Nyaris seluruh kenarimania sepakat, ada baiknya mencoba kelas terpisah, dengan harga tiket murah tapi hadiah dibuat menarik. Apa kata mereka tentang pro-kontra kenari besar atau bongsor di arena lomba?
Warjo dari IKPBS: Kalau dipaksakan jadi satu kelas, umumnya (kenari kecil) kalah. Ada kalanya burung kecil juga punya volume yang tak kalah, tapi secara umum kan memang kalah, jadi saya kira meniru model pleci layak dipertimbangkan.
Mr Bagya, tokoh kenari Jogja: Siap memberikan support untuk kembali memajukan kenari lokal atau kenari kecil.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Mr Untung dan Bang Yos: Oke, besuk di even Putra SH Cup pada 1 April dipastikan jadi even percontohan kelas khusus kenari kecil. Tiket 20 ribu, hadiah sementara kita samakan dengan pleci, mulai 300.000. Kalau ada sponsor lain, bisa kita tambahi hadiahnya.

Mac KMYK: Akan kita pertimbangkan. Tapi secara pribadi saya setuju. Kalau kita bisa membuat trend pleci, kenapa tidak dengan kenari kecil. Apalagi kalau ada sponsornya, saya optimis bisa jalan.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Budi KM, pegiat di Papburi Klaten: Papburi Klaten akan kembali membuka kelas kenari kalitan. Faktanya, banyak pemilik kenari kecil merasa kurang diperhatikan, tidak pede, bila harus bertarung dengan kenari bongsor. Memang, kalau pakai istilah kenari lokal, sesungguhnya masih ada kesulitan untuk memastikan klasifikasinya. Tak ada patokan yang fix dan matematis.

Sigit Monjali, pemerhati dan breeder kenari: Supaya banyak kenari yang selama ini disimpan di rumah bisa dibawa ke arena lomba. Sepertinya bakal ramai lagi. Biar adil, semestinya para breeder dan tokoh kenari bisa memberikan support dalam bentuk sponsorship. Tunjukan bila kita punya kepedulian untuk meramaikan dunia kenari yang sudah diproduksi negeri sendiri.

Antok Sanglah, Bali: Bikin saja dua kelas agar kenari lokal peminatnya banyak dan bisa bermain.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Triyanto Pendawa Enterprise Bali: Untuk mengangkat pamor kenari di arena kontes membutuhkan peran serta semua pihak. Baik dari penyelenggara, pemain, peternak kenari, produsen pakan kenari, maupun pedagang kenari. Terpenting adalah bagaimana tim juri selalu memberikan penilaian sebaik-baiknya agar pemain merasakan keadilan. (Selesai-Agrobis Burung)

Artikel terkait:

  1. Kenari kecil vs bongsor (1): Pasar lokal “dijegal”, trend disetir importir?
  2. Kenari kecil vs bongsor (2): Mengejar trend dan gengsi
  3. Kenari kecil vs bongsor (3): Klasifikasi kenari sumir dan rancu
  4. Kenari kecil vs bongsor (4): Lokal lebih rajin dan gampang tampil
  5. Kenari kecil vs bongsor (5): Juri enggan melirik kenari lokal?
  6. Kenari kecil vs bongsor (6): Para EO & kenari mania sepakat kelas dipisah

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

-7.550085110.743895