Kemenangan ganda (double winner) kenari Tomcat di ajang Ebod Canary Fiesta Jakarta, Minggu (7/9), menjadi pembuktian kesekian kalinya mengenai kenari kecil yang mampu mengalahkan kenari besar. Kenari Tomcat milik Yunus H dari Candra Baga ini bukan hanya menjuarai kenari standar kecil, tapi juga standar umum yang diikuti pula sejumlah kenari-kenari bongsor.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Ebod Canary Fiesta yang digelar Arcici Bird Contest binaan Om Bobby KCI di lapangan Cempaka Arcici Club, Jl Cempaka Putih Barat XXVI, Jakarta Pusat, memang tak begitu diluberi peserta.

Maklum, banyak kicaumania Jabodetabek yang ngeluruk ke Jogja untuk mengikuti even kolosal Piala Raja 2014 di Taman Candi Prambanan.

Namun, persyaratan wajib memakai sangkar produk Ebod Jaya di semua kelas, disinyalir beberapa pemain menjadi salah satu penyebab mengapa even ini hanya diikuti sekitar 500 ekor burung.

Ebod Canary Fiesta: Semua kelas wajib pakai sangkar Ebod Jaya.

Siang itu, kenari Tomcat sukses memetik dua gelar juara 1 alias double winner. Turun di Kelas Standar Kecil Ebod Joss, Tomcat tampil sebagai yang terbaik.

Ketika diturunkan di Kelas Standar Umum Ebod Vit A, yang diikuti puluhan kenari besar dan kecil, Tomcat kembali tampil sebagai burung terbaik.

Kenari Tomcat double winner di Ebod Canary Fiesta.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Menurut Om Yunus, kenari Tomcat nyaris saban pekan menjuarai lomba. “Dua minggu lalu, Tomcat juga  juara di Arcici. Sepekan kemudian, juara 2 dalam even di KMC,” jelas Om Yunus.

Yunus H makin eksis di kelas kenari.

Selain Tomcat, kenari Aura Sakti juga tampil menawan. Gaco milik Om Nanda (Wintaco SF) ini menjuarai Kelas Standar Umum Ebod Vit B.

Kenari Aura Sakti milik Nanda Wintaco SF.

Aura Sakti merupakan jawara lama koleksi Om Nanda yang sedang disiapkan mengikuti even akbar 21th Free York BC di Lapangan Banteng Jakarta, 21 September 2014.

Nanda (kanan) dan para personel Wintaco SF.

“Buat ngetes dan buang birahi aja, sebagai persiapan turun di Lapangan Banteng nanti,” kata Om Ary, rekan setim di Wintaco SF.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

MB Anak Perkasa raih hadiah utama

Murai batu Anak Perkasa, hasil breeding Arco Serang SF yang sudah lama di tangan Om Cece, berhasil meraih hadiah di kelas paling bergengsi: Ebod Canary.

Anak Perkasa, murai batu ring yang kerap mengalahkan MB tangkapan hutan.

Kelas utama yang berhadiah paling mahal memang hanya melombakan murai batu saja. Atas kemenangan ini, Om Cece berhak memperoleh hadiah uang sebesar Rp 5 juta.

Dalam even ini, Anak Perkasa dikawal Om Waris selaku mekaniknya. “Pekan lalu, Anak Perkasa juga menang di Mampang Jakarta Selatan,” kata Om Waris.

Om Waris (kanan) sukses mengawal MB Anak Perkasa.
Anak Perkasa jawara di kelas paling bergengsi.

Anak Perkasa sudah berkali-kali membuktikan ketangguhannya. Meski burung ring, gaco ini sering mengalahkan murai-murai tangkapan hutan.

Rivalitas di kelas kacer tak kalah serunya. Super Sensasi, debutan baru koleksi H Endri / Dhani (Depok Team), tampil maksimal. Super Sensasi menjuarai Kelas Ebod Joss.

Kacer Super Sensasi milik H Endri.

Tak hanya sukses di kacer, Om Endri juga membawa murai batu Super Star yang juara 2 dan dua kali juara 3. Lovebird Ilusi miliknya juga menjadi juara 2.

H Endri (tenngah) sukses di kelas kacer, murai batu, dan lovebird.

Secara umum, lomba berjalan lancar dan tepat waktu. Menurut Om Bobby, meski jumlah peserta hanya sekitar 500, itu sudah lumayan. Dia pun mengakui, salah satu penyebabnya adalah karena semua peserta diwajibkan menggunakan sangkar Ebod Jaya. (d’one)

Hasil Lomba Ebod Canary Fiesta Jakarta (klik di sini)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2