Meski diwarnai embusan angin kencang, mendung, bahkan hujan deras, para kicaumania tetap setia mengikuti lomba burung berkicau Anniversary 3th Polongan BC di Lapangan Effentta, Jl Halmahera  Kelurahan Kebun Handil, Kecamaatan Jelutung, Kota Jambi, Jumat (17/6) sore tadi.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suasana lomba Anniversary 3 th Polongan BC di Lapangan Effentta, Kota Jambi, Jumat (17/6).

Beberapa burung tampil gemilang, terutama kenari Goyang Dumang milik Om Hendi, lovebird Nemo andalan Om Tata ILF, dan kacer DT kepunyaan Om Wandi. Ketiga burung ini sukses mencetak double winner alias nyeri juara 1.

Panitia yang digawangi Om Slamet Polongan (ketua) serta Om Nazir (ketua pelaksana) membuka dua kelas kenari. Kedua kelas ini disapubersih kenari Goyang Dumang.

Gaco andalan Om Hendi ini berhasil menjuarai Kelas Rimbawan, unggul atas kenari Harmoni besutan Om David, Suramadu milik Om Irr Kenari Jambi, serta Pitung orbitan Om Said BH.

Beres mabung, kenari Goyang Dumang nyeri juara 1.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Pada Kelas Ramadhan, Goyang Dumang kembali tak terkalahkan. Lorenzo, gaco lain orbitan Om Said BH, moncer di posisi kedua, disusul Harmoni dan Suramadu.

Ini merupakan penampilan perdana Goyang Dumang pascamabung. Aksinya kali ini terlihat lebih joss daripada sebelum mabung. Goyang Dumang mampu membawakan lagu-lagunya yang panjang, serta gaya bertarungnya yang aduhai.

Om Hendi (kanan) dan Om Joni Huang menyimak kinerja kenari Goyang Dumang.

Om Hendi pun sudah tak sabar lagi untuk menurunkan gaconya ini dalam even-even besar, bersaing dengan kenari-kenari hebat lainnya, baik di Sumatera maupun Jawa. “Semoga penampilannya makin stabil dan maksimal seperti di gelarang Polongan BC,” ujarnya.

Juara 1 dan 2 kenari Kelas Rimbawan.

Suasana kelas lovebird sempat “memanas”, ketika para juri sepakat meninggalkan lapangan. Kenapa ya? Ternyata para pemilik dan joki tidak menaati aturan nonteriak. Mereka terus-menerus meneriaki gaco masing-masing, sehingga mengganggu konsentrasi para juri.

Setelah diberi pengertian, para peserta pun mau bersikap tenang. Juri-juri pun akhirnya mau kembali ke lapangan, dan meneruskan penilaian yang sempat mandek di tengah jalan. Akhirnya, lomba dapat dilanjutkan dengan lancar, tanpa komplain dari para peserta.

Lovebird Nemo milik Om Tata ILF dari Indonesian Lovebird Fellowships (ILF) Jambi nyaris mencetak hattrick. Burung ini menjuarai kelas utama Polongan, setelah mengungguli lovebird Nyi Condro milik Om Tri serta Nemu kepunyaan Om Riky.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Lovebird Nemo nyaris mencetak hattrick.

Nemo juga terbaik di Kelas Ramadhan, mengalahkan Electra orbitan Om Dani ILF dan Ica besutan Om Aheng. Sayangnya, ketika turun di Kelas Rimbawan, Nemo harus mengakui keunggulan Nikita koleksi RD Raka yang bertengger di posisi teratas. Nemo di urutan kedua, disusul LB Akim milik Om Marta Bungo dan Electra.

Juara 1-3 lovebird di kela utama Polongan.

Om Tata mengaku puas melihat penampilan Nemo. Burung ini baru 2,5 bulan di tangannya, namun sudah mampu meraih juara 1 sebanyak 15 kali, baik dalam even latber, lomba lokal, maupun tingkat nasional.

“Selain 15 kali juara pertama, Nemo juga beberapa kali masuk lima besar dalam even-even yang diikutinya,” kata Om Tata yang juga pemilik kapas tembak Tuan Crab. Namun dia lebih fokus ke lovebird, bersama rekan-rekannya di ILF Jambi.

Penampilan apik juga diperlihatkan kacer DT milik Om Wandi. Burung ini menjuarai Kelas Polongan, unggul atas kacer Apollo kepunyaan Om Eko dan Pitbul andalan Om Heri.

Juara 1-3 kacer Kelas Polongan.

Bukan hanya itu, kacer DT juga memenangi persaingan sengit di Kelas Rimbawan. Kacer Boci koleksi Om Pino dan Monster, jawara nasional milik Om Toni Kaset, harus puas di posisi kedua dan ketiga. Adapun Kelas Ramadhan dimenangi kacer Wiro besutan Om Yazid / Abal2.

Tiga kelas murai batu dimenangi burung yang berbeda. Murai batu R1 milik Om WW Angga terbaik di kelas utama Polongan. Adapun Kelas Rimbawan dan Ramadhan masing-masing dijuarai MB Hendi milik M Kori dan Sunami orbitan Om Rusdi Silvia.

Juara 1-4 murai batu Kelas Polongan.

Mewakili seluruh kru panitia dan tim juri, Om Slamet Polongan menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania yang telah mendukung Polongan BC sampai sekarang. “Selamat buat pemenang, dan tetap semangat bagi yang belum menang. Semoga kita makin solid,” tambah Om Nazir. (Kelana Lana)

Om Slamet, ketua panitia Anniversary 3th Polongan BC.
Panitia Anniversary 3th Polongan BC bersama tim juri Ronggolawe.

Hasil Lomba Anniversary 3th Polongan BC (klik di sini)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2