OMKICAU.COM – Jalu yang merupakan putra Pak Dwi Jalu SF Kediri, dalam lingkungannya memang kadang mendapat sebutan bos. Perawakannya memang masih bocah, namun soal hobi dia tahu kerja burung dan tidak, sampai ‘berwenang’ untuk memutuskan mana burung kesayangan yang hendak dibawa berlomba.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Jadi layak jika saat Piala Raja 22 di Yogyakarta kemarin, Ia full senyum karena berhasil membawa pulang selusin tropi bergengsi tersebut.

Bahkan saat menerima pigura berisi piagam penghargaan yanh diberikan oleh Ketum PBI H Bagja Rahmadi didampingi Ketua Pelaksana HM Samsul Hadi, MC di panggung seremonial menyebutnya sebagai generasi penerus dunia peburungan untuk kedepannya.

Jalu Menerima Penghargaan Dari Ketum PBI beserta Ketupel HM Samsul Hadi

Dan sebaliknya, namanya anak kecil, ya wajar, ketika zonk dalam sebuah lomba acapkali tergambar rasa kecewa di raut wajahnya.

Sedangkan Pak Dwi, seperti hari itu, belum mampu juara di kelas utama murai batu, dianggap belum beruntung sembari tergambar rasa tetap optimis menyambut esok hari.

Bos Jalu Dengan Selusin Tropi Berhasil Dibawa Pulang

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Kembali di kelas ekor panjang, Sosro Bahu bareng Halilintar harus berjibaku dalam perolehan tropi yang akhirnya menyumbangkan 3 piala dengan meraih juara 1, 3 dan 10.

Detilnya Sosro Bahu jadi pemuncak kelas Ring Silver Sekar Kedhaton tiket 500 ribu rupiah sedangkan Halilintar berada pada posisi ke 3  kelas Ring Pariwisata B serta juara 10 usai berlaga pada sesi Ring Silver Maharaja G-24  tiket 5 Juta rupiah.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Perisai Koncer Sesi Cendet Jogja Istimewa

Di kelas lainnya Cendet, tim Jalu SF masih dibuat bangga atas kinerja gaco mereka bernama Perisai dengan menempati posisi ke 3 sesi Cendet Jogja Istimewa.

Tidak ingin setengah-setengah, Pak Dwi juga menurunkan amunisinya yang terawat dengan baik yang dikenal dengan sebutan Ramayana, mampu meretas dua kemenangan di kelas PBI D dan E dengan menduduki posisi ke 3 dan 4.

Kompak Selalu Jalu SF Kediri

Dan, yang paling banyak menyumbangkan perolehan tropi hari itu adalah duet Romeo bareng Siliwangi di kelas Kacer dengan meraih  juara 1, 1, 2, 2, 4 dan 4.

Dimana Romeo tercatat nyeri saat diganjar juara pertama sesi kacer Jogja Istimewa serta  Bintang PBI. Sisanya tropi kejuaraan diperoleh saat turun berlaga di kelas Kacer Kedhaton B serta Kacer Kedhaton dengan menjadi runner-up dan posisi ke 4.

Sedangkan 2 tropi Siliwangi didapatkan saat menjadi juara kedua dan empat sesi Bintang PBI serta Sekar Kedhaton A.

Teddy BKS

Sementara itu, di tempat terpisah nampak yang akrab dipanggil Teddy BKS nampak mejeng dengan jumlah tropi hampir setengah lusin jumlahnya hasil turun ke kelas murai batu serta cucak hijau, salah satunya ijo fenomenal berjuluk Ketuyung yang kerap atau rajin membawa pulang tropi kejuaraan bergengsi seperti Piala Raja 22 Yogyakarta kemarin.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.