Berapa lama hidup murai batu? Berdasarkan beberapa referensi, murai batu di alam liar hanya dapat bertahan hidup selama 7 tahun. Tetapi dalam perawatan manusia, umur hidupnya bisa diperpanjang menjadi 10 – 15 tahun. Lama hidup ini bisa diperpanjang karena adanya faktor perawatan, termasuk kualitas pakan dan manajemen kesehatan. Kali ini Om Kicau ingin menunjukkan fakta mengenai MB lanjut usia, terutama soal performa suaranya, berdasarkan pengamatan pada Suara Sakti milik Andy Donk Jogja dan Ballet Dancer milik David de Souza.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Perawatan rutin dan konsisten (ajeg) bisa membuat performa murai tua tetap prima.

Akhir tahun 2012, Om Kicau pernah menulis artikel mengenai murai batu legendaris Suara Sakti (SS). Ada beberapa data penting yang dapat dicatat pada murai batu tersebut, antara lain :

  • SS sudah berlomba selama 15 tahun, dengan prestasi sangat fenomenal: 162 kali juara 1 (ingat, juara 2 dan seterusnya tidak dihitung ya).
  • Jika SS paling cepat dilombakan sejak selesai mabung pertama, maka umurnya ketika artikel tersebut dibuat (Desember 2012) adalah 16 tahun, atau saat ini (September 2013) berumur sekitar 17 tahun.
  • Setelah Om Kicau menulis artikel tersebut, Suara Sakti masih aktif dilombakan, dan terus mencetak prestasi, entah sebagai juara 1 maupun masuk daftar tiga besar, lima besar, atau 10 besar.
Om Andy Donk bersama murai legendaris Suara Sakti

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

—-

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Dalam sebulan terakhir ini pun, Suara Sakti masih mencatat prestasi bagus, antara lain runner-up di Kelas Ondel-Ondel dalam even nasional Royal Cup 2013 (25/8). Bahkan dalam Lomba Burung Berkicau Piala Gubernur Lampung, 8 September lalu, burung ini dua kali menjadi juara 2, masing-masing di Kelas Gubernur (kelas utama) dan Bintang, serta juara 7 di Kelas Tapis Berseri. Luar biasa sekali !

Bisa dikatakan, Suara Sakti menjadi satu-satunya murai batu tertua dengan prestasi paling fenomenal yang pernah ada di Indonesia, bahkan di dunia. Om Andy Donk melakukan ikhtiarnya, berupa perawatan cermat dan konsisten, sehingga masa hidup burung dapat diperpanjang, melebihi umur harapan hidup yang rata-rata hanya sekitar 10-15 tahun dalam rawatan manusia, atau 7 tahun di alam liar.

Hebatnya, Om Andy Donk tidak menitipkan burung ini kepada perawat, apalagi sampai dititipkan ke luar kota, tetapi dirawatnya sendiri di Jogjakarta. Kuncinya memang bukan pada setelan extra fooding (EF) untuk SS, melainkan apakah setelan itu sudah sesuai dengan karakter burung.

Selain itu, kunci utama lainnya adalah perawatan yang konsisten alias ajeg / tak berubah-ubah, ketika burung sudah nyaman dengan perawatan yang kita berikan. Kenyamanan ini antara lain dapat dilihat dari prestasinya selama ini. Sebab burung yang tidak nyaman tak mungkin dapat berprestasi di lapangan.

Om Andy nyaris tak pernah mengubah pola makan gaconya. Setiap hari, yang dilakukannya terhadap SS ya “begitu-begitu saja”, seperti mandi dua kali sehari, jangkrik 5 ekor pagi dan 5 ekor sore. Kroto iberikan setiap hari. Menjelang lomba, menu jangkrik ditingkatkan menjadi 7 / 7.

Suara Sakti bisa diibaratkan sebagai penyanyi dengan performa suara yang relatif stabil hingga masa tuanya. Kalau diibaratkan pada manusia, dia serupa Titik Puspa dan Waljinah di Indonesia, atau Mick Jagger dan Frank Sinatra di mancanegara. Tetap joss meski sudah berusia lanjut.

Sayangnya, hingga kini Om Kicau belum dapat memperoleh audio dan video murai batu Suara Sakti. Meski demikian, torehan prestasinya sepanjang tahun ini sudah menjelaskan betapa gaco tua ini tidak mengalami penurunan performa suara secara drastis.

Video murai batu Ballet Dancer

Hal ini juga dijumpai pada Ballet Dancer (BD), murai batu hasil penangkaran Om David de Souza yang saat ini berumur 12 tahun. BD adalah anakan dari Godfather, salah satu induk jantan terbaik yang pernah dimiliki Om David dan sekarang sudah menghasilkan beberapa generasi indukan berkualitas lainnya.

Berikut ini dua video aksi murai batu Ballet Dancer, sekadar menunjukkan betapa perawatan harian, pakan berkualitas, dan manajemen kesehatan bisa mempertahankan performa suaranya.