Kacer Nakula: Rutin mandi jelang malam untuk menurunkan birahi

Kacer Nakula: Rutin mandi jelang malam untuk menurunkan birahi

Senin pekan lalu, Ahmad Kosasih pulang dari Lampung ke Jakarta sambil membawa kacer Nakula yang baru dibelinya dari seorang kolega. Tiga hari kemudian langsung dicoba dalam latberan BnR di Cijantung, dan masuk lima besar. Sabtu (8/6) lalu, dia kembali menjajal Nakula dalam even di kawasan Pepaya, Jakarta Selatan, dan sukses juara 1. “Birahinya tinggi sekali, sehingga selepas sore atau menjelang malam harus dimandikan,” kata Ahmad. Lanjut membaca

Kacer Satu Titik berpindah tangan ke Mr Baim

Kacer Satu Titik berpindah tangan ke Mr Baim

Satu Titik dan Satria Dewa adalah dua kacer jawara di Valentine Jogja, 17 Februari lalu. Apabila Satria Dewa mencetak hattrick juara 1, Satu Titik yang merupakan kacer hasil penangkaran milik Yopie Purbalingga memenangi Kelas Kacer Ring. Kini, Satu Titik sudah berpindah tangan ke Mr Baim dari Jalak Bali Team, dan sudah berganti nama menjadi King Spade. Bersama murai batu Hokky Boy, King Spade disiapkan menjadi amunisi terdahsyat Mr Baim dalam Piala Raja di Candi Prambanan, Minggu (9/6) mendatang, atau tiga hari dari sekarang. Lanjut membaca

Efek kroto terhadap kacer di arena lomba

Efek kroto terhadap kacer di arena lomba

Kroto bagi penggemar burung kicauan di Indonesia merupakan salah satu pakan tambahan atau extra fooding (EF) yang lazim tersedia, mulai dari murai batu, tledekan gunung, hingga ciblek dan sebagainya. Namun tidak semua jenis burung wajib diberi kroto, misalnya kacer. Bahkan tidak sedikit kacer mania yang “mengharamkan” kroto, meski ada juga yang tetap memberikan kroto dalam jumlah sedikit. Ini akibat kepercayaan lama bahwa kroto menjadi salah satu penyebab kacer mbagong. Benarkah kabar tersebut? Lanjut membaca

Perawatan harian dan lomba kacer Hard Rock, pencetak hattrick di Iwan Kopi Luwak III

Perawatan harian dan lomba kacer Hard Rock, pencetak hattrick di Iwan Kopi Luwak III
Referensi Wajib Baca

Kacer Hard Rock kembali mencetak hattrick. Setelah meraih triple winner di KBS Cup III dan Danyonif 521 / DY Cup II di Kediri, beberapa waktu lalu, gaco andalan H Bayu dari Antasari Tulungagung itu kembali mencetak prestasi serupa di even yang lebih besar, Iwan Kopi Luwak III di Jember, Minggu (26/5) lalu. Turun di semua (3) kelas yaitu Putra Jember, Ivanti, dan Ivana, Hard Rock tak menyisakan satu gelar pun untuk musuh-musuhnya. Bagaimana perawatan kacer Hard Rock, baik harian maupun lomba? Lanjut membaca

Power Speed, kacer jawara yang meliuk-liuk

Power Speed, kacer jawara yang meliuk-liuk

Nama H Irfan Tangerang selama ini identik dengan burung kacer. Maklumlah, sudah 10 tahun lebih kicaumania yang satu ini main di kelas ini. Banyak kacer jawara yang mencorong melalui tangan dinginnya, sebut saja Hipnotis, Superboy, Super Magic, dan lainnya. Saat ini, Om Irfan masih menyimpan 11 gaco lainnya, salah satunya Power Speed, burung anyar yang sebulan lalu di-take-over dari Ari Gaul Bintaro. Lanjut membaca

Sukhoi, kacer jawara hasil penangkaran, kini pindah ke tangan Adry Riady

Sukhoi, kacer jawara hasil penangkaran, kini pindah ke tangan Adry Riady

Adry Riady sudah memastikan partisipasinya dalam Piala Raja di Taman Candi Prambanan, Minggu, 9 Juni mendatang. Bahkan dia menjadi pemesan tiket paling awal, sehingga tercatat pada nomor urut 1. Rencananya Om Adry akan menurunkan kacer jawaranya, Speed Racer. Eh, rupanya gaco ini belum selesai masa mabungnya. Sebagai pengganti, dia akan menjajal Sukhoi, kacer yang baru di-take-over dari Ato Tonblok. Lanjut membaca

Mengatasi kacer yang ngetem selama lomba

Mengatasi kacer yang ngetem selama lomba

Selama ini kacer yang dianggap bagus untuk dilombakan harus bermental bagus, yang dicirikan dengan karakternya yang tidak mbagong atau mbalon selama lomba berlangsung. Namun jangan lupa, kacer yang sering ngetem atau lebih sering diam ketika berlomba pun jelas tidak akan dipantau tim juri. Karena itu, masalah ini juga harus dipehatikan. Anda pun bisa melatih kacer agar tidak terbiasa ngetem di lapangan, atau bahkan sibuk memunguti sisa pakan di dasar kandang selama lomba berlangsung.

Lanjut membaca

Kacer Syekh Jatayu: Selalu mandi saat rehat dari sesi ke sesi lomba

Kacer Syekh Jatayu: Selalu mandi saat rehat dari sesi ke sesi lomba

Persaingan kelas kacer di Jabodetabek terbilang ketat. Dalam setiap gelaran, sesi ini kerap diluberi peserta. Ini yang membuat kelas kacer memiliki gengsi dan prestise tersendiri, tak kalah dari murai batu yang juga memiliki penggemar seabrek. Jawara lama dan baru pun selalu bermunculan di kelas kacer. Dalam persaingan ketat ini tercatat nama Syekh Jatayu, kacer besutan Om Alfin Anwari, kicaumania asal Cijantung Jakarta Timur. Lanjut membaca

Jika kacer mbagong duluan, pemilik harus traktir minum peserta lainnya

Jika kacer mbagong duluan, pemilik harus traktir minum peserta lainnya

Inilah cara panitia Lomba Kicaumania Cup untuk lebih mengapresiasi kacer mbagong. Dengan alasan kacer mbagong itu lumrah, mereka akan menggelar lomba terbatas kacer mbagong. Sifatnya sekadar fun, bukan dilombakan dalam arti sesungguhnya seperti dalam Ababil Cup II di Muara Bungo, Jambi, 10 Februari lalu. Pesertanya pun hanya teman-teman Duta KM yang tidak terlibat dalam kepanitiaan. Jika kacer mbagong duluan, maka pemiliknya harus mentraktir minum untuk peserta lainnya. Lanjut membaca

Pengalaman menarik Om Adi Pirang ketika menangkarkan kacer jawara

Pengalaman menarik Om Adi Pirang ketika menangkarkan kacer jawara
Produk berkualitas pemacu produktivitas burung

Kali ini Om Kicau akan memaparkan pengalaman menarik Om Adi Pirang, salah seorang kicaumania senior dan juri lomba di Jambi, ketika menangkarkan kacer jawara bernama Daglex DW. Pengalaman ini dapat mengingatkan kepada para penangkar pemula dan calon penangkar kacer, bahwa memang tak mudah mengembangbiakkan burung fighter yang satu ini. Tapi pada akhirnya ada satu pelajaran yang bisa dipetik, bahwa tidak mudah bukan berarti tidak bisa. Sebab, Om Adi kini bisa mendapatkan anakan dari kacer yang pernah malang-melintang di Sumatera. Lanjut membaca

Kacer Prahara: Mandi cukup 2x seminggu, jemur 30 menit, dan tanpa umbaran

Kacer Prahara: Mandi cukup 2x seminggu, jemur 30 menit, dan tanpa umbaran

Selain nama Satria Dewa, even nasional 168 Cup 2 di Semarang, 7 April lalu, sesungguhnya juga memunculkan sejumlah jagoan lain yang kemudian menjadi buah bibir sekaligus incaran para kicaumania. Salah satunya adalah kacer Prahara milik Om Wewe Angga (Surabaya). Di Kelas Platinum, Prahara berhasil meraih juara 2, berbagi koncer A dan B dengan Satria Dewa. Sepekan kemudian, Prahara turun di Phonska Cup Gresik (14/4), dan sukses mencetak double winner. Perawatannya ternyata sangat simpel. Mau tahu? Lanjut membaca

Kacer Satria Dewa selalu stabil, meski perawatan sederhana dan irit

Kacer Satria Dewa selalu stabil, meski perawatan sederhana dan irit

Minggu, tanggal 7 April lalu, menjadi salah satu hari yang mengesankan bagi Om Jimmy DS. Bagaimana tidak? Kacer jagoannya, Satria Dewa (SD), mampu unjuk gigi dalam even besar, tingkat nasional, dan diikuti sejumlah kacer papan atas di Indonesia. Ya, dalam even 168 Cup 2 di Semarang, SD turun tiga kali dan selalu stabil sejak awal hingga akhir lomba. Alhasil, Satria Dewa pun sukses mencetak hattrick dalam even tersebut, dan membuktikan diri sebagai salah satu kacer terbaik di Tanah Air. Lanjut membaca

Sangkar bulat untuk kacer: Lebih gaya, lebih mudah dipantau, lebih berprestasi

Sangkar bulat untuk kacer: Lebih gaya, lebih mudah dipantau, lebih berprestasi

Tren sangkar bulat untuk jenis kacer, cucak hijau, hingga cucak jenggot awalnya memang tak lazim digunakan pemiliknya saat menurunkan burung andalannya di arena lomba. Karena ketiga jenis burung ini umumnya menggunakan sangkar kotak. Namun, seiring dengan perkembangan lomba, tren sangkar terus berubah. Kini, sangkar bulat untuk kacer mulai terlihat di berbagai lomba. Selain lebih gaya, sangkar model ini juga lebih enak dan lebih mudah dipantau. Lanjut membaca

Usai mabung, kacer Senpi langsung juara

Usai mabung, kacer Senpi langsung juara

Nama Andre Sutanto alias Andre Obelix sudah tidak asing lagi bagi para pemain kacer. Pria asal Jambi ini dikenal sebagai pengorbit kacer tingkat nasional, dengan melahirkan beberapa jawara seperti Charly, Kubu, dan Senpi. Jago yang disebut terakhir, Senpi, bahkan mencetak hattrick di even Bakung Cup III, 25 November lalu. Tetapi setelah itu, burung tersebut mabung. Senpi baru turun kembali di Taman Asoka Jambi, Minggu (31/3) siang ini, dan langsung juara 1. Lanjut membaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42.615 pengikut lainnya.