Mungkin sebagian dari Anda masih asing mendengar nama murai batu arung. Wilayah persebarannya sangat luas, mulai dari Afrika, Eropa, hingga Asia. Apakah suaranya sehebat murai batu? Tipe suaranya berbeda, di mana murai batu arung memiliki siulan merdu dan cenderung parau. Burung ini termasuk dalam genus Monticola, dengan nama spesies Monticola solitarius. Adapunmurai batu dan kacer termasuk dalam genus Copsychus. Tetapi ketiganya berasal dari anggota famili yang sama, yaitu Turdidae. Dalam literatur perburungan internasional, murai batu arung disebut sebagai blue rock thrush

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Burung murai batu arung atau blue rock thrush

Di Indonesia, burung ini hanya dijumpai menetap di wilayah utara Sumatera, itupun hanya murai batu arung ras madoci. Namun murai batu arung dari ras lainnya sering bermigrasi ke wilayah Indonesia pada musim dingin, antara lain di Kepulauan Natuna, wilayah utara Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Murai batu arung terdiri atas enam subspesies atau ras, dengan wilayah persebaran dan area migrasi yang berbeda, yaitu :

  • Monticola solitarius solitarius: habitat di wilayah baratlaut Afrika, wilayah selatan Eropa, wilayah utaraTurki dan Transkaukasia. Pada musim dingin, mereka bermigrasi ke wilayah utara Afrika utara Jazirah Arab.
  • Monticola solitarius longirostris: habitat di Yunani, wilayah barat dan selatan Turki, Levant, Tien Shan, hingga wilayah baratlaut Himalaya. Saat musim dingin tiba, mereka bermigrasi ke wilayah utara India dan timurlaut Afrika.
  • Monticola solitarius pandoo: habitat di wilayah tengah Himalaya, wilayah timur dan tengah China, dan wilayah utara Vietnam. Di musim dingin, mereka bermigrasi ke Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Sunda Besar (Sumatera, Kalimantan, Jawa).
  • Monticola solitarius philippensis: habitat di wilayah timur Mongolia, timurlaut China, Korea, Jepang, dan wilayah utara Filipina (Pulau Batanes). Mereka sering bermigrasi ke wilayah tenggara China, Filipina, dan Indonesia.
  • Monticola solitarius madoci: habitat di wilayah  selatan Thailand, Semenanjung Malaysia, dan wilayah utara Sumatera.

Perbedaan jantan dan betina

Penampilan fisik murai batu arung sekilas mirip dengan burung ciung batu. Hanya saja, tubuhnya berwarna abu-abu kebiruan yang buram, dengan sisik-sisik samar berwarna hitam dan keputihan.

Seperti halnya burung-burung migran lainnya seperti anis siberia dan anis kuning, jenis kelamin murai batu arung bisa dibedakan dari corak dan warna bulunya. Burung jantan memiliki warna bulu abu-abu kebiruan dengan sisik samar yang berwarna hitam. Bulu burung jantan makin jelas dan lebih terang begitu memasuki musim kawin.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Sedangkan burung betina memiliki tubuh bagian atas yang berwarna abu-abu tersapu kebiruan, dan tubuh bagian bawah berwarna hitam penuh. Adapun sisik-sisiknya pada bulunya berwarna kuning tua. Untuk lebih jelasnya, silakan perhatikan dua gambar di bawah ini.

Murai batu arung jantan dalam kondisi breeding.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Murai batu arung betina

Habitat dan karakter

Murai batu arung biasanya bermigrasi ke Indonesia mulai September hingga Mei. Mereka menyukai daerah pesisir pantai yang berbatu, daerah dekat permukiman penduduk di perkotaan maupun pedesaan, daerah terbuka, hutan sekunder, dan lahan pertanian bersemak.  Mereka sering bertengger secara mencolok di atas batu, atap rumah, tiang, dan pohon mati, sebelum menerkam serangga mangsanya di tanah.

Seperti halnya burung anis / cacing, murai batu arung juga menyukai cacing tanah dan belalang, terkadang terlihat memangsa kadal dan hewan-hewan kecil lainnya.

Jika kebetulan Anda memiliki burung ini, perawatan yang bisa diberikan mirip dengan perawatan ciung batu (silakan cek artikelnya di sini). Karena termasuk burung pemalu, maka agar cepat bunyi sebaiknya sangkarnya digantung di tempat yang tenang.

Berikut ini beberapa suara murai batu arung yang bisa Anda dengar atau diunduh untuk koleksi suara burung Anda:

Download

Download

Semoga  bermanfaat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.