Belum genap dua bulan diresmikan, tepatnya pada 14 Agustus 2016, EP 24 Pejaten yang digawangi Om Edy Prabowo dan Om B-Jo langsung mendapat tempat di hati para kicaumania di kawasan Jabodetabek. Lapangan barunya berada di Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya (samping kampus Universitas Nasional), Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suasana Latber EP 24 Pejaten, Kamis (22/9). Hampir semua kelas full.

EP 24 Pejaten kini menjadi alternatif bagi para kicaumania Jabodetabek dan sekitarnya dalam menjajal kemampuan burung-burung hasil rawatannya. Selain lokasinya luas, peserta juga merasa nyaman. Para pemain murai batu lebih enjoy dalam menyetting burungnya di lapangan, karena sangkar bisa diletakkan berjauhan dengan calon lawan-lawannya.

Lapangan EP 24 Pejaten kini menjadi favorit para kicaumania Jabodetabek.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Sejatinya EP 24 Pejaten merupakan gabungan dari EP Ceria Depok dan EP 24 Mampang. Lantaran masa kontrak di kedua lokasi itu sudah habis, Om Edy Prabowo selaku owner memindahkannya di lokasi baru ini. “Alhamdulillah, sejak launching pertama, setiap gelaran latber dan latpres selalu dipenuhi peserta,” jelas Om Edy.

Om Edy Prabowo (kiri) dan Om B-Jo, dua punggawa EP 24 Pejaten.

Latber digelar rutin dua kali seminggu, yakni Kamis dan Minggu siang. Latpres diadakan sebulan sekali, hari Minggu. Yang menarik, latber Kamis dan Minggu bisa dihadiri lebih dari 600 peserta, seperti terlihat pada gelaran Kamis (22/9) lalu. Hari itu, sebagian besar kelas full peserta. Kelas lovebird, cucak hijau, dan murai batu paling ramai.

Om Edo sukses mengawal cucak hijau Cakil milik Om Goon (Rumah Burung). Turun di semua (3) kelas, Cakil menjuarai Kelas Ebod Vit dan EP 24. Adapun di Kelas Ebod Ebod Joss, Cakil masuk lima besar. Sesi ini dimenangi cucak ijo Centeng milik Om Mustopa (EJ Team).

Cucak hijau Cakil milik Om Goon nyeri juara 1.

Selain Cakil, ada satu lagi burung yang meraih double winner, yaitu kacer Jagal Timur besutan Om Tony Music (Duta KM). Jagal Timur menjuarai Kelas Ebod Joss dan Kacer Ebod Vit. Di sesi pertama, burung ini mengungguli kacer Barong milik Om Ari (Burisrowo Team) dan Satria milik Rachardian SF.

Persaingan sengit terjadi pada dua sesi murai batu. Di Kelas Ebod Vit, murai batu Panzer besutan Om Ubay Garasi (Jagger Enterprise) menempati urutan pertama. Burung ini mengungguli Langkisau orbitan Om Davis, Picolo milik Om Singgih (Cipete), dan Misterius II milik Om Arifin Botak (Cipulir).

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Murai batu Panzer milik Om Ubay terbaik di Kelas Ebod Vit.

Murai batu Picolo memenangi Kelas Ebod Joss, disusul Misterius II dan Anak Soleh milik Om Ade Bangka (Sky BF). Misterius II merupakan gaco anyar Om Arifin yang baru ditransfernya dari Mr X di lapangan hari itu juga, seharga Rp 20 juta. (d’one)

Murai batu Misterius II juara 2 dan 4.
Om Arifin (kanan) take-over murai batu Misterius II.
Om Ubay (2 dari kiri) sukses bersama murai batu Panzer.
Om Edo sukses mengawal cucak hijau Cakil.
Om Edy Prabowo (tengah), owner EP 24 Pejaten.

Hasil Latber EP 24 Pejaten (klik di sini)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2