LRJ: New Star hattrick untuk ketiga kalinya

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Tidak sia-sia Mr Kusman (Ciamis) merogoh kocek sebesar Rp 200 juta untuk memboyong anis merah New Star dari tangan pemilik lama, H Adang (Purwakarta). Begitu diturunkan pada EB-Odjoss Award atau Seri 8 Liga Ronggolawe Jabar (LRJ) di Singaparna, Tasikmalaya, Minggu (6/10), New Star kembali mencetak hattrick. Ini merupakan hattrick ketiga bagi New Star di LRJ, setelah sebelumnya mencatat prestasi serupa pada Seri 5 di Cianjur (15/9) dan Seri 6 di Cikampek (22/9).

Dibandingkan dengan beberapa seri terdahulu, even yang digelar di samping Hotel Dewi Asri, Jalan Raya Singaparna – Tasikmalaya, kali ini agak sepi dari peserta. Boleh jadi, ini merupakan ekses dari pemindahan lokasi yang sebelumnya direncanakan di Sumedang. Namun, peserta sekitar 500an ekor burung bukanlah angka yang buruk.

Kemenangan anis merah New Star, bahkan memborong tiga gelar juara 1, membuktikan betapa gaco ini tetap stabil meski harus berganti pemilik. Sejak semula, Mr Kusman sudah yakin dengan performa New Star. Dalam jangka menengah, dia berencana menjadikan burung ini sebagai anis merah terbaik nasional.

Anis merah New Star
H Adang (kiri), Mr Kusman (kanan), dan AM New Star. (Foto: Agrobur)

—-

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

“Persaingan di Liga Ronggolawe Jabar sangat ketat, dan ini menjadi ajang pemanasan bagi New Star menghadapi even-even nasional yang bakal diikutinya mulai akhir tahun ini, atau awal tahun depan,” kata Mr Kusman, yang juga ketua umum Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Ciamis.

Hattrick di Singaparna membuat poin New Star bertambah 300, sehingga kini mengoleksi 1220 poin, selisih 160 poin dari pimpinan klasemen sementara, yang tetap dipegang Selebriti milik H Ojon dari Bandung. Selebriti hanya memperoleh tambahan 60 poin hasil dari sekali juara 3, dengan total poin 1380.

Jika New Star mampu mempertahankan kestabilan prestasinya, bukan tidak mungkin dalam Seri 9 di Subang, Minggu (13/10) mendatang, burung ini bakal mengambilalih pimpinan klasemen LRJ di kelas anis merah. “Minggu depan, New Star siap menambah poin lagi dalam Seri 9 di Subang,” ungkap Mr Kusman optimistis.

Kenari Torpedo “kudeta” Hanoman

Persaingan di kelas kenari makin sengit, ditandai dengan perubahan puncak pimpinan klasemen. Jika dua pekan sebelumnya Hanoman, gaco milik Drs Kusnadi dari Fox-36 Bandung nangkring paling atas, kini posisinya dikudeta kenari Torpedo milik H Asep Alba dari Garut.

Kudeta terjadi setelah Torpedo menambah 160 poin, hasil dari sekali juara 1 dan sekali juara 3. Total poin yang diperoleh Torpedo kini menjadi 920. Adapun Hanoman hanya memperoleh tambahan 80 poin, sehingga total poin menjadi 900. Hanya berselisih 20 poin, dan masih sangat mungkin terjadi kudeta balasan.

Bahkan, selisih antara peringkat 1 dan 3 (Terminator) juga sangat tipis, hanya 50 poin. Terminator (860 poin), burung milik Uji Jon Tos (Bandung), naik satu undakan setelah meraih hasil mengesankan di Singaparna, yaitu sekali juara 1 dan sekali juara 2.

Apalagi peringkat 3 sebelumnya, Ratu Laut milik Salim (Bandung), kembali absen dan harus diganjar penalti -60 poin. Ini adalah penalti kedua setelah yang diterima Ratu Laut, sehingga poinnya tinggal 640 dan melorot ke peringkat 4.

Murai batu Gobi juga cetak hattrick

Kru Yadi Suzuki
Kru Yadi Suzuki bersama Gobi.

Hattrick bukan hanya dilakukan anis merah New Star. Murai batu Gobi andalan Yadi Suzuki (Cirebon) juga meraih prestasi serupa. Tambahan 300 poin makin mengokohkan posisinya di puncak klasemen sementara, dengan total 1200 poin.

Namun, posisinya belum terlalu aman. Lion King, yang dua pekan sebelumnya di peringkat teratas, terus saja membayangi. Pada Seri 8 di Singaparna, burung milik Erick (Kawalu-Tasik) ini menambah 120 poin, hasil sekali juara 2 dan sekali juara 4.

Yang justru memperoleh tambahan poin cukup besar, selain Gobi, adalah murai batu Si Madu milik Ferry dari Bandung. Peringkat ketiga klasemen sementara ini berhasil dua kali menjadi runner-up, dan sekali juara 4 sehingga koleksi poin bertambah 200, dan kini total poin menjadi 580.

Si Madu tetap di peringkat tiga, namun mulai menjauh dari kejaran peringkat 4, yaitu murai batu Vidi (380 poin) milik Wawan / Yana dari Bandung. Sebelumnya, hingga Seri 7, kedua burung sama-sama mengumpulkan 380 poin.

Di kelas lovebird, Alphard milik Iwan TB Cirebon masih kokoh di puncak klasemen, meski kemarin tak berhasil memenangi satu sesi kelas. Dari tiga kelas, Alphard hanya berhasil menjadi juara 2 dan juara 5, sehingga memperoleh tambahan 100 poin, dan kini mengoleksi total poin 1320.

Posisinya mulai terancam lovebird DJ milik Agus Lurah (Wanaraja BC), yang kemarin meraih double winner. Satu sesi lagi dimenangi Dewi Malam milik H Sunara (Bandung). DJ dan Dewi Malam berada di peringkat 2 dan 3 klasemen sementara, masing-masing dengan total poin 1280 dan 620.

Lovebird Alphard
Lovebird Alphard terus bertahan di puncak klasemen LRJ.

—-

Seri 9 Liga Ronggolawe Jabar akan digelar di Terminal Ent & Suara Alam, di depan Terminal Subang, Minggu, 13 Oktober mendatang. Persaingan dipastikan bakal makin seru.

—-

Panitia LRJ Seri 8 Tasikmalaya
Panitia EB-Odjoss Award / Seri 8 LRJ, Tasikmalaya. (Foto: Ebod Jaya)

—-

KLASEMEN SEMENTARA LRJ 2013

(8 Seri: Cirebon-Tasikmalaya-Garut-Bandung-Cianjur-Cikampek-Sukabumi-Tasikmalaya)

—-

ANIS MERAH
1.   Selebritis H. Ojon Bandung

1380

2.   New Star Mr. Adang Purwakarta

1220

3.   Bintang H. Sunara Bandung

740

4.   Rossy Charles Guntur BC Garut

460

5.   Dragon Heri Tan-Tan Bandung

260

6.   Pangeran Muda Geri Sukabumi

180

7.   Kuda Laut Acong Sukaraja

160

8.   Red Label Deded Bintaro

160

9.   Patas Joseph Kuningan

160

10. Anak Kecil Mung Sukabumi

140

MURAI BATU
1.   Gobi Yadi Suzuki Cirebon

900

2.   Lion King Erick-Kawalu Tasik

880

3.   Si Madu Fery Bandung

580

4.   Vidi Wawan/Yana Bandung

380

5.   Zeus Istono Raider Team

320

6.   Charly E8 SF Cirebon

260

7.   Biang Kerok WWY Purbalingga

240

8.   Jegger H. Uning Cahaya Tani Grt

200

9.   Kiatsu Yadi Ekajaya Sumedang

200

10. Bogel H Memey Tasikmalaya

160

KENARI STANDAR
1.   Torpedo H. Asep Alba Garut

920

2.   Hanoman Drs. Kusnadi Fox 36 Bdg

900

3.   Terminator Uji Jon Tos Bandung

860

4.   Ratu Laut Salim Bandung

640

5.   Dancer Fadil/Agus Bandung

620

6.   Dozer Adi Garut

340

7.   Nikita Daden Bandung

240

8.   Pusaka Dewa Yoga Edy Margahayu Raya

180

9.   Batosai Cakra SF Cirebon

160

10. Bruno Maher BC Kuningan

120

LOVEBIRD
1.   Alphard Iwan TB Cirebon

1420

2.   DJ Agus Lurah Wanaraja BC

1280

2.   Dewi Malam H Sunara Bandung

620

4.   Karmila Heri Tan-Tan Bandung

580

5.   Ulah H. Aang Lembang

480

6.   Kamasutra Acid Lembang

460

7.   Roket H. Ojon Bandung

300

8.   Syahrini H. Mansyur Jakarta

300

9.   Virus Tommy Baladewa Koploba Bandung

180

10. Hello Kitty Gety LBM Team

160

Selamat kepada para pemenang, tetap semangat untuk peserta lainnya.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

10 Comments

    • Iya Om, semua data tentang Om Ferry yang sebelumnya ada embel-embel Koploba akan kita hapus. Terima kasih koreksinya. Kalau tidak diingatkan sendiri, kita tidak pernah tahu, karena nama yang tercantum di ebod jaya selalu begitu. Sekali lagi, mohon maaf, dan sukses selalu.

    • Maaf Om, tidak pernah secuil pun terniat untuk sentimen atau tidak. Semua data mengacu pada data yang dikeluarkan ebod jaya.
      Tapi makasih masukannya, nanti kami cek lagi. Sukses untuk Om Ferry, sukses untuk Si Madu.

  1. asslm mas, saya mau tanya boleh ya. Saya msih pemula dalam memelihara burung. Saat ini saya memelihara burung trucukan dan pleci. tiap hari jam 5 subuh sy keluarkan utk diembunkan diluar. jam 6 lewat sy mandikan dengan semprotan sampai basah kuyup. setelah itu sy angin2kan diteras dan beri makan pisang kepok campur susu dancow campur voer top song. smua sy lumatkan jadi satu dan sy taruh di tempat makan. sorenya plng kantor sy mandikan lg sekitar jam 4. lalu sy angin2kan. Jam 5 sy kerodong dan sy taruh diteras rumah. tiap jam 4 pagi si trucuk hanya bunyi ngeriwik saja setalah itu tdk ada lg suaranya begitu pula dengan si pleci. mohon sarannya dong supaya burung trucuk dan pleci itu cepat bunyi. Makasih. utk catatan menurut si penjual kelaminnya jantan dua2nya. Klu pleci ekornya berbentuk V. tapi kecil banget kayanya bodinya.

    • Lepas atau patah? Pada tahap awal, tentu mempengaruhi daya cengkeramnya pada tangkringan. Tetapi jika Om Marsi melihat burung masih nyaman di tangkringan, berarti tidak masalah. Kalau sering turun tangkringan, boleh jadi itulah pengaruhnya.
      Namun, kuku patah akan tumbuh dengan sendirinya. Tinggal didoping mineral kalsium saja.

Komentar ditutup.