Pada pertengahan tahun 2010, kenari RX-I milik seseorang dipinjam dan dirawat Om Henry Kenari, salah seorang pengorbit kenari di Jakarta, untuk dilombakan di berbagai even. Percaya nggak percaya, burung ini mampu memenangi 108 gelar juara hanya dalam waktu 6 bulan. “Perawatan yang berkesinambungan dan tiada henti, itulah salah satu kuncinya,” kata Om Henry. Mau tahu cara perawatannya?

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

RX-I: Hanya rehat latber / lomba di hari Senin dan Selasa.

Berikut ini perawatan RX-I selama berada di tangan Om Henry :

  • Setiap hari dijemur hanya sampai pukul 09.30, tidak peduli mulai dijemur jam berapa.
  • Kenari mandi sendiri, dengan meletakkan tempat mandi cepuk dalam sangkar.
  • Sehari-hari dipelihara dalam sangkar lovebird besar (diameter 38 cm) seperti yang biasa dipakai saat lomba. RI-X tidak mengenal kandang umbaran, jadi setiap hari di sangkar tersebut.
  • Jika mau dipindahkan ke sangkar lain, RX-I cukup ditangkap menggunakan tangan dan langsung dimasukkan ke sangkar tersebut. Jadi tidak pernah digusah agar pindah sendiri ke lain sangkar.
  • Full kerodong dan digabung dengan sekitar 50 ekor kenari dalam kamar burung berukuran 3 x 3 m2 (tinggi 2,8 m). Mungkin ini sulit diterapkan kenari mania lainnya, karena harus disandingkan dengan 50 ekor kenari. Tetapi, intinya, burung jangan dibiarkan sendirian (minimal ada 1-2 ekor kenari lainnya).

Pemberian pakan dan minuman

  • Pakan harian tidak fanatik pada merek tertentu. Merek apapun bisa digunakan, yang terpenting mudah diperoleh dan harganya terjangkau.
  • RX-I tidak mengenal pakan khusus kontes, karena burung ini sejak hari Rabu hingga Minggu aktif mengikuti latber dan kontes.
  • Sayur yang biasa diberikan adalah sawi hijau,selada keriting, selada tidak keriting, selada lurus, dan oyong  (boleh diberikan secara bergantian, bisa juga berbarengan).
  • Buah yang biasa diberikan adalah apel fuji RRC, pear yali, kiwi, mentimun, dan buah naga (boleh diberikan secara bergantian setiap harinya, bisa juga dibuat semacam koktail dan dimasukkan dalam satu wadah).
  • Setiap hari (harus rutin) hanya diberi 1/8 telur puyuh rebus. Jadi, sebutir telur puyuh dipotong menjadi 8 bagian.
  • Air minum menggunakan air kemasan model galon (yang asli, bukan daur ulang), dimasukkan ke dalam akuarium tanpa ikan. Akuarium dilengkapi dengan filter dan active carbon, agar air jernih dan bersih sekali, serta kaya oksigen
  • Setiap hari, air minum yang diberikan kepada RX-I diambil dari air akuarium tanpa ikan ini. Cara pemberian air seperti inilah yang membuat RX-I memiliki stamina prima, tahan banting, bahkan tetap gacor meski dalam perjalanan menuju lomba dibawa dengan sepeda motor berkecepatan 80 – 100 km / jam.

Jadi, stamina dan nafas RX-I yang prima bukan disebabkan burung dibiasakan dalam kandang umbaran. Sebab, seperti ditegaskan di atas, Om Henry sama sekali tidak pernah mengumbar kenari. Banyak yang menganggap umbaran dapat membuat nafas burung menjadi lebih panjang.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

“Padahal umbaran itu hanya untuk melatih otot sayap. Kenari yang biasa diumbar cenderung menjadi liar. Sebaiknya dengan jemur rutin, serta pakan buah dan sayuran yang bervariasi, sudah cukup untuk membantu kenari tetap fit dan rajin bunyi,” kata Om Henry, seperti yang diceritakannya dalam sebuah threat di forum kicaumania.or.id.

Kenari jawara butuh perawatan berkesinambungan dan tiada henti.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Om Henry yang menekuni kenari sejak tahun 1998 berpesan kepada kenari mania lainnya, idealnya kita merawat burung sesuai dengan kemampuan masing-masing, dan kenarilah yang harus menyesuaikan kita. “Bukan sebaliknya, kita yang diperbudak oleh kenari”.

Ketika ditanya soal jenisnya, Om Henry dengan jujur malah kurang faham. Ia memperoleh burung ini tak sengaja di Jakarta Barat, ketika sedang mencari alamat calon nasabah asuransinya. Ketika menjemur RX-I di lokasi kontes, ada yang memberi tahu bahwa burung ini merupakan hasil persilangan antara kenari gloster tanpa jambul dan kenari norwich. “Benar atau tidak, jujur saja tidak punya keahlian dalam hal ini,” tuturnya.

Dari segi postur, RX-I mungkin tidak masuk dalam pakem pemilihan kenari calon jawara. Bahkan banyak yang sangsi atau ragu sebelum mendengar langsung suaranya di kontes. Gayanya saat berkicau sangat unik: kaki dibuka lebar, kemudian mencengkeram tangkringan dengan kuat, sambil kepalanya bergerak ke kiri-kanan, badan ndoyong ke depan. Ya, gayanya mirip anis merah.

Berikut ini video RX-I koleksi Om Henry :