Lovebird Lala Queen andalan Om Agung Aji (AA SF Batam) menjadi satu-satunya peserta yang meraih hattrick dalam lomba burung berkicau Road to Ex Cor Cup I di halaman SDN 1 Kuripan Purwodadi, Minggu (7/8). Even ini sekaligus digelar dalam rangka launching Radjawali Indonesia DPC Purwodadi yang dikoordinasi Family SF.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suasana lomba burung berkicau Road to Ex Cor Cup I di Purwodadi, Minggu (7/8).

Sayangnya, Om Gambaz Muchtar selaku ketua Family SF berhalangan hadir, karena mendapat musibah pada H-1. Koordinasi lomba pun langsung ditangani Kang Ghozali, ketua Radjawali Indonesia DPC Purwodadi.

Berkat kekompakan antarpersonel di kepanitiaan, acara berjalan sukses hingga gantangan terakhir. Para peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari kicaumania lokal Purwodadi dan Grobogan, hingga Blora, Kudus, Jepara, Pati, Demak, Bojonegoro, Semarang, Salatiga, Solo, Jogja, dan Klaten.

Antusias para kicaumania di bagian pendaftaran peserta.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Yang menarik, panitia menyediakan hadiah 1 unit sepeda motor matic untuk juara Kelas Kenari Irjaya Ex Cor. Hadiah istimewa ini diraih Om Rudy NRS (Duta Balekambang Kumandang) melalui kenari Dakota. Juara kedua dan ketiga ditempati Pioneer milik Om Agus Nasa (168) dan Bintang Sakti kepunyaan H Lila Kalifa (Kalifa SF).

Kepanitiaan Road to Ex Cor Cup I ditangani para personel Family SF.

Savana berjaya di kelas kenari standar kecil. Gaco besutan Om Udin / Lukman (Klaten Bersinar) ini nyaris double winner. Di Kelas Lope-Lope, kenari Savana tampil sebagai juara 1, unggul atas Cak Nun milik Om Eko RFC (Obah-Obah SF) dan Balakosa milik Om Febry Fadli (JKM BC Kudus).

Sayangnya, ketika turun di Kelas Hoki Kraf, Savana harus puas di posisi kedua. Kelas ini dijuarai kenari Little Boy orbitan Om Vicho RB (Remaja Baru Salatiga). Posisi ketiga ditempati Achiless milik 3 Putra Kenari (Bintang Timur SF).

Bintang lapangan kali ini adalah lovebird Lala Queen milik Om Agung Aji (AA Batam SF). Burung ini sukses menjuarai tiga kelas alias hattrick serta sekali juara 2 dari enam sesi yang dilombakan.

Kru Om Agung (AA SF Batam) sukses mengawal lovebird Lala Queen | Foto: Rizcy W

Lala Queen yang sudah punya reputasi nasional tak terkalahkan di Kelas Ex Cor B, BNB B, serta Lovebird Aksi Bebas Lope-Lope B. Posisi runner-up diraihnya di Kelas Lovebird Aksi Bebas Lope-Lope A yang dimenangi Zolla milik Mat Zippo BF (TBC Pati / Obah-Obah SF).

Kelas Ex Cor A dijuarai lovebird DNS 274 besutan Om Boris (DNS SF), disusul Brutal orbitan Om Adhi/ Sugi (DNS SF ) dan Shelly milik Om Combo (Bal’s BC).

Lovebird Joker orbitan Om K-Bul Jaya terbaik di Kelas BNB A, unggul atas Kentoz milik Om Joe Joe (Sedulur SF) dan Kuntil besutan Yek Umar (Duta Radjawali Kudus).

Mat Zippo BF Pati yang berkongsi dengan Om Oky (Jogja) merasa puas melihat kinerja lovebird Zolla. “Kami datang ke sini untuk bersilaturahmi dengan teman-teman kicaumania Purwodadi dan pantura. Bisa sedikit hura-hura dan kecipratan sukses sudah membuat kita hepi,” kata Mat Zippo berkelakar.

Lovebird Zolla sudah sering berprestasi, terutama saat  berlaga di Jogja, Solo, dan sekitarnya. Apalagi burung ini merupakan hasil ternakan sendiri.

Mat Zippo sukses bersama lovebird Zolla.

Dalam even ini ada dua burung yang nyeri juara 1, yakni murai batu Skak Mat orbitan Om Agus Nasa (168) dan anis merah Ninja milik Om Fiko (Family SF Solo). Skak Mat menyapubersih dua kelas yang dilombakan.

Di kelas utama Ex Cor, MB Skak Mat menyingkirkan Al Barqie besutan RFS (Purwodadi) dan Pegasus milik DMA (KDS SF). Kelas BNB juga dimenangi Skak Mat, disusul Jojon orbitan Om Evan (KPK SF) dan Pegasus.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Om Agus Nasa (kanan): Murai batu Skak Mat nyeri juara 1.

Kelas anis merah yang kembali naik pamor dimainkan dua sesi, semuanya dimenangi Ninja milik Om Fiko (Family SF Solo). Di Kelas BNB, anis merah Ninja mengungguli Tiwul besutan Om Udin Gondrong (Udin Gondrong SF) dan Paramex orbitan Om Nunung (Udin Gondrong SF). Ninja juga terbaik d Kelas Hoki Kraf, diikuti Italy milik Kumbang Exotic (Red Zone Solo) dan Paramex.

Om Fiko moncer bersama AM Ninja | Foto: Agus Farrel

Koloni 69 tampil dominan di kelas pleci. Kelas Lope-Lope A dimenangi pleci Big Boss milik Om Samuel (Koloni 69 Purwodadi), disusul Pegasus orbitan Om Rizqi (PCMI Demak) dan Christ John besutan Om Penthol (Koloni 69).

Kelas Lope Lope B dijuarai pleci Over Flow milik Putra Kretek (Kudus Bersatu). Juara kedua dan ketiga diraih Big Boss dan R-9 orbitan Om Wawan Bro (Koloni 69).

Koloni 69 merajai kelas pleci.

“Pleci Big Boss baru saja beres mabung, namun saat dimainkan langsung koncer 1. Koloni 69 yang dipimpin Om Eko bakal menggelar latpres di Cafe Kampoeng Loegue Purwodadi, Sabtu (13/8) mendatang.

Kacer dibuka dua kelas, namun belum ada yang mendominasi. Kelas Ex Cor dimenangi kacer Hipnotis milik Om Bambang Honda yang sudah sering menjuarai even nasional. Hipnotis unggul atas kacer Brajak besutan Om Yan-Yan (Eyer-Eyer BC) dan Jet Lee milik Om Kamal (Koyashi BC).

Kacer Semut Geni milik Om BB (Putra Ban) menjuarai Kelas BNB, disusul Panglima Kumbang besutan Om Davied Diesel (Tayu Birahi Cinta) dan Siliwangi orbitan H OP SF (Purwodadi).

Om Bambang (BB) meraih juara 1 melalui kacer Semut Geni.

Sebelumnya, kacer Semut Geni pernah mencetak hattrick dalam even BnR Wirosari, 3 Juli lalu. Kehebatan Semut Geni sudah tidak perlu diragukan lagi. Burung ini sudah menjuarai berbagai even dengan EO yang berbeda.

Dalam even ini, Koyashi BC hanya menurunkan kacer Jet Lee dan meraih juara ketiga. Burung ini punya tembakan rapat, tenang, serta power cukup heboh. “Alhamdulillah masih dapat juara. Sebenarnya tadi sudah tampil maksimal, tapi di akhir penilaian terlihat ngeruji,” ujar Om Kamal.

Koyashi BC moncer bersama kacer Jet Lee.

Menurut perkiraannya, ngerujinya Jet Lee akibat penyesuaian dari sangkar bulat ke sangkar kotak yang dilakukan pagi hari sebelum berlomba.

Om Agung yang memperkuat Koyashi BC menjelaskan, timnya untuk sementara absen di kelas cucak hijau. Pasalnya, Ijem dan Sniper sudah diboyong majikan baru, sehingga dia saat ini masih menyiapkan gaco pengganti.

Di akhir acara, panitia mengucapkan terimakasih atas kehadiran para kicaumania dan berharap keberadaan Radjawali Indonesia bisa diterima dan memberi warna baru dalam lomba burung kicauan di Indonesia. (neolithikum)

Juri-juri Radjawali Indonesia kembali mendapat pujian.
Om Gambaz Muchtar, ketua Family SF.

Hasil Lomba Road to Ex Cor Cup I (klik di sini)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2