Meski sudah berlalu hampir satu bulan lalu, kemenangan murai batu Hercules dalam even nasional Plaza Cup 3 di Semarang masih membekas dalam memori pemiliknya, H Jamal (Cirebon). Pasalnya, itulah pengalaman perdana Hercules mengikuti even nasional, langsung juara pertama, bahkan pada kelas utama pula.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Murai batu Hercules rutin diembunkan setiap pagi, mulai pukul 05.00.

Sebelumnya Hercules hanya menjuarai even-even lokalan di Cirebon seperti Tegalwangi, Kejunden, dan CPM. Sekali lagi, ini menunjukkan bahwa burung ndeso pun sanggup berprestasi di even besar.

Yang penting mau mencoba dan jangan pernah minder. Itulah yang diterapkan Mr Gepeng, mekanik andal MB Hercules, saat berangkat ke Semarang.

Om Jamal juga memiliki gaco hebat bernama murai batu Yakuza. Burung ini pernah masuk lima besar Piala Raja 2014 di Jogja, namun sekarang sudah dimasukkan ke kandang ternaknya. Ya, Om Jamal tak hanya pemain lomba, tetapi juga memiliki breeding murai batu Mandiri Bird Farm Cirebon.

Saat berlomba, murai batu Hercules dikenal sangat rajin mengeluarkan materi lagunya yang ngerol-nembak, dengan isian burung cililin, cucak jenggot, rio-rio, lovebird, dan kenari, disertai gaya nikung satu tangkringan.

Perawatan murai batu Hercules

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Murai batu Hercules in action

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Menurut Mr Gepeng, yang sehari-hari menanganinya, perawatan murai batu jawara ini biasa-biasa saja, atau relatif sama seperti perawatan murai lainnya. Namun yang menjadi kebiasannya adalah selalu mengembunkannya sekitar pukul 05.00, kemudian dianginkan sebentar.

Setelah itu, sekitar pukul 06.00, Hercules mandi dan dijemur selama satu jam. Usai dijemur, burung dipindah ke kandang umbaran (polier).

Jangkrik diberikan pagi dan sore hari, dengan porsi masing-masing 5 ekor. EF lainnya yang diberikan rutin adalah kroto, dengan porsi 2 sendok teh. Setelan ini berlaku sejak Senin hingga Jumat.

Sehari menjelang lomba (H-1), atau Sabtu, porsi jangkrik ditambah 2 ekor, sehingga menjadi 6 ekor  pagi dan 6 ekor sore hari. Porsi kroto tetap (2 sendok teh). “Pada H-1, saya berikan ulat hongkong sebanyak lima ekor,” kata Om Gepeng, seperti dikutip Tabloid Agrobis Burung.

MB Hercules: Sabtu dan Minggu digelontor 5 ekor ulat hongkong.

Minggu, sebelum berangkat ke lapangan, Hercules diberi 5 ekor jangkrik dan 5 ekor ulat hongkong. Porsi kroto ditambah menjadi 3 sendok teh. Jika sudah sampai lapangan, Hercules diberi lagi 3 ekor jangkrik.

Prestasi Hercules diprediksi bakal makin bersinar lagi. Sebab saat turun di Plaza Cup 3, burung baru sebulan beres mabung. Performanya dalam satu-dua bulan ini bakal menuju puncak terbaiknya. Kita tunggu saja.

Semoga bermanfaat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.