Trans 7 liput latber rutin BnR Mojokerto, Selasa (13/12) lalu

Kepercayaan masyarakat terhadap lomba burung kicauan kemasan BnR makin hari makin besar. Terbukti stasiun televisi Trans 7 pun berkenan hadir dan meliput latber rutin BnR Mojokerto di belakang Alfamart Sambiroto, Mojokerto, Selasa (13/12).

Latber BnR Mojokerto
Kelas lovebird masih terfavorit dalam Latber BnR Mojokerto.

Kendati hujan cukup deras, antusias para kicaumania di wilayah Mojokerto Raya dan luar daerah untuk mengikuti even ini tetap tinggi. Lomba pun berlangsung ramai dan meriah.

Selain memberikan hadiah berupa dana perawatan dan piagam, dalam latber kali ini panitia juga menyediakan tambahan trofi bagi juara 1, 2, dan 3 untuk semua kelas dan jenis burung. Padahal harga tiket tidak mengalami kenaikan, paling tinggi Rp 25 ribu (Kelas VIP).

Latber BnR Mojokerto
Bonus trofi untuk juara 1-3 di semua kelas dan jenis burung.

Khusus lovebird yang digelar lima sesi, panitia meyediakan tambahan hadiah berupa sebungkus pakan lovebird bagi juara 11-15. Persaingan pun sangat ketat, bahkan tak ada lovebird yang bisa menjuarai lebih dari satu sesi.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Beberapa pemain dari luar kota menuai sukses di kelas lovebird. Misalnya lovebird Max Bongky milik Watu Wong dari Cimon / Combats Sidoarjo yang menjuarai Kelas C, mengalahkan LB Dodo besutan Om Nicko S (Kitonggo SF) dan Pironika kepunyaan Om Fuad (D2 Teams).

Buwuh Mania menurunkan lovebird Ayu Dewi orbitan Om Yodik yang menjuarai Kelas B, unggul atas Prety koleksi Om Rifat (JTR BC) dan Cemong milik Om Kacong (Putra Ronggo).

Namun lovebird Prety berhasil menjuarai kelas utama VIP, disusul LB Cemong dan Rondo Ndugal milik Om David, juga dari Buwuh Mania. Prety nyaris double winner, dengan menempati urutan kedua Kelas A, di bawah lovebird Yasmin milik Om Arif (Untulan BC).

Kenari Kurcaci milik Om Yogik Alvaro (ARK Sidoarjo) nyaris double winner. Burung ini terbaik di Kelas B, unggul atas Kaka milik Kenari MJK (Duta KM Cup) yang harus puas di posisi runner-up. Juara 3 dan 4 diraih kenari Balotelli, juga orbitan Kenari MJK, dan Taat Pribadi besutan Om Ruri / Om Fian (88 AKF).

Sayangnya, di Kelas A, kenari Kurcari harus mengakui ketangguhan Ritme milik Om Biant (Miber Team). Kurcaci di posisi kedua, disusul Taat Pribadi dan Kaka.

Duet Om Ruri / Om Fian
Duet Om Ruri / Om Fian sukses orbitkan kenari Taat Pribadi.

Meski Taat Pribadi hanya meraih juara 3 dan 4, duet Om Ruri / Om Fian tetap puas menyaksikan penampilan kenari kecilnya yang berwarna oranye polos itu. Saat berlomba, Taat Pribadi terus-menerus menggoyangkan kepalanya ke kiri dan kanan bak wiver, sambil mengeluarkan lagu-lagu menarik dan berdurasi cukup panjang.

Tak hanya moncer di kelas lovebird, Watu Wong juga sukses bersama cucak hijau Raja Basa dan murai batu Dewa Jr. Raja Basa terbaik di Kelas VIP dan juara 3 Kelas A.

Adapun murai batu Dewa Jr menjadi juara 3 Kelas A yang dimenangi Phonska orbitan Om Munif Fatkhur (Duta JBC Cup 1). Kelas VIP dijuarai murai batu SK milik One Center (Mojokerto).

Pada pengujung lomba, panitia memberikan cenderamata berupa trofi kepada kru peliput Trans 7 yang dimotori Om Jakun Aditya. Kru televisi tersebut terkesan dengan kegiatan ini yang ramai, meriah, namun tetap tertib. (Sugeng)

Latber BnR Mojokerto
Penyerahan cenderamata dari BnR Mojokerto kepada kru Trans 7.

Hasil Latber BnR Mojokerto (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.