Cara merawat anakan blackthroat agar cepat bunyi untuk masteran dan lomba — Blackthroat (Serinus atrogularis) termasuk salah satu jenis burung finch yang digemari kicaumania Indonesia. Banyak di antara mereka yang sukses membudidayakannya, karena permintaan pasar terus meningkat. Burung ini kerap dijadikan masteran untuk berbagai jenis burung lainnya, dan bisa juga dijadikan sebagai burung lomba.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Cara merawat anakan blackthroat agar cepat bunyi.

Beberapa kicaumania, khususnya peternak, juga kerap menyilangkan blackthroat dengan jenis burung finch lainnya. Anakan hasil persilangannya dengan kenari disebut blacken, dan hasil persilangannya dengan edel sanger dinamakan blacksang.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Di pasar burung yang ada di beberapa daerah, kita sering menjumpai anakan blackthroat yang ditawarkan pedagang dengan harga bervariasi. Tak sedikit kicaumania yang tertarik membelinya, kemudian dilatih agar bisa rajin berkicau dengan suara ngerolnya yang penuh dengan lagu-lagu variasi isian.

Sebagai panduan bagi pemula, berikut ini tips dan cara merawat anakan blackthroay agar cepat bunyi untuk masteran dan lomba.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

1. Pilihlah anakan blackthroat jantan

Blackthroat jantan memiliki suara ngerol yang lebih panjang dan bervariasi daripada burung betina. Perbedaan jenis kelamin blackthroat jantan dan betina bisa dilihat dari corak trotol hitam pada bagian tenggorokannya. Pada burung jantan, corak tersebut akan tampak lebih banyak dan lebih pekat daripada burung betina.

2. Pemberian pakan berkualitas dan bervariasi

Pakan berkualitas dan bervariasi akan membuat anakan blackthroat cepat besar, Apabila burung sudah bisa makan sendiri, berikan pakan utama berupa biji-bijian, serta pakan tambahan / extra fooding (EF).

Pakan utama biji-bijian yang paling praktis adalah canary seed, ditambah milet putih. EF terdiri atas buah (apel, tomat, mentimun), sayuran (daun sawi), dan sumber protein hewani seseperti telur rebus.

3. Perawatan mandi dan jemur

Blackthroat impor umumnya menyukai suhu panas. Namun blackthroat hasil budidaya peternak lokal biasanya sudah mampu beradaptasi total dengan kondisi suhu dan cuaca di Indonesia. Dengan demikian, dibutuhkan penanganan yang tepat untuk mengondisikannya.

Karena itu, perawatan mandi dan penjemurnya harus dilakukan secara rutin dan teratur. Mandikan blackthroat setiap pagi. Setelah itu, jemur burung dengan durasi tidak lebih dari 2 jam.

4. Pemasteran

Selesai dijemur, burung digantang di tempat sejuk dan sedikit berangin. Angin sepoi-sepoi akan memancing burung mengeluarkan suaranya. Ketika burung sedang bersantai / beristirahat itulah, Anda bisa melakukan pemasteran.

5. Full kerodong

Biasakan setiap menjelang malam, sangkar burung dikerodong penuh. Tujuannya agar burung bisa beristirahat total sampai esok pagi. Pengerodongan sangat membantu pemulihan stamina burung, serta bisa mengurangi stresnya.

6. Pemberian multivitamin

Hal penting yang perlu dilakukan dalam merawat anakan blackthroat agar rajin bunyi adalah memastikan kondisinya selalu sehat dan benar-benat fit. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan multivitamin seperti BirdVit secara rutin.

Itulah beberapa cara merawat anakan blackthroat agar cepat bunyi untuk masteran dan lomba. Semoga bermanfaat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.