Sebagian kicaumania mungkin masih asing mendengar nama suris. Namun, pernahkah Anda mendengar serangga bernama kecere atau cere? Mungkin nama ini lebih familiar. Ya, suris adalah merupakan nama lain dari cere, atau di mancanegara disebut pineapple beetles (Pycnoscelus surinamensis). Serangga ini dapat dimanfaatkan sebagai extra fooding (EF) alternatif untuk burung kicauan.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suris / pineapple beetles, pakan tambahan alternatif untuk burung kicauan.

Burung-burung kicauan pemakan serangga seperti murai batu, kacer, dan cendet dapat diberikan EF berupa suris. Serangga ini bukan hanya bisa dijadikan EF alternatif untuk burung kicauan saja, namun juga dapat diberikan kepada ikan hias dan reptil.

Sepintas lalu, penampilan suris memiliki kemiripan dengan kecoak. Namun berbeda dari kecoak, suris tidak berbau. Bahkan serangga ini mudah dibudidayakan, karena mampu beranak-pinak secara cepat.

Tubuhnya yang lebih lunak daripada jangkrik membuat suris sangat disukai oleh burung-burung kicauan pemakan serangga. Para kicaumania di sejumlah negara sudah lama memanfaatkan suris sebagai extra fooding bagi burung. Sebagian kicaumania di Indonesia pun sudah menerapkan hal serupa, apalagi serangga ini mudah dijumpai di sekitar rumah.

Burung murai batu asyik menyantap suris / pineapple beetles.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Seperti halnya kecoak dubia, suris memiliki kandungan protein dan kalsium yang cukup tinggi, bahkan lebih tinggi daripada jangkrik. Karena itu, suris bisa digunakan sebagai pakan untuk burung yang sedang ditangkar atau sekadar dipelihara sebagai kelangenan.

Pakar murai batu di Asia, Om David de Souza, pun membudidayakan suris untuk memenuhi kebutuhan protein bagi burung-burung lomba maupun indukan di kandang penangkaran murai batunya. Berikut ini cuplikan video tentang suris yang diunggah Om David de Souza di youtube:

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Tips perawatan dan pembiakan suris

Apabila berminat, omkicau.com akan sharing mengenai tips perawatan dan pembiakan suris yang dapat digunakan sendiri atau dijadikan sebagai usaha sampingan. Silakan simak poin-poin berikut ini:

  • Ada dua jenis suris yang biasa kita kenal, yaitu suris yang memiliki sayap ( jantan) dan suris yang tidak punya sayap (betina). Suris jantan sangat pandai memanjat kotak penyimpanannya, bahkan bisa terbang dalam jarak pendek. Karena itu, dalam perawatannya, sebaiknya kita menggunakan wadah tertutup.
Tempat/wadah yang digunakan untuk merawat suris.
  • Berbeda dengan jenis serangga pada umumnya, suris tidak berbiak dengan cara kawin. Bahkan suris betina tidak melibatkan pejantan untuk menghasilkan keturunan. Serangga ini termasuk parthenogenic atau dapat berbiak tanpa bantuan jantan yang membuahi sel telurnya.
  • Berbeda dari jangkrik atau kecoak rumahan yang menyimpan telur-telurnya pada media pasir / tanah, suris justru menyimpan telur-telurnya di dalam tubuhnya sendiri sampai menetas.
  • Untuk merawat dan / atau membiakkan suris, dibutuhkan wadah atau kontainer dari plastik, atau bisa juga memanfaatkan kandang yang biasa digunakan untuk merawat reptil dan kura-kura kecil.
  • Bagian dasar wadahnya dilapisi dengan media tanah atau campuran sekam dan serbuk kayu. Media ini harus selalu berada dalam kondisi lembab. Untuk melembabkannya, Anda bisa menyemprotkan air dari sprayer setiap beberapa hari sekali.
  • Masukkan pakan kesukannya seperti potongan roti dan sayur-sayuran. Pakan ini diberikan secukupnya saja dan tidak terlalu berlebihan, untuk mencegah jamur atau berkembangnya bakteri di dalam kandang.
  • Simpan wadah / kontainer yang berisi bibit suris ini di tempat yang lembab dan tidak terkena cahaya matahari langsung. Selain itu, jangan terlalu sering memindah atau mengganggu kandangnya, karena bisa menghambat proses berbiak mereka.

Sepanjang tidak mengalami kekurangan pakan, dan kandang tidak diganggu atau dipindah-pindah, dalam waktu tak terlalu lama suris-suris kecil akan memenuhi wadah penyimpannya itu. Setelah dewasa, suris bisa diberikan sebagai pakan tambahan untuk burung kicauan.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.