Melihat breeding kacer trah jawara di Mascot BF Depok

KETIK DI KOLOM BAWAH INI 👇🏿 SOLUSI MASALAH BURUNG YANG PINGIN ANDA CARI…

Selain sukses beternak murai batu trah unggulan, dengan 100 lebih kandang indukan, Mascot BF Depok juga meraih keberhasilan dalam breeding kacer. Sama seperti murai, indukan kacer yang digunakan umumnya eks juara di berbagai lomba.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Saat ini Mascot BF Depok milik Om Kurnia WS memiliki lima pasangan induk kacer, dan semuanya berproduksi. Sudah puluhan ekor anakan kacer yang dihasilkan.

Breeding kacer Mascot BF Depok
Om Basuki di dalam kandang indukan kacer Mascot BF Depok.

Salah satu induk jawara yang digunakan Mascot BF adalah kacer Dewa Langit (DL). Tiga tahun lalu, burung ini menjadi salah satu amunisi hebat Om Kurnia dalam berbagai lomba di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

“Sayangnya, entah kenapa, volume suara DL agak terganggu. Sebagai kicaumania senior di kelas murai batu dan kacer, Om Kurnia langsung tergerak untuk segera menangkarkannya,” tutur Om Basuki yang sehari-hari dipercaya mengelola breeding kacer dan murai batu Mascot BF.

Melalui tangan dingin Om Basuki, kacer DL langsung dicarikan pasangan betinanya. Ternyata tidak membutuhkan waktu lama dalam proses penjodohannya. Begitu melihat kacer betina, DL langsung syuurrr.

Breeding Kacer Mascot BF - Kacer Dewa Langit
Kacer Dewa Langit sudah memiliki beberapa ekor anakan.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Keduanya lantas kawin, si betina unjal dan tak lama kemudian bertelur. Kini kacer Dewa Langit dan pasangannya sudah memiliki beberapa ekor anakan. Anakan paling gede saat ini berumur lima bulan.

Satu atap dengan kandang ternak murai batu

Kandang breeding kacer ini menyatu alias satu atap dengan kandang ternak murai batu. Bahkan soal ukuran dan modelnya juga sama.

Ukuran kandang 2 x 3 m2 dengan tinggi 3,6 meter. Di dalam kandang terdapat pepohonan yang menyerupai taman kecil. Untuk meredam panas, sebagian lantai kandang sebagian dipleseter dan berlapis pasir.

( lihat juga Kandang breeding murai batu Mascot BF Depok )

Kandang induk kacer
Kandang induk kacer berukuran panjang 3 m, lebar 2 m, dan tinggi 3,6 m.

Extra fooding (EF) yang diberikan pun sama seperti induk murai batu, yaitu cacing dan jangkrik. Pakan jangkrik diberikan secara ad libitum (tak terbatas) pada bak plastik, sehingga induk kacer bebas memilih sendiri dan bisa makan sekenyangnya.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Anakan kacer dipanen umur 5 hari

Anakan kacer dipanen dari kandang induk setelah berumur 5 hari atau lebih, kemudian disimpan dalam sangkar khusus yang dilengkapi dengan lampu penghangat.

Kotak sarang kandang breeding kacer
Kotak sarang di kandang breeding kacer.

Pakan piyikan berupa jangkrik halus diselingi adonan voer dan kroto bersih. Pakan ini diberikan sampai anakan kacer sudah bisa makan sendiri.

Memasuki umur 2 minggu, anakan dipasangi ring dengan kode MASCOT. Setelah berumur dua bulan atau lebih, anakan kacer pun siap dipasarkan.

Breeding Kacer Mascot BF
Om Basuki memantau petak-petak kandang indukan kacer.

Anakan kacer produk Mascot BF dibanderol paling murah Rp 1,5 juta / ekor. Apabila induknya pernah juara, harga anakan lebih mahal lagi. Bahkan anakan-anakan kacer Dewa Langit memiliki harga jual Rp 5 juta / ekor, dengan kondisi sudah bisa makan sendiri dan berumur 2 bulan.

Anakan kacer ring MASCOT
Anakan kacer ring MASCOT umur 2 minggu.

Bagi sobat kicaumania yang ingin mengkoleksi kacer-kacer hasil breeding Mascot BF, tak perlu segan-segan datang langsung ke kandangnya. (d’one)

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

1 Comment

Komentar ditutup.