OMKICAU.COM – Minggu 17 Juli 2022, Kopdar SKN X yang dilangsungkan di Gantangan Puspa Agro Sidoarjo merupakan penampilan perdana murai batu RX King Dwi Tamal BF, pasca mabung, sekaligus menambah panjang trend positif yang diperlihatkan dengan menyabet 3 tropi kejuaraan sekaligus.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

“Hari ini kita turun dua kelas, di kelas Seduluran A dan Seduluran C, yang A juara 2 sesi C juara 1 sedangkan di waktu BOB dapat juara 3, Alhamdulillah,” buka Dwi Tamal.

Burung tersebut sudah dipegang sekitar 5 tahunan, termasuk gaco utama, selain Alibaba notabene ring Mulyono dari Depok.

Dengan jubah barunya, Dwi mempersiapkan gaconya tersebut untuk berlaga di gelaran  SMM Feat HM Hidayat 76 Team akhir bulan Juli.

Murai Batu RX King

Rencananya mereka akan turun di tiket 2.2 juta rupiah, 3.3 juta rupiah, 4.4 juta rupiah serta 5.5 juta rupiah.

“Nah yang tiket 3.3 juta rupiah khan hadiahnya Honda Brio, RX King saya persiapkan utamanya saat naik di kelas tersebut, barangkali rejeki bisa bawa pulang mobilnya, ya semoga saja,” tandas Dwi.

Ready Gass SMM Feat HM Hidayat 76 Team

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Yang menarik dari RX King, disebutkan, ketika dinilai juri, lagu yang dikeluarkan, materi tonjolan berupa Cililin, Srindit dan kenari tuntas panjang-panjang.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Dibekali dua gaya, bisa sujud maupun ngeply, nagen, dimana keduanya bisa dilakukan sambil bawa lagu tadi.

Terima Tropi Dan Hadiah Juara 1 Seduluran A

Ketika ditanya rekan media usai kelas BOB tentang penawaran terakhir yang pernah diajukan untuk mentake-over RX King sampai nominal berapa.

Dwi Tamal menjawab dengan cepat jika pernah ada yang nawar saat gelaran SMM Feat Superman, waktu itu dapat nomer 2 dan 4 main di tiket 4.4 juta rupiah dan 5.5 juta rupiah. Dan, nominal yang ditawarkan sebesar150 juta rupiah namun belum diiyakan.

“Selain karena gaco utama, saya juga belum menemukan burung yang sama kualitasnya dengan RX King saat ini. Kalau rawatan harian, dipegang sama perawat di Kebraon Surabaya dan burung ini jadi maskot Tamal BF,” imbuhnya.

Percakapan berlanjut dengan mengisahkan awal perjumpaan dengan RX King, waktu itu masih bahan MH (muda hutan) namun sudah bisa membawakan lagu panjang-panjang namun karakternya masih getap, takut dengan manusia.

“Begitu saya bawa pulang, lewat 3 urakan baru ketemu setelan yang pas ditambah sudah terbiasa dengan manusia, jadinya ya berprestasi terus seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.