Tobil Proliman merasa lega melihat lovebird hasil penangkarannya, Putri Ayu, rajin berkicau dalam even Handayani BC di lapangan Loco-Loco Wonosari, Gunungkidul, Kamis (14/3) lalu. Selama lomba, Putri Ayu juga beberapa kali mengeluarkan tembakan panjang, diselingi beberapa tembakan lumayan panjang. Tidak seekor pun dari sekitar 30 lovebird lainnya yang mampu menandingi, sehingga Putri Ayu ditetapkan sebagai juara 1 dalam even tersebut.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Sebelumnya, Tobil juga sukses mengorbitkan lovebird lainnya, dan meraih posisi runner-up ketika dicoba di Sembego, Selasa (12/3) sore. “Kalau yang di Sembego lebih muda, 6 bulan, dan baru pertama kalinya dilatih. Itu anakan dari Anto 999 Sragen. Mas Anto memang berpesan, kalau umur 6 bulan jangan dicoba dulu, nanti mentalnya bisa rusak. Nah, kalau yang saya bawa ke Wonosari ini produk kandang Proliman sendiri,” kata Tobil.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Tobil Proloman bersama Putri Ayu, lovebird hasil breeding sendiri.

Latber Handayani BC juga dihadiri H Suwadi dari Klaten, yang datang untuk mencoba gaco barunya dari jenis murai batu. SWD, panggilan akrabnya, mengakui apabila ini burung ini masih baru dan perlu dicoba dulu penampilan dan materinya.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

“Ternyata tampilannya cukup bagus. Meski juara di sini (Handayani), kalau untuk even besar masih perlu dipoles lagi agar bisa tampil lebih edan. Insya Allah bakal saya turunkan lagi pada KMYK Cup di lapangan MMTC, Jombor, tanggal 31 Maret mendatang,” kata SWD.

Even Handayani BC sebenarnya cukup ramai, padahal panitia merasa sosialisasi dan publikasinya belum maksimal. “Di kawasan Gunungkidul, masih ada beberapa titik terutama di wilayah timur yang belum mengetahui adanya even ini. Tapi beberapa teman dari Jogja dan Klaten justru malah tahu dan datang,” ujar Cak Parno, salah satu panitia.

Cak Parno juga meminta maaf sebab panitia belum sempat melakukan rekapitulasi data juara, sehingga belum bisa ditampilkan secara keseluruhan di media massa. (Waca Jogja)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.