Burung terpinggirkan di ajang lomba (4): Cucakrawa terancam degradasi?

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Selain anis kembang, cucakrawa atau cucakrowo pun terancam terdegradasi di kancah perkicauan nasional. Banyak EO yang membuka kelas ini, namun pesertanya sangat minim. Padahal peternak cucakrawa banyak yang berhasil serta pasarannya pun cukup bagus.

Hengki Bor
Hengki Bor

Namun di lomba burung berkicau, cucakrawa kurang diminati oleh kicaumania. “Mungkin cukup sulit untuk mendapatkan burung berkualitas yang diharapkan oleh kicaumania. Bukan itu saja, harga cucakrawa pun cukup mahal,”ujar Hengki Bor kepada Agrobur.

Di wilayah Lampung pun kelas anis kembang, cucakrawa dan tledekan kurang diminati. Bahkan anis kembang dan tledekan, hampir semua EO yang menggelar lomba kebanyakan tidak membuka kelas ini.

Meski pemintanya kurang, namun untuk kelas cucakrawa panitia masih bersedia menggelarnya. “Untuk klas ini ya, cukup sekali saja naiknya,” ungkap Tommy, salah satu tokoh Lampung.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Menurutnya, terlalu banyak peraturan lomba yang harus pakai ring (sifat komersial kapitalis) serta Íangkanya burung, membuat kicaumania ogah bermain. Kemudian kelas branjangan pun, sudah mulai terdegradasi di perburungan Nusantara.

Rangkaian artikel “Burung terpinggirkan di ajang lomba Agrobis Burung”:

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.