Beberapa pekan terakhir ini, burung jenis tepus leher-putih / white-bibbed babbler (Stachyris thoracica) dijumpai di sejumlah burung di seputaran Jabodetabek. Burung yang memiliki warna putih di bagian lehernya ini ternyata banyak dipelihara kicaumania yang penasaran terhadap suaranya. Untuk mengenal lebih dekat, bertikut ini artikel mengenai tepus leher-putih, burung endemik Jawa dengan suara khas.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Tepus leher-putih termasuk salah satu anggota keluarga Timaliidae. Wilayah persebarannya hanya di Pulau Jawa, sehingga bisa disebut sebagai burung endemik Jawa.

Postur tubuhnya terbilang kecil, dengan panjang sekitar 15 cm. Bulu-bulunya didominasi warna cokelat berangan. Mahkotanya berwarna hitam dengan pinggiran putih, serta pipi dan sisi lambung abu-abu. Sayap dan ekor berwarna cokelat terang, sedangkan dagu, tenggorokan, hingga dadanya putih.

Tepus leher-putih merupakan burung endemik Jawa.

Burung tepus leher-putih terdiri atas dua ras (subspesies), yaitu:

  • Stachyris thoracica thoracica yang tersebar di Jawa bagian barat
  • Stachyris thoracica orientalis yang tersebar di Jawa bagian tengah dan timur.

Habitanya antara lain daerah kantung hutan yang tersisa di dataran rendah hingga perbukitan dengan ketinggian hingga 900 meter dari permukaan laut (dpl).

Biasanya mereka hidup sendiri, atau bersama kelompok kecil saat mencari pakan pada hutan-hutan primer. Pakan yang disukainya adalah serangga seperti ulat, kupu-kupu, tempayak, kecoa, dan serangga lainnya.

Pada musim kawin (biasanya Februari dan Oktober), tepus leher-putih akan berpisah dari kelompoknya, kemudian bersama pasangannya mencari pakan dan berkembang biak. Sarangnya berbentuk cawan yang terbuat dari akar, daun rotan, dan bahan-bahan lain yang ditemukan tak jauh dari permukaan tanah. Jumlah telur biasanya 2-3 butir yang berwarna putih.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Sejauh ini, burung tepus leher-putih masih berada dalam status Resiko Rendah (LC) sehingga tidak termasuk jenis burung yang dilindungi. Hal ini berbeda dari kerabat dekatnya, tepus dada-putih (Stachyris grammiceps), yang Hampir Terancam (NT) sehingga masuk dalam daftar burung dilindungi sesuai UU No 5 /Tahun 1990 dan PP No 7 /Tahun 1999.

Meski demikian, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dalam websitenya menetapkan tepus leher-putih ini sebagai satwa liar yang dilindungi di Jawa Barat. Hal ini untuk menjaga kelangsungan hidup dan kelestarian burung endemik bersuara khas ini.

Tepus leher-putih termasuk satwa liar yang dilindungi di Provinsi Jawa Barat.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Suara kicauan burung tepus leher-putih

Banyak kicaumania tertarik memelihara burung tepus leher-putih, karena  penasaran terhadap suara kicauannya. Sebenarnya burung ini tidak punya suara kicauan yang cukup bervariasi, hanya suara panggilan (call) yang monoton berupa suara gemerincing yang keras. Suaranya terkadang dibawakan dengan nada lambat atau cepat, tergantung suasana hati (mood) burung itu sendiri.

Untuk mengobati rasa penasaran Anda, berikut ini dua audio burung tepus leher-putih. Nah, jika sudah mengetahui bagaimana suaranya, tak perlu dibeli dan dipelihara ya?

  • Suara kicauan tepus leher-putih versi 1
  • Suara kicauan tepus leher-putih versi 2

Jika berminat mengunduh, klik di sini

Semoga bermanfaat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2