Soka BC merupakan klub burung dan event organizer (EO) independen yang masih seumur jagung, lantaran baru berdiri pada 6 April 2017. Meski masih seumur jagung, EO ini berani melakukan terobosan, menggelar latber malam setiap Sabtu di Gantangan Soka BC, Jl Raya Kalisoka, Gang Tengiri, Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suasana kelas cucak hijau dalam Latber Malam Soka BC dan PIKMI Tegal, Sabtu (3/6).

Selain latber malam, EO milik Om Bapu Adie ini juga rutin mengadakan latber setiap Kamis sore di lapangan yang sama. Untuk menjalankan aktivitasnya, Om Bapu Adie memercayakannya kepada Om Yudi Kalipinang (pelaksana), Om Apito Lahire (korlap, konselor, dan juri), Om Pepen (ticketing), dan Om Eko (sekretaris).

“Kami memilih independen, mengelola secara mandiri. Mau ramai atau sepi, tak ada beban. Alhamdulillah, sejauh ini kami sudah memiliki banyak penggemar dari wilayah Tegal dan Brebes,” kata Om Bapu Adie.

Untuk mengendalikan jalannya lomba, Soka BC menyerahkan sepenuhnya kepada Om Apito dan Om Marja sebagai tim juri tetap. Adapun juri tambahan didatangkan secara bergiliran dari berbagai daerah, antara lain Tegal, Pemalang, dan Brebes. “Untuk juri tambahan, Om Apito dan Om Marja yang merekomendasi. Kami tinggal menghubungi para juri untuk memastikan kesediaannya,” ujar Om Yudi Kalipinang.

Om Apito dan Om Marja tetap setia di jalur Independen

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Latber malam biasanya dimulai pukul 20.00. Namun karena sekarang Bulan Ramadhan, jadwal dimundurkan menjadi pukul 21.00 untuk memberi kesempatan kepada para kicaumania yang menjalankan sholat tarawih.

Panitia membuka tiga kelas, yakni Anggawana (tiket Rp 30 ribu), Purbaya (Rp 20 ribu), serta Sokawelang (Rp 10 ribu). Kelas lovebird dimainkan enam sesi, terdiri atas tiga sesi lovebird dewasa dan tiga sesi paud. Lima sesi full (60) gantangan, persaingan antarlovebird pun sangat ketat.

Lima dari enam sesi lovebird full (60) gantangan, persaingan pun sangat ketat.

Ketatnya persaingan menyebabkan tak ada seekor pun lovebird yang mampu menjuarai lebih dari satu sesi. Tiga kelas paud masing-masing dimenangi Slawi Ayu milik Om Setya Adjie / Dagelan BF (Kelas Anggawana), Doser orbitan Om Dari dari Dukuh Salam (Kelas Purbaya), dan Payung Teduh besutan Om Ali dari Kabunan (Kelas Sokawelang).

Begitu pula kelas lovebird dewasa yang dimenangi burung berbeda. Lovebird JS  andalan Om Husni Maulana (Tanggul SF) terbaik di Kelas Anggawana. Adapun Kelas Purbaya dan Sokawenang dimenangi Nyai Kembang milik Om Boim (Kabunan) dan Ishani kepunyaan Om Rendy (Kopi BC).

Lovebird JS milik Om Husni Maulana (Tanggul SF) terbaik di Kelas Anggawana.

Burung lain yang tampil mengesankan dalam latber malam ini adalah kenari Better orbitan Om Risqi Kocok (Kocock SF) dan Dewa Petir andalan Om Daffa Ulul (Soccer BC).

Kelas pleci diwarnai persaingan ketat antara Jilenk besutan Om Reza (Muchu Team) serta Trunk, gaco anyar Mrs. Shafa (BNR Tegal). Keduanya berbagi gelar juara pertama.

Di kelas ciblek, Cleopatra milik Om Zacky (Answet) meraih double winner. Kelas Sokawelang A dan C berhasil dimenanginya. Adapun Kelas Sokawelang C dijuarai ciblek JR besutan Mbah Surip (CMT 06).

Om Budi (TBX CMT 053) menurunkan ciblek Tablo  dan dua kali menjadi runner-up, yakni Kelas Sokawelang A dan B. “Senang sekali bisa menjadi juara di latber malam, karena betapa susah nyeting burung untuk main malam,” ucap Om Budi.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Ciblek Mania Tegal (CMT) selalu meramaikan Latber Soka BC, baik sore maupun malam hari.
Salah seorang pemenang di kelas ciblek.

Latber Malam Soka BC berakhir sekitar pukul 00.30, berlangsung lancar dan non-teriak. “Terimakasih atas guyup rukun teman-teman kicaumania yang hadir. Mohon maaf jika ada kekurangan kami dalam melayani para peserta,” ucap Om Bapu Adie.

Latber malam ini digelar Soka BC bersama Persatuan Independen Kicau Mania Indonesia (PIKMI) Tegal yang baru terbentuk 21 Mei 2017, dan diketuai H Bagas Prakoso. Om Bagas sempat menyaksikan langsung latber sore pekan sebelumnya.

Om Bagas Prakoso (tengah, baju kotak-kotak) saat memantau jalannya lomba.

“PIKMI merupakan wadah gantangan indepeden yang bertujuan menyatukan visi dan misi bagi kepentingan kicaumania mandiri di wilayah Tegal. Sayang kalau kita berjalan sendiri-sendiri tanpa ada wadah permanen. Itu sebabnya PIKMI dibentuk. Mohon dukungannya,” kata Om Bagas. (Julis Nur Hussein)

Selanjutnya, baca Daftar Juara Latber Malam Soka BC Tegal (klik saja).

Juara pleci di Kelas Purbaya.
Suasana di bagian ticketing / pendaftaran peserta.
Panitia Soka BC Tegal bersama tim juri.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.