Pelepasliaran jalak bali di Badung, pelepasan kali pertama di luar habitat aseli

burung jalak baliUntuk kali pertama, burung jalak bali atau Leucopsar rothschildi alias curik bali hasil penangkaran dilepasliarkan di luar habitat aseli burung tersebut. Pelepasan delapan ekor burung jalak bali itu dilakukan Senin ,  5 November 2012, di Green School, Sibang Kaja, Badung, Bali di depan ratusan murid yang sebagian besar warga ekspatriat.

Burung Jalak Bali yang dilepas ini berasal dari penangkaran Sibang dengan rata-rata usia di atas 5 bulan dan telah dapat mencari makan sendiri serta mampu berkembang biak.

“Habitas asli di Taman Nasional Bali Barat, kemudian kita pernah melepas di Nusa Penida karena mirip Taman Nasional, ini pertama kali dilepas di luar habitat,” ujar Ketut Catur Marbawa, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bali usai pelepasan burung sebagaimana dikutip kompas.com.

Begawan Foundation yang memfasilitasi pelepasan ini telah berkoordinasi dengan 7 banjar di lingkungan setempat untuk sama-sama menjaga dan melindungi jalak bali yang mulai hari ini terbang bebas di sekitar lingkungan mereka.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

IKUTI OM KICAU DI INSTAGRAM

“Harapan kami masyarakat di sini ikut menjaga aset bersama. Jalak bali milik masyarakat Bali, dan merupakan maskot Bali,” imbuh Catur. (*)

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

3 Comments

  1. Kalau pelepasliaran burung Jalak Bali di luar habitat aslinya pertama kali adalah di Nusa Penida pada bulan Juni 2006… penulis harus jeli mencari informasi supaya para pembaca mendapat informasi yang benar

  2. Waaaah kirain di Bandung ? Klo di BAndung sy ga yakin tuh Jalak bali bisa lestari…..pasti bakal ditangkepin lagi dah, Klo di Bali sangat percaya, buktinya hingga sekarang di Bali masih ada peternakan alam untuk Anis Merah.

Komentar ditutup.