Meski terus bermunculan lovebird-lovebird hebat seperti Fretty, Roro, Zuviter, Koclak, hingga Ronggeng, lovebird fenomenal Kusumo tetap mampu mempertahankan prestasi luarbiasanya sejak Februari 2015. Tampil dalam lomba burung berkicau Road to Presiden Cup IV di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (5/6), lovebird Kusumo nyaris menyapubersih semua (6) kelas yang dilombakan.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Even ini dihadiri langsung oleh Bang Boy (pendiri Yayasan BnR) dan ketua Organisasi BnR Indonesia (OBI) periode 2016-2018, Muhammad Kadafi. Kedua tokoh ini sekaligus membuka lomba dengan melakukan penggantangan burung secara simbolis.

Bang Boy dan Om Kadafi melakukan penggantangan burung secara simbolis.

Dalam gelaran ini, lovebird Kusumo milik H Sigit WMP (Duta 3 Star BC) menjadi satu-satunya burung yang mampu menjuarai lebih dari satu kelas. Tetapi yang dicapai LB Kusumo benar-benar fantastis. Enam kali tampil, lima kali meraih juara 1 dan sekali juara 2.

Satu-satunya “kegagalan” Kusumo terjadi pada Kelas Sejati B yang dimenangi lovebird Lala Queen milik Om Agung Aji dari AA SF Batam. Kusumo nangkring di posisi kedua, disusul LB Cantik koleksi XXX-AJT SF.

Lovebird Kusumo lima kali juara 1 + sekali juara 2.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Om Agung Aji menurunkan dua gaconya di kelas lovebird, yakni Lala Queen dan Cungli Queen. Keduanya sama-sama moncer di beberapa kelas. Lala Queen meraih juara 1, 3, dan 3, sedangkan LB Cungli Queen juara 2, 4, dan 8.

Kru Om Agung Aji Batam bersama lovebird Lala Queen.

Persaingan seru terjadi pada tiga kelas cucak hijau. Namun penampilan Raja Sawer terbilang paling stabil. Selain menjuarai Kelas Bintang, jagoan Om Hari (SGG BC Tuban) ini meraih juara 2 di Kelas Favorit.

Kelas Sejati dimenangi cucak ijo Baret Hijau milik Om Angga Cry (Duta 3 Star BC), sedangkan cucak ijo Atom koleksi 168 Team (Duta Boyolali Cup II) terbaik di Kelas Favorit.

Kacer Berlian besutan H Arief RPM (Surabaya), yang memperkuat Duta 3 Star BC, nyaris double winner. Burung ini menjuarai Kelas Sejati, unggul atas kacer Panglima Kumbang andalan Om David (Birahi Cinta Tayu) dan Tuntas milik Mr BR / Om Doni (Semarang All Star).

Pada Kelas Bintang, Berlian meraih juara 3 di bawah kacer Algojo orbitan Om Budi Robot (Surabaya) dan Harmoni andalan Om Choliq (Duta DPRD Jepara / Pondok BC Pati). Raja Dansa koleksi Om Tj Batik (BnR Pekalongan) terbaik di Kelas Favorit, disusul kacer Doraemon milik Slankers (KMS Yes You) dan Panglima Kumbang.

Empat kelas murai batu juga dimenangi burung yang berbeda. Murai batu Mabuk Laut milik Om Agus (Anugerah Sukorejo SF) kembali menunjukkan kehebatannya, dengan menjuarai kelas paling bergengsi Pra Presiden Cup.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Prestasi Mabuk Laut belakangan ini memang mengagumkan. Jagoan ini pernah menjuarai kelas bergengsi dalam even Piala Canting di Pekalongan (15/3) serta juara 1 dan 4 Piala Kota Hujan I di Bogor (29/5).

Murai batu Mabuk Laut juara kelas bergengsi Pra Presiden Cup.

Meski hanya tampil sekali, yakni di kelas utama, murai batu Mabuk Laut mampu mengeluarkan kicauannya yang bertipe speed-roll, lagu bervariasi, dan tembakan komplet mulai dari burung gereja, cililin, rambatan, kenari, siri-siri, bayeman, dan lovebird.

Tak heran jika dua murai langganan juara nasional pun mampu dikalahkannya, yakni murai batu Mata Angin milik Om Edy MKS (Surabaya) dan Speed Joger andalan Om Gunawan (Tegal). Keduanya harus puas di urutan ketiga dan kedua. Dalam gelaran ini, Om Edy MKS memperkuat Duta 3 Star BC yang dikomandani Om Yono Plaza.

Murai batu Mata Angin harus puas di urutan ketiga.

Murai batu Sparta milik Om Andi (Argomulyo Bantul) terbaik di Kelas Bintang, unggul atas MB Robinson milik Om Apank (Sidoarjo) dan Datuk kepunyaan Om Agung Wewe (AJT SF). Kelas Sejati dan Favorit dimenangi MB Opung Gumara milik AP Manurung (Terboyo) dan Raja Pidato koleksi Om Fery (Semarang).

Pentet Toreto kepunyaan Om Arief DH (BnR Pati) juga nyaris double winner. Burung ini menjuarai Kelas Sejati, unggul atas Eksonet milik Om Dony Sardi (Semarang) dan Tonk Setan milik Mr Mimpi (Kebo Hitam SF).

Tetapi di Kelas Favorit, Toreto harus mengakui ketangguhan pentet Jablay besutan Om Hanung / Bendel (BDS SF). Toreto berada di posisi kedua, diikuti Kotalama milik Om Pay / Gendon (Play Boy 69 SF).

Om Teguh Wahyudi (Argomulyo Bantul) moncer bersama kenari Pegasus. Jagoannya ini menjuarai Kelas Standar Besar Sejati. Adapun Kelas Standar Kalitan Favorit dimenangi kenari Kyla milik Om Agung Aji (AA SF Batam).

Secara keseluruhan, even Road to Prescup IV Semarang kemasan BnR Semarang ini berlangsung sukses dan meriah, diikuti 1.108 peserta. Duta 3 Star BC tampil sebagai juara umum bird club (BC), sedangkan juara umum single fighter diraih AA SF Batam.

Ada yang spesial dalam gelaran kali ini, yaitu acara potong tumpeng, dalam rangka merayakan ultah Bang Boy yang kebetulan jatuh hari Senin 6 Juni 2016. (Waca)

Potong tumpeng dalam rangka ultah Bang Boy.

Hasil Road to Presiden Cup IV Semarang (klik di sini)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2