Bahaya bagi kesehatan dan keselamatan burung Anda bisa datang kapan saja dan di mana saja. Salah satu ancaman yang wajib diwaspadai adalah ular yang berkeliaran di sekeliling rumah kita. Apalagi kalau rumah kita dekat dengan kebun, pepohonan, serta persawahan. Musim hujan yang kini mulai tiba pun sering membuat ular memasuki rumah kita. 

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Sudah banyak kasus kematian burung kicauan akibat digigit dan/atau dimakan ular. Berikut ini contoh gambar yang diunggah Om Mulyanto Pacitan di Grup FB Penggemar Burung & Ayam Pacitan.

Gambar kanan adalah ular hijau. Adapun gambar kiri adalah anis kembang milik Om Mulyanto (kiri) setelah dikeluarkan dari perut ular hijau.

Menurut Om Mulyanto, burung anis kembangnya tewas setelah dimakan ular hijau. Si ular pun kebetulan bisa ditangkap beberapa saat kemudian, lantas dibedah perutnya dan terlihatlah anis kembang yang sudah menjadi bangkai.

Masih ada beberapa contoh lagi. Misalnya foto anis merah milik Om Machfud Azwar Ghozali yang di-share di Grup FB Kicau Mania Malang Raya.

Anis merah Om Machfud  (kiri) dimakan ular. Si ular (kanan) kemudian langsung dimusnahkan.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Cara menangkal dan mengusir ular

Untuk mencegah kejadian serupa, Om Kicau ingin berbagi tips tentang cara menangkal / mencegah agar ular tidak masuk rumah, termasuk lingkungan kandang ternak / penangkaran burung serta sangkar tempat burung-burung digantang.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

  • Selalu menjaga kebersihan rumah, sehingga tidak menjadi hunian yang nyaman bagi tikus, katak, atau serangga. Ular merupakan hewan nomaden. Ia selalu berpindah ke tempat yang banyak makanan kesukaannya seperti tikus dan katak.
  • Jangan biarkan barang-barang menumpuk di rumah, apalagi suasana ruangan gelap. Jangan pula ada tumpukan batu / batu bata / batako di sekitar rumah, karena dapat mengundang kehadiran ular.
  • Ular akan selalu menghindari binatang bercakar seperti kucing dan anjing. Dalam berbagai kejadian, pertarungan ular vs kucing selalu berujung pada kekalahan ular. Silakan lihat video berikut ini:
  • Dulu sempat berembus mitos bahwa ular takut terhadap garam. Mitos ini keliru, sebab ular bukanlah hewan berlendir yang takut garam. Dia hewan bersisik, sehingga tak takut garam. Banyak orang yang gagal mencegah ular masuk ke rumahnya, meski sudah menebar garam.

Bagaimana kalau ular terlanjur masuk ke dalam rumah? Bagaimana cara mengusir ular jika masuk ke dalam rumah?

  • Hal pertama, jangan panik, apalagi sampai melakukan gerakan secara tiba-tiba. Sebab hal ini justru membuat ular menyangka bahwa Anda mengancam keselamatannya. Umumnya, ular akan menyerang hanya jika dia merasa terancam / terdesak. Jika tiba-tiba menemukan ular di rumah, lakukan gerakan mundur pelan-pelan sampai aman dari jangkauan ular.

Note: Om Kicau pernah bertemu ular besar (diameter 15 cm) di tepi sungai dekat Mapolsek Depok, Sleman. Atas saran rekan, dianjurkan berdiam diri saja saat ular melintas. Ternyata, anjuran itu jitu, karena ular sama sekali tidak menyerang.

  • Kalau posisi Anda sudah aman dari jangkauan ular, cobalah periksa apakah ia termasuk jenis ular berbisa. Apabila berbisa, misalnya cobra, sebaiknya jangan menangkapnya seorang diri. Lebih baik diusir saja, atau minta bantuan orang yang lebih profesional atau pawang ular.
  • Jika tidak berbisa, dan Anda ingin menangkapnya, sebaiknya gunakan sarung tangan, celana panjang, dan perlengkapan lain seperti kacamata (siapa tahu ternyata ular berbisa). Proses penangkapannya bisa menggunakan tali perangkap, penjepit, atau ember untuk menutup / mengurung ular.
  • Anda juga boleh memilih tidak menangkapnya, tetapi mengusirnya. Dalam hal ini, alat bantu yang diperlukan adalah benda bergagang seperti tongkat kayu, gagang sapu, bilah bambu, besi lonjoran, dan lain-lain. Benda bergagang yang panjang membuat Anda tetap aman dari jangkauan ular.
  • Mengusir ular juga bisa dilakukan dengan menggunakan wewangian / parfum yang baunya menyengat, termasuk pengharum ruangan. Jika menjumpai ular di rumah, semprotkan saja parfum, kemudian tutup ruangan tersebut, dan sisakan celah kecil agar ular bisa lari / keluar meninggalkan rumah.

Info terbaru dari seorang kaskuser, cairan pembersih porselen (misalnya Wipol, Domestos, WPC, Vixal, dll) sangat ampuh mengusir ular. Cara penggunaannya pun mudah. Dekati ular dari arah belakang (jarak sekitar  1 meter), dan tumpahkan cairan porselen ke tubuh ular.

Ular akan lari ketakutan, karena tubuhnya terasa panas, dan sensor pergerakannya rusak. Ia akan meninggalkan rumah dan menjadi kapok untuk datang lagi di rumah yang sama.

Reaksi ini berbeda jika Anda hanya menuangkan garam, karena ular hanya terkejut. Kalau memakai air panas, ular juga hanya terkejut dan lari sembunyi, kemudian balik lagi.

Berikut ini cuplikan video mengenai cara menangkap ular:

Itulah beberapa cara menangkal bahaya ular terhadap burung kicauan Anda, disertai beberapa tips mengusir ular dari rumah.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.