Festival Burung Nasional di Desa Wisata Kadisobo II, Turi, Sleman, tinggal beberapa hari lagi. Warga desa setempat dan terutama para panitia mulai sibuk berbenah dan bersiap menyambut para tamu. Desa ini sebelumnya pernah digelar lomba serupa dengan peserta cukup ramai. Kini, di lokasi yang sama, untuk kali kedua digelar lomba dengan skala lebih besar, ditandai dengan kemasan yang lebih menarik, publikasi yang lebih ciamik, dan antisipasi yang lebih baik.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Akses untuk mencapai lokasi ini cukup mudah. Bila Anda datang dari arah Jogja, setelah Denggung, terus ke utara. Sampai lampu merah Beran masih masih terus lagi, kemudian akan sampai di pertigaan yang dikenal sebagai Beteng. Silakan ambil arah kanan, atau dikenal sebagai Jalan Turi (lihat denah di bagian bawah halaman ini). Ikuti jalan mulus dan lurus itu sampai sekitar Km 4,5, nanti akan ada petunjuk tertulis yang dipasang  di sepanjang jalan sampai menuju lokasi.

Oh ya, sudah download brosurnya? Jika belum, silakan buka halaman Brosur Lomba Burung, cari agenda lomba tanggal 2 Desember 2012, pasti ketemu.

Menurut Ketua Umum Festival Burung, Mr Hermawan, belajar dari pengalaman terdahulu kini sudah dilakukan sejumlah langkah antisipasi  agar penyambutan terhadap para peserta lebih bagus. Misalnya masalah parkir yang dulu pernah dikeluhkan, antara lain karena titik parkir ke lapangan relatif jauh.

AREA PARKIR DAN JALAN MULUS

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Kemudian posisi antarkendaraan saling menutup, sehingga yang sudah terlanjur parkir di depan atau di dalam dekat lapangan, ketika hendak keluar, harus menunggu kendaraan di belakangannya keluar dulu.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

“Khusus parkir, kepada panitia yang bertugas sudah kita antispasi agar bisa diatur sehingga tidak saling menutup. Memang lokasinya untuk parkir tidak ideal sekali, maklum ini di kampung. Namun dengan penataan yang baik, dan jika peserta mengikuti petunjuk petugas, Insya Allah akan berlangsung lebih lancar,” kata Hermawan.

Berbeda dari lomba terdahulu, kali ini lomba burung digabungkan dengan Lomba Kuliner Tradisional. Nah, para peserta bisa ikut mencicipi atau menikmati hidangan kuliner tradisional dari para peserta. Sesuai dengan namanya, kuliner yang disajikan harus khas Sleman atau Jogja pada umumnya. Wah, makin menarik dan bikin penasaran kan?

Lomba akan digelar di Desa Wisata “Trisik Asri” Kadisobo II – Trimulyo, Kecamatan Turi, Sleman,

Hermawan dan kawan-kawan menjanjikan peserta akan mengalami dan memperoleh suasana yang betul-betul berbeda. Meski persaingan lomba mungkin seru dan panas, hati para peserta akan tetap adem ayem. Sebab suasana di sekitarnya benar-benar rindang, sejuk, tenang, jauh dari ingar bingar perkotaan. Ada kebun salak, ada pula gemericik air.

Agar bisa menikmati suasana alam desa secara sempurna, dianjurkan datang hari Sabtu dan menginap di homestay yang tersedia dalam kapasitas mencapai 70 orang. “Menginap di hotel mahal, di tengah kota, tentu sudah sering dan biasa. Tetapi di homestay yang tenang, dengan keramahan khas desa, tentu hal yang sulit dijumpai di tempat lain. Harganya pun jauh lebih terjangkau.” Penasaran pengin datang kan? (Waca-Jogja; bersambung)

DENAH LOKASI FESTIVAL BURUNG KADISOBO, TURI, SLEMAN

Salam sukses untuk Anda, salam sukses dari Om Kicau.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.