Sangkuriang dan Badox nyeri di Hobbyku

Kenari Sangkuriang milik Ujang Misbah (Depok) dan murai batu Badox milik Jaya (Jass Team) tampil memukau dalam Latber Hobbyku di lapangan permanen Jalan M Kahfi I, Jakarta Selatan, Jumat (7/3) siang. Kedua gaco ini sukses menjuarai dua kelas, alias nyeri juara 1. Penampilan ciamik juga diperlihatkan lovebird Revalina milik Dodo (New Bravo) yang sukses memenangi Kelas Mega Bintang.

Agus Dombret
Agus Dombret: Mulai sekarang, lomba dan latber Hobbyku harus tanpa teriak.

Kontes kali ini agak berbeda dari biasanya. Kali ini lomba lebih tertib, sehingga kinerja juri lebih maksimal. Pihak panitia memang menetapkan setiap peserta dilarang berteriak, dan tidak segan-segan menancapkan bendera diskualifikasi bagi peserta yang membandel meneriaki burungnya.

Kebijakan ini diterapkan agar gelaran latber dan lomba lebih tertib dan nyaman untuk kepuasan semua peserta. “Kalau tanpa teriak seperti ini, semua kan jadi nyaman. Kita bisa menikmati burung. Juri pun tidak terganggu saat menilai,” kata Agus Dombret, salah seorang panitia, yang tak henti mengingatkan peserta sepanjang latber berlangsung.

Latber Hobbyku
Latber Hobbyku selalu dipenuhi peserta.

Dalam latber siang itu, beberapa burung pendatang baru tampil sebagai juara. Salah satunya adalah lovebird Revalina kepunyaan Om Dodo dari New Bravo.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Saat turun di kelas utama, Mega Bintang, Revalina langsung narik ngekek panjang sejak digantang. Itu dilakukannya nyaris tanpa henti. Puluhan kali narik panjang, akhirnya gaco anyar ini sukses menjuarai sesi tersebut.

Satu sesi lagi, Kelas Bintang, dimenangi lovebird Coba Coba milik Yatno (Jagakarsa Team). Dalam latber Hobbyku, Selasa (4/3) lalu, burung ini bahkan berhasil meraih double winner.

Selain sukses di kelas lovebird, Om Dodo juga berhasil mengantar murai batu Sinabung menjadi runner-up Kelas Batu Mega Bintang.

Dodo New Bravo
Dodo (kiri) sukses orbitkan MB Sinabung dan LB Revalina.

“Sinabung juga termasuk jawara anyar yang tengah diorbitkan. Lagu-lagunya mewah. Saat ini sedang dipersiapkan menuju even akbar Presiden Cup III, Juni mendatang,” jelas Om Dodo.

Murai batu SInabung
Murai batu SInabung siap ke Presiden Cup III.

Bintang lapangan di kelas murai batu adalah Badox, gaco andalan Jaya dari Jass Team. Turun di dua kelas yang dibuka panitia, Badox selalu berada di urutan pertama alias meraih double winner.

Selain Badox, burung lain yang berhasil nyeri juara pertama adalah kenari Sangkuriang milik Ujang Mishbach dari Depok. Turun di dua sesi, burung jenis F1 warna bon kuning ini langsung ngedur tanpa henti.

Kenari Sangkuriang
Kenari Sangkuriang sukses meraih double winner.

Duduk anteng di atas tangkringan sambil terus membawakan lagu-lagunya yang panjang, Sangkuriang sukses memenangi Kelas Bintang A dan Bintang B. Satu sesi lagi dijuarai kenari Predator milik Budi Doremi (Doremi Team).

Ujang Misbach dan kenari Sangkuriang
Ujang Misbach (kanan) dan kenari Sangkuriang.

Secara umum, latber berlangsung lancar, nyaman, dan tanpa teriakan. Seperti diketahui, kini Hobbyku Enterprise menggelar dua kali latber dalam sepekan, masing-masing setiap Selasa dan Jumat. Untuk hari Selasa, harga tiket lebih murah. “Peserta hari Selasa sama banyaknya dengan hari Jumat,” kata Agus Dombret. (d’one)

Hasil Latber Jumat (7/3)   |   Hasil Latber Selasa (4/3)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.