Kali ini Om Kicau akan berbagi tips merawat kacer trotolan hingga mabung pertama. Bukan berarti jika masa mabung pertamanya rampung, burung tak perlu dirawat lagi, he… he… Ini supaya kita lebih fokus ke fase krusial dalam pemeliharaan kacer. Sebab memelihara kacer sejak anakan / usia trotolan memiliki banyak keuntungan. Misalnya, burung akan memiliki suara isian yang lebih bervariasi, mental lebih bagus, lebih jinak, dan sebagainya.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Kacer trotolan umur 3 minggu, masih sulit dilakukan sexing.

—-

Namun, sebagian penggemar memilih membeli kacer yang sudah dewasa. Sebab, kalau masih trotolan, sulit untuk membedakan jenis kelaminnya. Mereka tidak mau ambil risiko, jika saat dewasa nanti ternyata yang dirawatnya adalah kacer betina.

Beberapa metode sexing kacer trotolan

Sebenarnya ada beberapa metode yang bisa digunakan dalam melakukan sexing pada kacer trotolan, dengan tingkat akurasi yang berbeda-beda, antara lain :

  • Kepala: Trotolan jantan memiliki bentuk kepala cenderung rata dan tidak bulat (akurasi sekitar 75 %).
  • Bulu: Trotolan jantan memiliki bulu-bulu yang lebih padat, tebal, dengan warna yang lebih gelap (akurasi sekitar 80 %).
  • Lidah: Pada kacer jantan, terdapat 1-2 titik hitam (black spot) di bagian tengah atau pinggir lidahnya. Blac spot tidak dijumpai pada lidah kacer betina (akurasi sekitar 95 %).
  • Paruh: Pada kacer jantan, paruh bawah berwarna hitam atau gelap. Ini mulai terlihat setelah burung berumur 1 minggu atau lebih (akurasi sekitar 90 %).
  • Punggung: Pada kacer jantan, warna hitam di bagian belakang / punggungnya berkilau kebiruan. Tapi tidak sedikit pula kacer betina, ketika umurnya sudah lebih dari 5 minggu, juga memiliki tengara seperti ini (akurasi sekitar 50 %).
  • Dada: Kacer trotolan yang dadanya berwarna kecokelatan / keabuan tidak bisa dijadikan patokan kalau jenis kelaminnya jantan. Sebab warna ini akan segera memudar, kemudian berganti warna setelah masa mabung pertamanya, yang akan terjadi pada umur 4-5 bulan.

Perawatan kacer trotolan

Kacer trotolan

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Sebagaimana burung muda dan dewasa, kacer trotolan (umur 1-4 bulan) juga membutuhkan pakan dengan kadar protein tinggi setiap harinya. Pakan berkadar protein tinggi bisa diperoleh dari jangkrik, cacing tanah, atau belalang.

Pemberian serangga merupakan salah satu syarat untuk perkembangan tubuhnya. Diusahakan pakan serangga diberikan secara bervariasi, atau bukan satu jenis saja. Misalnya kombinasi jangkrik – cacing tanah, atau jangkrik – belalang, atau bahkan ketiganya sekaligus.

Jangkrik bisa diberikan secara teratur, dilanjutkan dengan extra fooding (EF) lainnya seperti cacing tanah, atau belalang jika memang ada. Untuk lebih jelasnya, berikut ini setelan pakan untuk kacer trotolan :

  • Porsi jangkrik 10 ekor, diberikan pada pagi dan sore hari.
  • Cacing tanah hanya diberikan pada pagi hari, porsi 2 ekor, diberikan setelah jangkrik. Sebelum diberikan, cacing  dipotong kecil-kecil, lalu diberikan dalam cepuk pakannya.
  • Belalang hijau kecil bisa diberikan sebagai nutrisi tambahan, dengan porsi 1/4 dari porsi jangkrik.
  • Kroto boleh saja diberikan, tergantung kebiasaan burung. Pemberiannya cukup 1-2 kali seminggu.

Umur 1 -4 bulan merupakan waktu yang tepat untuk melatih kacer dengan berbagai macam suara kicauan dari jenis burung lainnya. Pada umur ini, burung lebih mudah dimaster karena mereka selalu ingin mencoba dan mempelajari suara-suara di sekitarnya. Semua suara akan direkamnya, baru dimunculkan saat burung melewati masa mabung pertamanya.

Program pemasteran kacer trotolan pada prinsipnya mirip dengan pemasteran murai batu trotolan (silakan cek di sini). Misalnya menggantung beberapa burung master di sekitar sangkar kacer trotolan, atau dalam satu ruangan. Dalam hal ini, kacer trotolan harus dalam keadaan full kerodong. Bisa juga menggunakan audio burung masteran kacer yang bisa Anda cari dan unduh di omkicau.com

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Waktu pemasteran bisa diberikan setelah burung menjalani perawatan rutin hariannya, seperti usai mandi dan jemur, atau ketika burung sedang istirahat siang atau sore harinya, dengan durasi selama 1-2 jam.

Jika menggunakan burung master (bukan audio), jumlah burung master maksimal 4 – 5 ekor, dengan catatan sudah rajin berbunyi (gacor). Hal ini agar proses pemasteran bisa berjalan secara cepat dan efektif. Jika sudah berjalan beberapa hari, minimal 1 minggu, susunan / formasi burung master bisa diganti sebagian dengan jenis burung lain.

Perawatan penting lainnya adalah pemberian voer secara tepat dan memenuhi persyaratan gizi. Carilah voer dengan kandungan protein paling tinggi, karena fase anakan membutuhkan pakan dengan kadar protein tinggi, bahkan lebih tinggi daripada fase muda dan dewasa.

Pemberian mandi – jemur harus dilakukan setiap hari. Selain bisa memberikan kesegaran, aktivitas ini sangat mendukung dalam menjaga kesehatan bulu, sehingga mempercepat dan memperlancar proses pergantian ke bulu dewasa (mabung pertama).

Untuk memastikan burung selalu kecukupan vitamin dan mineral, yang tak mungkin tercukupi secara jumlah dan variasinya melalui pakan utama (voer) dan pakan tambahan (EF), dianjurkan memberikan multivitamin dan multimineral khusus burung.

Dalam hal ini BirdVit dan BirdMineral bisa menjadi suplemen pendamping kacer trotolan Anda. Pemberian BirdVit cukup 2-3 kali seminggu, sedangkan BirdMineral bisa diberikan 1-2 kali dalam seminggu. Selain memastikan kecukupan jumlah dan jenis vitamin dan mineral, kedua suplemen ini dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh pada burung dari berbagai gangguan kesehatan.

Perawatan tepat sejak trotolan bisa menghasilkan kacer berkualitas.

—-

Perawatan mabung pertama

Pada umur 4 – 5 bulan, burung kacer trotolan akan memasuki masa pergantian bulu dari bulu anakan ke bulu dewasa. Inilah yang disebut mabung pertama. Perawatan harus lebih ditingkatkan dengan memberikan pakan serangga lebih banyak, juga pemberian multivitamin. Sebab pada masa ini, burung mudah sekali ngedrop dan jatuh sakit jika perawatan tidak maksimal. Salah satu dampaknya adalah burung tidak bisa mabung total alias nyulam.

Untuk hasil maksimal, pemberian multivitamin BirdVit bisa dihentikan sementara, diganti dengan suplemen yang memang didesain khusus untuk mempercepat proses ngurak atau rontok bulu, yaitu BirdMolt-Pre. Ini bisa diberikan begitu mulai terlihat beberapa helai bulu mulai rontok. Selain mempecepat proses rontok secara sempurna, burung relatif lebih fit dan tidak mudah stres.

Dalam masa ini, cacing tanah bisa diberikan dalam jumlah lebih banyak daripada biasanya. Begitu juga dengan jangkrk atau belalang. Pemberian minyak ikan saat burung mabung juga bisa memberikan pengaruh yang baik terhadap bulu-bulu baru baru yang bakal tumbuh.

Pada usia ini, hindari mempertemukan kacer dengan burung sejenis, baik untuk tujuan latihan satu lawan satu maupun dibawa ke latber.

Biasanya kacer akan merampungkan masa mabung pertamanya sekitar umur bulan. Kini bulu-bulunya sudah berganti menjadi bulu dewasa sepenuhnya. Dia sudah mulai memamerkan lagu-lagu yang pernah direkamnya di masa trotolan.

Perawatan sama seperti saat masih trotolan. Kalau mau diorbitkan sebagai burung lomba, bisa menggunakan perawatan khusus lomba, atau bisa juga mengadopsi perawatan kacer-kacer jawara yang pernah diekspose Om Kicau.

Setelah berumur 7 – 8 bulan, burung makin rajin berkicau dengan semua suara isian yang pernah didengarnya saat masih trotolan. Pada umur ini, burung bisa mulai dillatih mentalnya dengan membawanya ke latber atau lomba lokalan setiap minggu, atau tergantung selera Anda.

Kunci utama dari semua ini adalah konsistensi dan kesabaran dalam melakukan perawatan secara tepat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.