House finch (Haemorhous mexicanus) termasuk salah satu jenis burung dari keluarga finch (Fringilidae). Spesies ini hanya ditemukan di kawasan Amerika Utara. Karena suaranya yang ngerol dan merdu, banyak penggemar finch di berbagai negara termasuk Indonesia yang mengoleksinya sebagai burung piaraan maupin sebagai burung master.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Burung house finch memiliki suara kicauan nyaring, merdu, dan ngerol.

Jika dicermati, burung house finch jantan memiliki warna tubuh yang berbeda-beda. Sebagian besar memiliki bulu berwarna merah, namun ada juga yang berwarna oranye atau kuning.

Warna merah ini berasal dari pigmen yang terkandung dalam pakan yang dikonsumsi burung selama masa mabung. Itu sebabnya, kita sering melihat warna berbeda pada beberapa individu house finch jantan.

Di tempat asalnya, pamor house finch mungkin bisa disamakan dengan burung gereja di Indonesia. Burung ini amat familiar dengan kehidupan manusia. Mereka banyak ditemukan di kawasan permukiman kota maupun desa, taman-taman, areal pertanian, hingga tepian hutan.

Sebagaimana jenis burung lainnya dari keluarga finch, house finch juga mudah dirawat dan cepat beradaptasi. Selain itu, burung ini juga dapat disilangkan dengan jenis burung finch lainnya, termasuk burung kenari.

Tidak sedikit pula penggemar burung di Indonesia yang mencoba membudidayakan burung ini. Teknisnya tak jauh berbeda dari penangkaran burung blackthroat dan kenari. Tempat sarangnya berbentuk seperti mangkuk tebal dan terbuat dari bahan-bahan sarang yang digunakan untuk beternak kenari.

Adapun identifikasi jenis kelamin (sexing) jauh lebih mudah daripada kenari, karena burung house finch jantan dan betina bersifat dimorfik seksual, atau bisa dibedakan jenis kelaminnya berdasarkan warna bulu atau penampilan tubuhnya.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Perbedaan burung house finch jantan (kiri) dan betina.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

House finch betina akan bertelur 2 – 6 butir yang berwarna biru pucat keputihan, dengan bintik-bintik kecil warna hitam atau ungu pucat. Telur akan menetas setelah dierami selama 13 – 14 hari. Setelah itu, indukan akan merawat anaknya hingga berumur 19 hari. Setelah itu, anakan akan meninggalkan sarangnya sampai menjadi burung dewasa.

Suara ngerol burung house finch

Yang menarik, suara kicauan house finch cukup nyaring, ngerol, dan bervariasi. Bahkan karena alasan itulah, banyak penggemar burung di berbagai negara yang tertarik untuk merawat dan menangkarkannya.

Memang tidak mudah mendapatkan house finch di pasar burung, karena burung ini biasanya hanya bisa didapatkan dari peternak maupun importir burung atau agen burung impor. Meski begitu, kita masih bisa menikmati keindahan kicaunnya melalui beberapa audio berikut ini.

  • Suara kicauan house finch variasi 1
  • Suara kicauan house finch variasi 2
  • Suara kicauan house finch variasi 3
  • Suara kicauan house finch variasi 4
  • Suara call / panggilan house finch

Unduh semua audionya di sini

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2