Mengatasi induk anis kembang yang kerap buang telur atau membunuh anaknya

Popularitas anis kembang dalam beberapa tahun terakhir memang sempat menurun, terutama dalam lomba, latber, dan latpres burung kicauan. Tetapi sebagai burung rumahan, anis kembang masih punya banyak penggemar. Hal ini dibarengi dengan harga jualnya yang terus mengalami kenaikan. Tak heran apabila makin banyak kicaumania yang ingin menangkarnya. 

Proses ternak burung anis kembang yang menggunakan sangkar gantung
Beternak burung anis kembang menggunakan sangkar gantung.

Mengenai teknik penangkarannya, omkicau.com sudah pernah mendokumentasikannya dalam beberapa artikel, antara lain:

Beberapa keluhan yang kerap disampaikan para peternak anis kembang, terutama pemula, adalah ketika induk kerap membuang telur, atau bahkan membunuh anaknya. Kalau hal itu terus-menerus terjadi, tentu produktivitas indukan sangat minim, bahkan bisa nol.

Penangkaran burung anis kembang dikatakan sempurna jika telur-telur yang dihasilkan induk dapat menetas menjadi anakan, kemudian tumbuh menjadi trotolan siap jual, atau bahkan dipertahankan sampai dewasa.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Ketika burung sedang bertelur atau merawat anak-anaknya, para peternak sangat menaruh harapan kepada induk jantan dan induk betina. Jika salah satu induk selalu berperilaku buruk, hal itu tentu menghambat proses breeding anis kembang.

Perilaku buruk dapat muncul dalam beragam polah dan tingkah seperti mengacak sarang, membuang telur, bahkan membunuh anak-anaknya. Biasanya perilaku tersebut dilakukan oleh induk jantan. Tetapi karena induk betina ikut stres, tak jarang dia ikut-ikutan melakukannya.

Berdasarkan pengalaman para peternak anis kembang, perilaku buruk induk yang membuang telur dan membunuh anaknya terjadi karena beberapa penyebab berikut ini:

  • Kedua induk dalam kondisi birahi tinggi.
  • Induk jantan terpancing / naik birahi dan emosinya saat mendengar suara anis kembang lainnya yang gacor.
  • Kondisi lingkungan di sekitar sarang tidak aman, misalnya ada bahaya yang bisa mengancam burung induk.
  • Kurang terpenuhinya kebutuhan gizi / nutrisi burung induk.
  • Sudah menjadi karakter dari individu induk jantan dan / atau induk betina, sehingga cukup sulit diatasi.

Untuk mencegah terulangnya kejadian tersebut, berikut ini cara mengatasi induk anis kembang yang kerap buang telur atau membunuh anaknya.

  • Selalu menjaga ketersediaan pakan utama dan pakan tambahan / extra fooding (EF), khususnya cacing tanah, selama burung berada dalam kandang ternak.
  • Sediakan bak mandi dengan air yang cukup di dalam kandang ternak, setiap saat.
  • Kalau memungkinkan, induk sebaiknya dicabut dari kandang ternak ketika induk betina sedang mengerami telur-telurnya.
  • Letakkan tempat sarangnya pada lokasi yang tidak mudah terjangkau / tidak terlihat manusia.
  • Letakkan tempat pakan dalam jarak yang jauh dari tempatnya bersarang.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.