Seluk-beluk perawatan burung kapas tembak

Burung kapas tembak semula dipelihara untuk dijadikan burung master. Tetapi karena suaranya juga bagus, bervariasi, serta bisa dimaster dengan suara burung lain, kapas tembak mulai “naik kelas” menjadi burung lomba, baik dalam kelas tersendiri seperti lomba-lomba di Sumatera, atau digabungkan dengan cucak jenggot seperti biasa dijumpai di Jawa dan Bali. Jumlah penggemar kapas tembak terus meningkat dari tahun ke tahun. Artikel kali ini mengenai seluk-beluk perawatan kapas tembak, mulai dari pakan dan extra fooding (EF), perilaku buka ekor, hingga pemasteran.

Sepertinya salah satu jenis burung yang juga memiliki banyak penggemar dan tetap eksis hingga bertahun-tahun adalah burung kapas tembak. Burung yang beberapa tahun lalu sempat populer dan banyak dicari penggemar burung di seluruh Indonesia karena suara kicauannya yang bisa bervariasi serta sering di jadikan burung masteran ini, hingga kini masih memiliki penggemar yang tetap setia merawatnya.

[foto: Ari Kurniawan]

[foto: Ari Kurniawan]

Secara umum, perawatan kapas tembak memang tidak jauh berbeda dari perawatan cucak jenggot,  burung dari keluarga cucak (misalnya cucakrowo dan trucukan), dan keluarga cica daun (cucak hijau, cucak ranting). yang tidak lepas dari pemberian buah-buahan seperti pisang dalam menu hariannya.

Namun perbedaan sifat dan karakter membuat perawatan kapas tembak memiliki sedikit perbedaan, juga perhatian tambahan.

SEPUTAR EF UNTUK KAPAS TEMBAK

Kapas tembak yang lebih mudah berbunyi dan memiliki potensi gacor idealnya adalah burung yang sudah terbiasa makan jangkrik dan kroto. Sebab, di alam liar, kapas tembak juga menyukai serangga kecil sebagai pakan tambahan. Adapun pakan utama tetap buah-buahan.

Dalam praktiknya, tidak semua kapas tembak yang dipelihara dalam sangkar menyukai atau tidak terbiasa dengan jangkrik dan kroto sebagai pakan tambahan atau extra fooding (EF).

Lalu, bagaimana jika kapas tembak yang Anda pelihara tidak menyukai jangkrik ? Hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah jika burung sudah gacor atau rajin bunyi tanpa pemberian jangkrik.

Jika burung tidak mau makan jangkrik, maka bisa dicoba serangga pengganti yang sumber protein tinggi, misalnya belalang hijau atau kroto setiap hari. Kalau burung tetap tidak mau, maka satu-satunya jalan yang bisa dilakukan adalah memberikan multivitamin agar kondisinya tetap fit.

Namun, bagaimanapun, jangkrik atau serangga sejenisnya tetap diperlukan sebagai sumber protein. Karena itu, diperlukan pengenalan dan pelatihan agar burung mau makan jangkrik. Berikut cara yang bisa Anda lakukan :

a. Berikan jangkrik dalam cepuk pakan

Metode ini untuk melatih dan membiasakan burung mau makan jangkrik. Caranya, masukkan seekor jangkrik yang terlebih dulu dipotong kepala dan kaki-kakinya ke dalam wadah voer . Dengan demikian, burung akan menganggap jangkrik adalah pakan yang Anda sediakan untuknya.

b. Angkat voer dan buah pada sore hari 

Sore hari, menjelang burung beristirahat, angkat voer dan buah-buahan. Setelah itu sangkar dikerodong, dan biarkan burung beristirahat sampai esok pagi dengan kondisi lampu dimatikan.

Esok pagi, setelah kerodong dibuka, burung jangan dulu diberi voer dan buah, tetapi langsung diberi beberapa ekor jangkrik yang sudah dipotong bagian kepala dan kaki-kakinya. Pemberian bisa langsung menggunakan tangan atau lidi, bisa juga dengan memasukkan jangkrik ke dalam cepuk makannya.

Secara berkala, amatilah apakah burung mau makan jangkrik atau tidak. Jika jangkrik tak disentuh, maka yang bisa dilakukan berikutnya adalah kembali memasukkan voer dan buah. Namun Anda jangan menyerah dulu. Ulangi kembali proses ini pada sore hari (cabut voer dan buah), dan paginya kembali disodori jangkrik.

c. Mencampur jangkrik dengan kroto 

Jika burung kapas tembak menyukai memakan kroto yang diberikan maka hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk melatih burung memakan jangkriknya, dengan cara mencampurkan potongan jangkrik kedalam kroto yang diberikan lalu diaduk hingga rata, dengan cara demikian burung akan terbiasa dengan rasa dan aroma dari jangkrik yang dimakannya.

Menggunakan tepung jangkrik, jika berbagai metode sudah dilakukan tetapi burung tetap tidak mau memakan jangkriknya, maka hal berikut bisa dijadikan sebagai cara terakhir agar burung bisa mendapatkan protein tambahan dari jangkrik yaitu dengan menggunakan tepung jangkrik yang dicampur dengan kroto ataupun voer nya, pencampuran tepung jangkrik dengan voer ini bisa menggunakan voer yang dilembutkan atau voer yang dibasahi dahulu dengan sedikit air agar tepung jangkrik dan voernya bisa bercampur dengan merata.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan jika kapas tembak tidak menyukai jangkrik sebagai menu hariannya. Jika kebetulan Anda memiliki metode lain, silahkan sharing dalam kotak komentar di bagian bawah halaman ini.

EFEK KROTO UNTUK KAPAS TEMBAK

Sudah bukan rahasia lagi jika pemberian kroto sangat bermanfaat pada sebagian besar burung kicauan. Selain bisa menambah stamina, pemberian kroto juga mampu membuat beberapa jenis burung makin bertambah rajin berkicau.

Begitu juga dengan kapas tembak. Stamina mereka akan bertambah dan metabolisme tubuh menjadi lebih lancar kalau pada pagi-pagi hari, burung diberikan kroto segar sebanyak 1 cepuk.

Untuk burung bakalan, pemberian kroto bisa dicampur dengan parutan buah peer. Anda juga bisa mencampur kroto dengan BirdVit, agar kondisinya selalu fit dan merangsangnya cepat bunyi. Untuk mempercepat peningkatan level kicauan, Anda juga bisa mencampur kroto dengan TestoBirdBooster. Suplemen ini juga bisa mengatasi kapas tembak dewasa yang kurang gacor, atau masih ngeriwik saja.

BUAH UNTUK KAPAS TEMBAK

Pemberian buah-buahan merupakan salah satu hal yang wajib diterapkan dalam perawatan harian kapas tembak. Sebab, sebagaimana cucak hijau, cucak jenggot, dan cucakrowo, kapas tembak tidak bisa dilepaskan dari pemberian buah-buahan setiap hari, khusunya  pisang kepok putih yang merupakan makanan favoritnya.

Jika menginginkan kapas tembak  selalu aktif, bersemangat, dan rajin bunyi, pemberian madu yang dioleskan pada pisang juga bisa diterapkan. Tentu saja pemberian madu tidak boleh berlebihan, karena bisa membuat burung cepat birahi atau over birahi yang akhirnya malah menyebabkan burung menjadi jarang berbunyi.

Akan lebih baik lagi jika buah-buahan diberikan secara bervariasi. Misalnya hari ini pisang, besok pepaya, luas apel, dan seterusnya , sambil tetap mengoles tipis madu pada buah-buahan tersebut.

TENTANG PERILAKU BUKA EKOR

Seperti halnya gaya buka sayap pada trucukan, buka ekor pada kapas tembak juga menunjukkan perilaku burung ini dalam menjaga wilayah teritorialnya. Dengan berkicau sambil buka ekor, kapas tembak seolah ingin memberikan bentuk penandaan pada wilayahnya.

Hampir semua burung kapas tembak memiliki perilaku buka ekor, apabila kondisi mereka sudah memenuhi berbagai persyaratan berikut ini :

  • Kondisi fisik yang fit,  tidak kekurangan gizi, dan tidak dalam kondisi mabung atau sakit.
  • Burung sudah mapan. Burung dewasa lebih sering menampilkan perilaku buka ekor. Sedangkan perilaku buka ekor yang ditunjukkan  burung muda masih dalam tahap mempelajari kondisi sekelilingnya. Misalnya ada burung dewasa di dekatnya yang terlihat membuka ekor, maka burung muda biasanya akan mengikuti gerakan tersebut.

Kapas tembak yang berkicau sambil buka ekor memang terlihat lebih gagah dan atraktif. Apalagi jika hal itu ditunjukkan dalam lomba, maka bisa memberikan nilai tambah bagi burung tersebut.

Untuk melatih kapas tembak agar mau buka ekor, sebenarnya cukup mudah. Yaitu selalu menjaga kondisi dan kesehatannya, dan sering melatihnya dengan burung yang lebih mapan setidaknya seminggu sekali.

 

PEMASTERAN KAPAS TEMBAK

Kapas tembak termasuk burung yang pintar meniru suara burung lainnya. Suara siulannya memang sepintas mirip suara burung kacer, meski mereka tak pernah ditempel burung tersebut. Tetapi jika kapas tembak lebih sering dimaster dengan burung lain yang gacor, misalnya cililin, kenari, lovebird, maupun serindit, maka suaranya akan lebih dahsyat lagi.

Berikut ini beberapa suara burung kapas tembak yang bisa didengar dan download untuk melengkapi koleksi kicauan Anda:

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

There are 11 comments

  1. rely abenk

    om apakah kapas tembak sama dng cucak jenggot..soalnya saya mau beli dari dulu nanya2 k pdgang sllu dikasih jenggot..smpai skatang blm ksmpaian punya..malh jenggot udah 5x pnya..

  2. wawan

    kapas tembak saya macet om, gimana cara atasinya ya?
    kalo dimasukin tangan ke sangkar langsung di patuk, apa over birahi ya om? sayap juga terlihat turun dan nyekukruk.

Komentar ditutup.