Latpres OIBC #11 di halaman Panti Bina Sosial Remaja (PBSR) Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (14/6), menjadi pesta kemenangan enam burung di kelas berbeda. Ya, enam burung berhasil nyeri juara pertama dalam even tersebut.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suasana kelas kacer yang full peserta dalam Latpres OIBC #11 di PSBR Indralaya, Minggu (14/6).

Seperti biasanya, latpres dihadiri sejumlah kicaumania dari berbagai daerah, termasuk dari luar kota seperti Prabumulih dan Palembang. Menurut Ketua Ogan Ilir Bird Club (OIBC), Om Andi BW, tiket terjual sebanyak 458 lembar; angka yang cukup tinggi untuk gelaran latpres di Sumatera Selatan.

“Apalagi pada hari yang sama juga terdapat beberapa even di daerah yang tidak jauh dari Ogan Ilir, seperti Palembang, Prabumulih, dan Lahat. Tetapi Latpres OIBC tetap dipadati peserta,” ujarnya.

Dalam beberapa latpres terakhir, OIBC menerapkan sistem penjurian Ronggolawe. Juri-juri yang bertugas adalah perwakilan juri OIBC yang sudah mengikuti Diklat Juri Ronggolawe di Asrama Haji Palembang beberapa waktu lalu.

Koordinator lapangan (korlap) dipercayakan kepada Om Harziansyah alias Om Ian Layo yang terbiasa memimpin para juri dalam even-even sebelumnya. Tim juri yang bertugas terdiri atas Om Rapek dari Timbangan 32, Om Mario (Indralaya), Om Ujang (Gelumbang), Uda Iman (Prabumulih), dan Om Ariel (Indralaya).

Dalam menjalankan penilaian, formasi juri menggunakan sistem block dorong dan sistem tiga kali putaran. Suasana penilaian terlihat lebih rapi, sehingga tidak ada juri yang menumpuk tatkala memberi penilaian terhadap burung. “Alhamdulillah, tidak ada komplain dari peserta,” ujar Om Ian.

Sistem penjurian Ronggolawe membuat penilaian makin fairplay.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Suasana lapangan yang sejuk, diselimuti aneka pepohonan, didukung halaman yang luas, membuat para pemain leluasa mengasingkan burungnya sebelum digantang.

Sejumlah burung terlihat mendominasi latpres. Bahkan ada enam burung yang meraih double winner, termasuk dua lovebird. Panitia membuka empat kelas lovebird, di mana dua kelas dijuarai Jamila milik Joni Mrz (Dragon BC) dan dua kelas lainnya dimenangi Zaskia Gotic milik Mhd Berril dari Taman Gading BC.

Lovebird Jamila milik Joni Mrz nyeri juara 1.
Lovebird Zaskia Gotic juga dua kali juara 1.

Kacer juga terdiri atas empat kelas, di mana dua kelas dijuarai Tapai orbitan Didit Geboy (Gelora BC). Dua kelas lainnya dimenangi kacer Ronggeng milik Irfan (Raja SF) dan Sodo Lanang milik Charin dari Indralaya.

Dua gelar juara 1 disabet kacer Tapai milik Om Didit Geboy.

Murai batu Edon besutan Hendra dari Talang Balai Baru 2 (Ogan Ilir) menyapubersih dua kelas yang dibuka panitia.

Murai batu Edon milik Om Hendra (kanan) sapubersih dua gelar juara.

Kenari Unyil milik Ariel Ghotic BF (Puri SF) juga menjuarai dua kelas, masing-masing Kelas Eksekutif dan Bintang. Pada dua kelas ini, Unyil ditempel ketat oleh kenari Bejo milik KD Alfath (Lubuk Sakti). Bejo dua kali harus puas di posisi kedua, meski kemudian berhasil menjuarai Kelas Favorit.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Kenari Unyil milik Ariel Ghotic BF (Puri SF Palembang) juga double winner.

Tak mau ketinggalan, kapas tembak Siksa Kubur milik Gorilla dari SE BC Kayu Agung (Ogan Komering Ilir) juga menjuarai dua kelas: Bintang dan Favorit.

Siksa Kubur milik Gorilla tak tertandingi di kelas kapas tembak.

Om Andi BW mewakili OIBC Team, panitia, dan juri mengucapkan terimakasih kepada semua peserta yang selama ini setia mengikuti Latpres OIBC. “Menjelang Ramadhan, izinkan kami mohon maaf lahir batin,” tandasnya.

Ciblek Yankuro milik Ariel Gothic BF juara 1 Kelas Favorit.
Ciblek Roh Halus milik Gorilla juara 1 Kelas Bintang.
Kacer Ronggeng milik Irfan (kiri) juara 1 Kelas Bintang.
Kenari Bejo milik KD Alfath juara 1 Kelas Favorit.
Ketua OIBC Om Andi BW (kaos putih) bersama juri-juri OIBC hasil Diklat Ronggolawe.

Hasil Latpres OIBC #11 (klik di sini)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2