Persaingan Kelas Murai Batu

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Bagaimana dengan persaingan di kelas murai batu? Mungkin tensinya tidak sepanas kacer, atau tak sepanas ketika murai batu Happy Birthday (HBD) masih berjaya, dan Natalia masih hidup.

HBD memang sudah kembali meretas prestasi terbaiknya, termasuk moncer pula di BnR Award. Tapi Om Akia, sang pemilik, dan sejumlah kicaumania Jambi absen di Piala Pakualam.

Om Yadi Suzuki (Cirebon) juga belum memesan tiket, sehingga murai batu Gobi kemungkinan absen. Begitu juga murai batu Sensasi milik H Budiono.

Nama Om Ming Basket (Surabaya) sebenarnya sudah masuk daftar peserta. Tetapi belum diketahui apakah dia akan menurunkan Super Bejo yang baru saja menjuarai kelas paling bergengsi di BnR Award. Ketika diwawancarai dengan omkicau.com, Om Ming mengaku ingin mengistirahatkan dulu Super Bejo.

Jika turun, MB Super Bejo berpeluang mengulangi prestasinya di BnR Award.

Tetapi, bisa jadi ini strategi memenangi pertempuran, he.. he.. he.. Kalau MB Super Bejo turun, tentu persaingan di kelas murai batu bakal makin memanas.

Killer, murai batu jawara koleksi H Hendy Carton (Bekasi), siap bertarung dengannya. Killer meraih prestasi ciamik dalam Piala Pakualam 2014, dengan menjuarai kelas bergengsi (Adipati) dan juara 2 Kelas Pangeran.

Murai batu Killer juara 1 dan 2 Piala Pakualam 2014.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Beberapa debutan pun siap bertarung di kelas murai batu. Misalnya murai batu Maestro milik Ali SS (Purbalingga) yang prestasinya di Blok Tengah dan Blok Barat makin mengkilap.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Murai batu Maestro yang makin mencorong.

Maestro baru saja nyeri juara 1 dalam Soedirman Big Festival di Purwokerto (24/5). Sebelumnya hattrick dalam even Danlanud Purbalingga, double winner di Purworejo Bersatu, juara 1 dan 2 dalam Tour Wisata Ronggolawei di Pandandaran, serta juara 1 dan 2 Bupati Cup Batang.

Om Ali SS bersama putranya, Bagas, dan MB Maestro.

Murai batu Panglima Perang milik Om Kadafi juga layak diperhitungkan. Belum lagi sejumlah murai jawara koleksi Fitri BKS. Ada pula Rossi orbitan Om Gendon, Apollo besutan milik Om Ronny Stiga, Begal kepunyaan H Suwadi (Klaten), Pedrosa milik Heru / Husein (Solo), dan gaco-gaco milik Andre 23 Cirebon.

Jangan lupakan pula murai batu Intan 39 milik Agus / Jaun NSR dari Grabag BC. Burung ini pernah menjadi runner-up Valentine Day PBI (15/2), kemudian juara 1 dalam Road to BnR Award di Jogja, 14 Mei 2015.

Intan 39, murai ring yang kerap mengalahkan murai tangkapan hutan.

Jadi, kalaupun Anda tidak ikut menurunkan burung-burungnya, saksikan saja pertarungan seru kelas-kelas yang disebutkan di atas dalam Piala Pakualam di Jogja Expo Center, Minggu (14/6) lusa. (Waca)

Lihat juga prediksi persaingan di kelas lainnya:

Kelas KacerCucak Hijau | Lovebird | Kenari | Murai Batu

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2 3 4 5