Lama mabung yang dialami seekor murai batu (MB) bervariasi, tetapi rata-rata 3 – 5 bulan. Banyak metode yang dapat dilakukan dalam pengaturan pakan, khususnya extra fooding (EF), untuk murai batu yang sedang mabung. Tips kali ini mengenai cara Om Dian, perawat murai batu khusus lomba, dalam mengatur EF ketika murai batu yang biasa dilombakan mabung. Semoga bisa menjadi salah satu referensi bagi Anda jika suatu saat MB yang biasa dilombakan memasuki masa mabung.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Murai batu membutuhkan pakan berprotein tinggi selama mabung.

Om Dian merupakan perawat murai batu yang cukup dikenal di daerah Blitar. Saat ini dia dipercaya merawat murai batu Satu Jiwa milik Mr Wahyudi di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Karena masa mabung berlangsung cukup lama, maka banyak kemungkinan yang bisa terjadi, dan itu sangat tergantung dari perawatan selama burung menjalani proses alami tersebut. Sebagian burung lomba bisa memiliki performa sebaik sebelum masa mabung, bahkan ada juga yang suaranya makin kristal. Namun, sebagian lagi justru mengalami penurunan performa, bahkan sampai macet bunyi.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Berbeda dari perawatan MB mabung yang dilakukan sebagian kicaumania, Om Dian sama sekali tak memandikan burung selama masa mabung tersebut. Tujuannya agar proses pergantian bulu lebih aman, karena dikhawatirkan air yang masuk melalui pori-pori kulit bisa mempengaruhi metabolisme tubuh burung pada masa mabung. Sangkar tetap full kerodong, namun seminggu sekali kerodong dibuka untuk membersihkan kotoran di dasar sangkar.

Untuk mempertahankan kualitas suara, Om Dian biasa memberikan kroto dalam jumlah tak terbatas (ad libitum). Artinya, burung berkesempatan menyantap kroto kapan pun dia mau. Untuk itu, stok kroto harus selalu disiapkan dan selalu dalam keadaan segar dan bersih.

Fungsi kroto yang diberikan secara ad libitum ini untuk mempertahankan kondisi birahi murai batu, agar tidak terlalu drop saat mabung. Inilah kunci utama, mengapa burung-burung lomba umumnya tetap memiliki performa suara yang bagus, bahkan makin bertambah bagus.

Kroto merupakan bahan pakan berprotein tinggi. Burung mabung membutuhkan protein tinggi, karena 90% bahan yang digunakan untuk pertumbuhan bulu baru berasal dari keratin, salah satu jenis protein. Selain itu, pada burung mabung, total protein yang dikonsumsi per hari akan dicurahkan untuk segala hal yang berkaitan dengan proses molting. Selebihnya untuk menunjang fungsi tubuh lainnya.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

“Namun voer juga tetap selalu tersedia, jangan sampai terlambat. Dengan demikian, murai batu yang sedang mabung berkesempatan memilih jenis pakan yang disukainya. Air minum juga mesti dijaga kebersihan dan higienitasnya,” kata Om Dian.

Nah, selain voer dan kroto, yang tidak kalah penting adalah menyetel kebutuhan jangkrik. Selama ini, dia memberikan 5 ekor jangkrik di pagi hari, kemudian 5 ekor lagi pada sore hari, untuk burung yang mabung.

Yang menjadi persoalan, pemberian kroto terkadang akan berdampak pada peningkatan birahi MB. Tetapi kalau kroto tidak diberikan full,  biasanya akan mempengaruhi kualitas suara pasca-mabung. Karena itulah, Om Dian tetap memberikan kroto secara tak terbatas, namun diimbangi dengan menu ulat kandang secukupnya.

“Pasokan ulat kandang tidak bisa dihentikan. Sebab saat mabung, menunya full kroto dan jangkrik. Pemberian kroto yang full sepanjang hari tentu membuat birahinya meningkat. Untuk meredamnya harus diberi ulat kandang,” ujarnya, seperti dikutip Tabloid Agrobur.

Dengan setelan kroto, jangkrik, dan ulat kandang seperti itulah, murai batu lomba yang dirawat Om Dian rata-rata bisa kembali ke top form, beberapa minggu setelah mabung.

Catatan Om Kicau

Dalam beberapa kasus, pemberian ulat kandang pada murai batu yang mabung dapat menyebabkan suara burung menjadi serak. Ciri MB yang serak antara lain:

  • Suara tidak mengkristal dan pecah.
  • Nafas burung terlihat tersengal-sengal.
  • Lubang hidung (nares) tersumbat oleh lendir yang mengering.

Namun sebagian perawat tetap menggunakan ulat kandang untuk menstabilkan kerja murai batu, sebagai konsekuensi logis dari pemberian kroto secara tak terbatas. Karena itu, sebagai langkah pencegahan, Anda bisa menggunakan BirdMolt-Pre pada saat burung ngurak hingga ambrol, dan BirdMolt-Post saat mulai tumbuh tunas batu hingga selesai mabung.

Bagi Anda yang tidak menggunakan terapi BirdMolt-Pre maupun BirdMolt-Post, kemudian suara murai batu menjadi serak, solusinya yang dianjurkan adalah mengobati gangguan pernafasannya. Sebab, jika tidak, burung akan mengalami penurunan performa suara selepas mabung, sebagaimana sering dikeluhkan para MB mania selama ini. Untuk pengobatan burung serak maupun gangguan pernafasan lainnya, silakan cek di sini.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.