Lomba burung berkicau Warehouse BnR Cup berlangsung meriah Kompi C Demak Ijo Yonif 403 / WP, Jl Godean Km 5 Sleman, DIY, Minggu (1/11). Hampir semua kelas diikuti lebih dari 60 peserta. Bahkan dua kelas yang belakangan ini cenderung lesu, yaitu cendet dan anis merah, juga ramai. Anis merah diikuti 40-an peserta, cendet tembus 56 peserta.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Rekor baru peserta kelas cendet tercipta di Warehouse BnR Cup Jogja, Minggu (1/11).

Hal ini cukup mengagetkan Ketua Yayasan BnR, Bang Boy. Melalui pengeras suara, dia meluapkan kegembiraannya. “Luar biasa saudara-saudara, lomba ramai sekali. Bahkan untuk pertama kali dalam even BnR, cendet bisa mencapai 56 peserta pada even lokal. Ini rekor di BnR. Terimakasih saudara-saudaraku di Jogja maupun dari kota-kota lainnya,” kata Bang Boy.

Sesungguhnya ini bukan hanya rekor di BnR. Om Dicko yang mengawal cendet Ali Topan milik H Fitri BKS pun mengakui, peserta cendet sebanyak itu sangatlah ramai dan di luar dugaannya.

“Kalau even sekelas Piala Raja atau Valentine Day, okelah. Tetapi kalau even lainnya seringkali hanya belasan atau paling banter separuh lebih. Ini hampir 60 peserta,” jelasnya.

Om Dicko pun tidak mampu menutupi kegembiraannya. Pasalnya, cendet Ali Topan bisa nyeri juara 1 dalam lomba yang dipenuhi peserta. Alhasil, hadiahnya juga utuh alias tidak terpotong lantaran sepi peserta.

Cendet Ali Topan memborong dua gelar juara 1.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

H Sigit WMP (Klaten) kali ini menurunkan murai batu Kaila. Dia juga terlihat sumringah, karena gaco andalannya mampu menjuarai dua kelas terakhir yang dimainkan sore dan petang hari.

Kaila tampil menggila sehingga sukses meraih double winner. Pada hari yang sama, lovebird Kusumo juga meraih kemenangan dalam even Nasmoco Cup di Semarang.

Murai batu Kaila milik H Sigit WMP double winner.

Pertarungan seru terjadi di kelas kacer, terutama antara Pendekar Mataram milik Om Ricky Donald, Dewa Serayu milik H Fitri BKS yang digantang Om Damar AP, dan Wolverine andalan Yusuf Putra IMI yang diturunkan Om Popon.

Pada sesi pertama (Kelas Kenari Ekonomis), kacer Pendekar Mataram yang diturunkan Udik berhasil mengungguli Dewa Serayu dan Wolverine.

Om Ricky Donald moncer bersama kacer Pendekar Mataram.

Tetapi pada sesi kedua, Kelas Gurah, Dewa Serayu bertengger di urutan pertama, diikuti Pendekar Mataram. Dewa Serayu kembali unggul tipis atas Wolverine di sesi ketiga (Kelas Lovebird Ekonomis) yang digelar bakda magrib.

Kacer Dewa Serayu dua kali juara 1.

Pendekar Mataram merupakan gaco baru Om Ricky Donald yang kesehariannya dirawat di rumahnya di sebelah utara Bandara Adisucipto. Menjelang lomba, barulah dia mengajak Udik untuk membantu menggantangkannya. Om Ricky juga pemilik cendet Riddick yang saat ini belum sepenuhnya pulih dari mabung.

Kenari Respati milik Om Faiz MBC (Salatiga) kembali merebut juara 1. Sepanjang Oktober 2015, Respati menang beruntun di Jogja, mulai dari Kambing Hitam Cup (11/10), Wali Kota Cup (18/10), kemudian Anniversary Mercu Buana Cup (25/10), dan berlanjut awal bulan ini di Warehouse BnR Jogja. Meski pun posturnya kecil, Respati mampu bertarung di kelas non-kalitan.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Om Faiz MBC (berdiri, tengah): Kenari Respati menang beruntun sejak Oktober 2015.

Penampilan memukau juga ditunjukkan murai batu Rossi besutan Mr Gendon yang memenangi kelas utama Probio Vit. Setiap menggelontorkan lagu, selalu keluar lagu-lagu kecil yang kristal dan tembus. Apresiasi dari para peserta dan penonton pun diberikan ketika juri menancapkan bendera koncer di bawah gantangan Rossi.

Mr Gendon: Murai batu Rossi terbaik di kelas bergengsi.

Kelas Gurah dimenangi murai batu Sarno milik Fitri BKS yang diturunkan Om Teddy. Gaco ini unggul tipis atas MB Mabuk Laut milik Agus (Sukorejo) dan Chaster milik RFS Purwodadi.

Om Teddy BKS (kanan) gembira MB Sarno juara.

Kendati hanya meraih juara ketiga, sejumlah kicaumania memuji habis-habis penampilan Chaster. Di Kelas Lovebird Ekonomis, Chaster berada di urutan kedua.

Murai batu Chaster tampil mempesona.

Materi dan kualitas murai batu Chaster dianggap di atas rata-rata. Wajar jika beberapa orang lantas mencoba mendekati dan menanyakannya. Tetapi RFS masih ingin mempertahankan Chaster sebagai pelapis Al Barqie.

“Memang tadi ada beberapa orang yang ingin meminang. Namun karwna belum ada kecocokan, ya untuk sementara kita mainkan sebagai pelapis murai batu Al Barqie yang belum sepenuhnya fit,” tutur RFS.

RFS (2 dari kiri): MB Chaster panen pujian.

Pertarungan seru dan berimbang juga terjadi di kelas lovebird. Sejumlah lovebird tampil mempesona dan meraih juara, antara lain Mega milik Prapto, Semar Mesem milik Rudy MJX, Sexy Coi milik Zingak / Andri (Kurawa Team), serta Lorde dan Isyana milik M Adrian Sukoharjo.

Kurawa Team andalkan lovebird Sexi Coi.

GALERI GAMBAR LAINNYA BISA DILIHAT DI SINI

Ada lagi Kagome milik Bima Klaten, DJ Krisna milik Nanang Kris (Luwes BC), Prima milik Ari Mbendol Klaten, Tombo Ati milik Pitix-Agil (Zona BF), Wonder milik Ris dari Karangkobar Banjarnegara, serta Judika milik Abang Rafa Samarinda. Semuanya rajin bunyi dengan durasi ngekek yang panjang. (Waca)

Hasil Lomba Warehouse BnR, Jogja (Minggu, 1 November 2015)

KELAS MURAI BATU | KACER | CUCAK HIJAU | LOVEBIRD | KENARI | CENDET | KELAS LAIN

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2 3 4 5 6 7 8 9