setiap ia melakukan kesalahan selama ini, dosa-dosa akibat kesalahan itu akan dihapus. Harga Rp 2.000 per ekor dinilainya sangat terjangkau.

Hal senada diungkapkan pengunjung lainnya. Keberadaan penjual burung pipit memudahkan mereka dalam melaksanakan ibadah. “Dengan adanya penjual burung pipit itu mempermudah ibadah, karena hal tersebut merupakan bagian dari memanjatkan doa,” kata Riki (32).

Dia berharap, dalam Tahun Ular Air ini diharapkan bisa berbuat lebih baik daripada kemarin, dan dipermudah dalam segala hal.

Gong Xi Fa Cai. Semoga makin berkembang tahun ini.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

Satu pemikiran pada “Burung pipit dalam perayaan Imlek

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s