Cinere Enterprise: Nikmatnya lomba tanpa teriak

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Sampai saat ini, Cinere Enterprise binaan Sopyan dan kawan-kawan konsisten mengemas latber / latpres tanpa teriak. Latber digelar rutin setiap Sabtu siang di Jalan Sadar Raya (belakang Bens Radio), Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sebulan sekali digelar latpres spesial di lokasi dan hari yang sama, dengan kemasan lebih istimewa. Lomba tanpa teriak terasa lebih nyaman bagi penonton, pemain, juga panitia dan juri yang bekerja.

Latber Cinere Enterprise
Suasana latber di Cinere Enterprise Jakarta Selatan, Sabtu (25/1).

Memang, butuh edukasi terus-menerus dari semua pihak, disertai ketegasan panitia dalam menegakkan aturan tanpa teriak. Butuh pula kesadaran dan kedewasaan diri pada setiap pemain, khususnya joki, agar mau menghilangkan perilaku buruk tersebut

Jangan sampai “non-teriak” hanya tertulis pada brosur dan ucapan panitia saja, sementara fakta di lapangan menunjukkan justru suara teriakan pemain dan joki lebih dominan. Kan aneh. Ini lomba burung bro, bukan lomba teriakan manusia !

Sopyan Cinere Enterprise
Sopyan: Butuh kesadaran bersama.

Cinere Enterprise hanyalah segelintir event organizer (EO) di Jabodetabek yang berhasil menegakkan aturan non-teriak. Kebiasaan ini juga sukses diterapkan di Kukilo Pageraji Purwokerto, serta beberapa even di Sampit (Kalimantan Tengah) terutama yang diadakan Om Syaifudin Zuhri.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Cinere Enteprise dengan tegas melarang pemain dan joki berteriak, baik dalam latber atau lomba. “Ini sudah harga mati, tanpa kecuali. Semuanya untuk kenyamanan kita bersama. Sebab teriakan bisa mengganggu kinerja juri dan peserta lain,” ungkap Sopyan yang tidak segan-segan menghardik peserta yang berteriak.

Aturan ini sebenarnya bukan hal baru. Sejak masih di lapangan lama (Jl Pepaya), Cinere Enterprise sudah menetapkan aturan tersebut. Terbukti para peserta merasa lebih nyaman menikmati burung tanpa gangguan teriakan dari peserta lain.

Ketegasan ini patut dicontoh EO lain, agar suasana lomba lebih tertib dan nyaman. Sebab beberapa gelaran besar, bahkan rangkaian lomba kelas regional, pun masih diwarnai oleh budaya teriakan joki dan pemain.

Bajak Laut dan Bolang doubler winner

Kenyamanan suasana lomba di Cinere Enterprise itu tetap terlihat dalam gelaran terakhir, yaitu latber rutin Sabtu (25/1) lalu. Juri- juri pun bisa memberi penilaian secara mandiri, tanpa ada tekanan dari pihak manapun, termasuk teriakan pemain yang kerap menyebut nomor gantangan.

Alhasil, beberapa burung debutan pun bisa mencorong prestasinya. Misalnya kacer Bajak Laut milik Yoga (Jakarta) dan cucak hijau Bolang milik Gunawan (Jagakarsa), yang sama-sama meraih double winner.

Dua gelar juara kelas lovebird dibagi rata untuk Ningsih milik Wahyu dan Cantik besutan Jupri (Wong Cilik SF).

Begitu pula tiga kelas murai batu, yang dimenangi tiga burung berbeda. Sakera milik Matsuin (Jakarta) sukses menjuarai Kelas Mega Bintang, disusul Jack Daniel milik Trie (Kobac Team) di posisi runner-up.

Tetapi Jack Daniel nmampu menjuarai Kelas Bintang A, diikuti Rinjani gacoan A’ad dari Ciganjur. Adapun murai batu Cilok, gaco andalan Andri (Jagakarsa Team), menjuarai Kelas Bintang B.

A;ad dan MB Rinjani
A’ad menguji murai batu Rinjani.

Meski Rinjani hanya menjadi juara 2, Om A’ad yakin gaconya bakal mengorbit dalam berbagai even mendatang. Dia sudah lama main di kelas murai batu, dan sekarang aktif pula main di kelas lovebird, dengan andalan utamanya bernama Balita. (d’one)

Hasil Latber Cinere Depok (Sabtu, 25 Januari 2014)

Lovebird Mega Bintang
1.Cantik Jupri Wong Cilik SF
2.Mok mok Heru Jakarta
3.Beby Ledhi Jakarta
4.Srikandi Yaya Jakarta
5.Enji Taufik Jakarta
6.Amanda Mahmud Fauzi Jakarta
Lovebird Bintang A
1.Ningsih Wahyu Jakartsa
2.Cantik Jupri Wong Cilik SF
3.Enji Taufik Jakarta
4.Debora Zaenal Depok
6.Mokomok Heru Jakarta
7.Larasati Eko Jakarta
8.Beauty Alfin Andara SF
10.Ina Mahmud Fauzi Jakarta
Kacer Bintang A
1.Bajak Laut Yoga Jakarta
2.Kasep H Toto/Bhoval Jakarta
3.Bara Bara Jakarta
Kacer Bintang B
1.Bajak Laut Yoga Jakarta
2.Mox Ricky Damai Team
Cucak Hijau Mega Bintang
1.Bolang Gunawan Jakarta
2.Kaisar Wagito Jakarta
3.Kickers Aloy Jakarta
4.Mata Dewa H Wildan Kobac Team
5.Ronggo A’ad Jakarta
6.Narsi Kebod Jakarta
Cucak Hijau Bintang
1.Bolang Gunawan Jagakarsa
2.Kliwon Madi/Aldi Depok
3.Mata Dewa H Wildan Kobac Team
4.Kickers Aloy Jakarta
Murai Batu Mega Bintang
1.Sakera Matsuin Jakarta
2.Jalu Sakti Ismail Jakarta
3.Jack Daniel Trie Kobac Team
5.Langit Ronny Jagakarsa Team
Murai Batu Bintang A
1.Jack Daniel Trie Kobac Team
2.Rinjani Aad Jakarta
Murai Batu Bintang B
1.Cilok Andri Jagakarsa Team
Kenari Bintang
1.Siliwangi Risno Jakarta
3.Kenzo Rendy/Rezky Jakarta
Kenari
1.Kenzo Rendy/Rezky Jakarta
Cucak Jenggot Bintang
1.Venus VDA Aviary Jaya Jakarta
Cucak Jenggot
1.Pigasus Budi Intan Team
2.Venus VDA Aviary Jakarta
Ciblek
1.Semprul Jampes Kobac Team

Selamat kepada para pemenang, tetap semangat untuk peserta lainnya.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

  1. belum lama saya kesana masih saja ada yang teriak-teriak peserta lain, apa lagi di kelas murai dan lovebird…berisik! hadeuhhh….

Komentar ditutup.