Boleh jadi, even Gebyar Ramadhan Purwokerto yang berlangsung di Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman, Logawa, Purwokero, Minggu (28/7) lalu, paling ramai dibandingkan even-even lain yang pernah digelar di Kota Keripik dalam beberapa tahun terakhir ini. Kemasan even ini sesungguhnya biasa saja, termasuk harga tiket yang terjangkau dan nominal hadiah yang tak terlalu heboh.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suasana lomba burung Gebyar Ramadhan Purwokerto, Minggu (28/7).

Tetapi nama besar Andre Rizy selaku ketua panitia dan Beni Pesona (ketua pelaksana) memang menjadi magnet tersendiri, sehingga sejumlah kicaumania dari luar daerah kesengsem untuk datang. Peserta lokal dari eks wilayah Karesidenan Banyumas pun tumpah-ruah.

Beberapa peserta berasal dari Blok Timur, misalnya Wawan BRI (Magetan), Mr Heru (Sidoarjo), dan sebagainya. Sebagian lagi dari Blok Barat, khususnya yang berbatasan dengan wilayah Jawa Tengah. Namun, peserta yang cukup dominan justru berasal dari Jogja. Ada Dicko, Anas Naswa, Leo Pengadilan, Helmy Asalvo, Hersat, Damar, Patar P, Sarwoko CJT, dan sebagainya.

Dari wilayah USA (Ungaran – Salatiga – Semarang – Ambarawa), hadir pula Agus Nasa dan kru Drs. Suprojo WS dari Salatiga, serta Mr Jikano yang membawa cucak jenggot terbaik nasional saat ini, Ratu Jagad, milik Mr Yayang dari Pangkalanbun.

Pemandangan agak berbeda terlihat menjelang para peserta menggantang burung, karena diawali dengan prosesi penukaran tiket terlebih dulu. Ini sengaja dilakukan, untuk menghindari kesan pengaturan nomor gantangan.

Hindari kongkalikong: Kupon ditukar tiket menjelang burung digantang.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Jadi, peserta awalnya hanya mendapat kupon. Ketika mau masuk ke lapangan, baru bisa menukar tiket yang ada nomor gantangannya. Nomor gantangan benar-benar dikopyok, sehingga tidak ada seorang pun panitia yang bisa main-main memilihkan nomor.

Anis merah Brekele nyeri

Salah satu bintang lapangan dalam lomba kali ini adalah anis merah Brekele. Tak sia-sia Wawan BRI datang jauh-jauh dari Magetan. Sebab gaco andalannya meraih dua kali juara 1 alias nyeri. Padahal kelas ini cukup ramai, dan lawan-lawannya juga tangguh. Tidak hanya dari Blok Tengah saja, tetapi beberapa gaco dari sebagian Blok Barat pun turun di kelas ini.

Wawan BRI (Magetan) bersama anis merah Brekele.

“Puas rasanya bisa menang di sini. Ini membuktikan kalau Brekele pun bisa juara di tempat yang netral, jauh dari tempat asal kami di Magetan,” kata Wawan.

Hasil nyeri juga diraih pentet Alexix milik Leo Pengadilan (Jogja Team). Dua kelas yang dibuka panitia, yaitu EB-Odjoss dan E-Bodre, semua bisa dimenanginya. Blazer, pentet milik Mr Heru Sidoarjo, harus puas menjadi runner-up di dua kelas tersebut.

Leo (kanan) bersama Gentur dan pentet Alexis.

Peserta lokal kali ini juga cukup banyak. Bahkan merekalah yang ikut membuat kontes menjadi ramai dan meriah. Misalnya Udi dan Teguh yang membawa kacer RVP, dan akhirnya menjuarai Ebod Vit. Setelah lomba, RVP langsung diboyong Ferry Combo Salatiga dengan nilai transfer Rp 40 juta.

Udi dan Teguh bersama kacer RVP dan MB Panglima.

Mr Erick dari Cilacap juga datang membawa dua murai batu andalannya, yaitu Monster (ring) dan Panglima. Monster finish sebagai juara kedua di Kelas Ebod Vit, sedangkan Panglima juga menjadi juara 2 Kelas Sejati.

Murai batu Biang Kerok memukau

Pertarungan murai batu di kelas utama, Ebod Vit, berjalan sangat sengit. Monster yang notabene gaco sarat pengalaman pun akhirnya harus mengakui ketangguhan Biang Kerok milik WWY (H Warno, Wawan Sambas, dan Yopie Purbalingga).

Penampilan Biang Kerok memang memukau dan mengundang decak kagum para peserta lainnya dan penonton. Melihat materinya, juga para pengorbitnya, Biang Kerok punya masa depan cerah dan diperkirakan bakal meledak. Gaco ini punya beberapa kelebihan, antara lain gaya mainnya yang ndoyong seperti anis merah. Kalau sedang nembak, keluar lagu tonjolan serindit, cililin, dan beberapa jenis burung kecil lainnya.

Sebelumnya, Biang Kerok pernah menjadi juara 4 dalam even BnR Award di Cibubur, 3 Maret lalu. “Setelah lebaran, kita ingin mencoba membawanya ke Jawa Timur,” ungkap Wawan. Selain Biang Kerok, Trio WWY juga sudah menyiapkan pelapis murai batu lainnya, yaitu Paku Bumi, Tawon Kemit, dan Salam Damai.

Cucak jenggot Ratu Jagad gagal menyapu bersih dua kelas yang dilombakan, sebagaimana biasa dilakukannya dalam berbagai even. Kali ini, Ratud Jagad harus berbagi juara 1 dengan Golden. Golden sejatinya jagoan milik Mr Andi Banjarmasin, yang perawatannya diserahkan kepada kru Drs Suprojo WS. Pada Piala Raja 2012, Golden juga meraih juara pertama.

Kru Drs Suprojo WS, sukses bersama CJ Golden.

Jago-jago dari Jogja sukses mendulang kemenangan di Gebyar Ramadhan Purwokerto. Selain Leo Pengadilan yang berjaya melalui pentet Alexis, Helmy Asalvo juga sukses menjuarai kelas kenari melalui Green Crown. Adiknya, Detonator, harus puas menjadi runner-up di sesi kenari lainnya.

Kenari Raja Gaul, yang digelandang Dicko Jogja, juga meraih juara 1. Begitu pula dengan cucak hijau milik Halley WS dan Patar, yang sama-sama meraih juara 1. Para kicaumania asal Jogja ini bergabung dalam Jogja Team, yang akhirnya dinobatkan sebagai juara umum bird club (BC).

Tapi gelar juara umum BC kali ini kembar, yaitu Jogja Team dan Ciwarax Team, yang memiliki akumulasi poin yang sama. Adapun juara umum single fighter (SF) dimenangi oleh Trio WWY.

Hananto transfer pleci Rp 10 juta

Selain RVP, transfer burung jawara juga terjadi di kelas pleci. Raja Kopolo, milik Dede Marzan Purbalingga, yang menjadi runner-up di Kelas E-Bodre, langsung dibeli Drs Hananto Prasetyo SH MH senilai Rp 10 juta.

Hananto merupakan tokoh kicaumania lawas yang kembali turun gunung. Bos Sampoerna Foto, yang juga mantan ketua Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Banyumas, itu pernah menjadi Kicaumania Legendaris 2000. Gelar ini diberikan setelah tiga tahun berturut-turut menjadi juara nasional. Dulu lomba burung berkicau menggunakan sistem serial sebagaimana konkurs perkutut dan kini kembali diterapkan dalam Liga Sumatera 2013. (Waca Jogja)

Beni Pesona (kiri) dan Andre Rizy serahkan trofi juara umum SF kepada Yopie (kanan).
Jogja Team dan Ciwarak Team juara umum bersama bird club (BC).

Hasil Lomba Gebyar Ramadhan Purwokerto (28 Juli 2013)

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

MURAI BATU EBOD VIT
1. Biang Kerok WWY Purbalingga
2. Monster Erick Cilacap
3. Satria Aji Sokaraja
4. Predator 4 Hasto Broto Cilacap
9. Teves Erick Cilacap
MURAI BATU SEJATI
1. Bima Sakti Rudy Cap Lang Ciwarak Team
2. Panglima Erick Cilacap
3. Biang Kerok WWY Purbalingga
4. ABG Warso Sokaraja
5. Teves Erick Cilacap
6. Justine Halley WS Jogja Team
KACER EBOD VIT
1. RVP Ferry Combo Salatiga
2. RG Sasha-Dhimas SD BF Pwt
3. RI Hendriansyah Jogja Team
4. Raja Kawin Suyit Purwokerto
5. Baday Selatan Tonny Eka Cilacap
6. Agus Bagas Jiken Blora
7. Tong Bajil Tjie Hak Purwokerto
8. Tuan Takur Teguh Pekalongan
9. Borjois Meff Buntu
10. Black Label Wawan BRI Magetan
KACER EB-ODJOOS
1. RG Sasha-Dhimas SD BF Pwt
2. RI HRP 76 Jogja Team
3. Tuan Takur Teguh Pekalongan
4. Black Label Wawan BRI P2B2M Mgt
5. RVP Ferry Combo Salatiga
6. Super Speed H. Wiwid Solo
7. Agus Bagas Jiken Blora
9. Goro-Goro Mr. Joko Purwokerto
KACER E-BODRE
2. Kuku Bima Yono BK
CUCAK HIJAU EBOD VIT
1. Jabrik Anto SKC Ciwarak Team
2. Elang Sakti Rudy Cap Lang Ciwarak Team
3. Siluman Hitam Halley WS Jogja Team
4. Ciamik Billy Kebumen
5. Green Bareth Mr. John Universal Clp
6. Anak Haram Helmy Asalvo Jogja Team
7. Sabotase Dodi BM Purwokerto
CUCAK HIJAU EB-ODJOOS
1. Siluman Hitam Halley WS Jogja Team
2. Elang Sakti Rudy Cap Lang Ciwarak Team
3. Mas Boy Arif-Yon Iyon Purbalingga
4. Pregio Patar Jogja
5. Green Bareth Mr. John Universal Clp
7. Paris Hijau Haikel Jogja Team
CUCAK HIJAU E-BODRE
1. Pregio Patar Jogja
ANIS MERAH EBOD VIT
1. Brekele Wawan BRI P2B2M SF Mgt
2. Mekong Eddy Mirasa 2 Purbalingga
4. Green Master Ifan S Bumiayu
5. Extrim Wawan BRI P2B2M SF Mgt
6. Gimbal Rino Pendawa SF Bumiayu
8. Dalbo Kober Team Purwokerto
ANIS MERAH EB-ODJOOS
1. Brekele Wawan BRI P2B2M SF Mgt
2. Mekong Eddy Mirasa 2 Purbalingga
3. Rumor WWY Purbalingga
4. Green Master Ifan S Bumiayu
5. Tzaplok Bayu Cahaya Bumiayu
LOVEBIRD EB-ODJOOS
1. Red Manggo Doni Steak Holik Purbalingga
3. Ashanty Mamat Sate Banjarnegara
4. Green Bareth Mr. John Universal Clp
5. Fadal Ponsel Daniel Purwokerto
6. Sandal Jepit Imunk LBM Team
7. Naruto SGM Kompak Jepara
8. Lampeng Suargo Goes-Park Gombong Ceria
9. Aladin Dodi Ayam Purbalingga
10. Kinaryo Shi Ipul Cilacap
LOVEBIRD E-BODRE
1. Sandal Jepit Imunk LBM Team
2. Cendana Wangi Miko-Azam Kendal Team
4. AB Jogja Leo Pengadilan Jogja
8. Jablay Mamat Sate Banjarnegara
CUCAK JENGGOT EB-ODJOOS
1. Golden Drs Suprojo WS 168 SF
2. Ratu Jagat Mr. Yayang Kalimantan
3. Master Antik Sugianto Kendal Team
7. Srikandi Mr. X Bekasi
8. Rara Santang Ari Setyadi Banyumili BC
10. Mata Dewa BHS Obama Kober Team
CUCAK JENGGOT E-BODRE
1. Ratu Jagat Mr. Yayang Kalimantan
2. Golden Drs Suprojo WS 168 SF
3. Jegger SGM Kompak Jepara
KENARI EB-ODJOOS
1. Green Crown Helmy Asalvo Jogja Team
2. Porce Atip Godong Ijo SF Purworejo
3. Raja Gaul Rudy Cilegon Jogja Team
4. ABG Imunk LBM Team
5. Detonator Helmy Asalvo Jogja Team
6. Seriosa Taufik CJT Kuningan
7. Piscesio Solusindo Comal
8. Madona Patar Jogja
9. Marcopolo M. Iqbal Jogja
KENARI
1. Raja Gaul Rudy Cilegon Jogja Team
2. Detonator Helmy Asalvo Jogja Team
CENDET EB-ODJOOS
1. Alexis Leo Pengadilan Jogja Team
2. Blazer Mr. Heru Sidoarjo
3. Slank Halley WS Jogja Team
CENDET E-BODRE
1. Alexis Leo Pengadilan Jogja Team
2. Blazer Mr. Heru Sidoarjo
CIBLEK E-BODRE
1. Ciblek Buntung Ardhian (Takul) Jl.Rinjani Clp
3. Speed Sasha-Dhimas SD BF Pwt
4. Bluetooth Bus & Obama Kober Team
PLECI E-BODRE
1. Predator Hasto Broto Cilacap
2. Raja Koplo Drs. Hananto P Purwokerto
3. Anti Galau Ricka Jaya Ciawitali
5. Arjuna Helmi PCMI Clp

Selamat kepada para pemenang, tetap semangat untuk peserta lainnya.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.