Kehebatan merpati, terutama merpati pos, dalam mengirim surat penting sudah tak diragukan lagi. Bahkan merpati pos pernah diberi medali oleh Pemerintah AS, karena jasanya selama Perang Dunia II. Kini, burung hantu juga bisa melakukan tugas serupa, melalui pelatihan di tempat perlindungan hewan Kirkleatham Owl Centre, North Yorkshire, Inggris. Kok seperti Hedwig, burung hantu rekaan dalam kisah Harry Potter ya…

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Burung hantu pemeran Hedwig dalam film Harry Potter.

Dalam serial Harry Potter karya JK Rowling, yang kemudian difilmkan, Hedwig adalah burung hantu betina yang dimanfaatkan penyihir sebagai kurir pengantar surat dan barang kiriman. Ide ini benar-benar fiksi, karena waktu itu memang tidak ada burung hantu yang bisa menjalankan tugas sebagai pengantar surat dan barang.

Ketika difilmkan, Hedwig diperankan oleh burung hantu jantan. Bagaimana burung ini mampu berakting sebagai kurir, tentu saja itu pintar-pintarnya sutradara serta teknologi animasi yang digunakan para kru pembuat film tersebut. Tapi yang pasti, burung hantu pemeran Hedwig sebenarnya tidak mampu membawa surat sampai ke tempat tujuan. Sebab, dalam kehidupan nyata, saat itu belum ada burung hantu yang mampu mengantar surat.

Namun kini semuanya berubah. Burung hantu benar-benar dapat menjalankan peran tersebut dengan baik. Para pelatih di Kirkleatham Owl Centre (KOC) tampaknya terinspirasi oleh kepintaran Hedwig. Mereka terus memberikan pelatihan kepada satwa noktural itu, agar dapat menyampaikan pesan majikannya.

Burung hantu memamerkan keahliannya membawa surat di ruang kerja Amy Smith.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Seperti diberitakan Mail Online, Minggu waktu setempat atau Senin (1/4) WIB), burung hantu mulai dimanfaatkan sebagai tukang pos sejak KOC melakukan pengurangan anggaran dan staf di pusat pelatihan tersebut. Akibatnya, banyak surat yang tidak terkirim dan menumpuk di atas meja.

Amy Smith, salah seorang pelatih burung hantu di KOC, kemudian mulai memikirkan bagaimana jika burung-burung tersebut dilatih agar mampu membawa atau mengantar surat. Ketika ide ini disampaikan kepada teman-teman sesama pelatih, tanggapannya dingin-dingin saja.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Gadis berusia 19 tahun itu tidak berputus asa, bahkan akhirnya bisa meyakinkan beberapa teman sejawatnya. “Burung hantu memiliki bakat bawaan untuk pekerjaan seperti mengantar surat. Sebab, bagi mereka, mengangkut surat tidak berbeda dari membawa mangsa hasil buruannya,” kata Amy.

Rencana Amy pun disepakati institusinya. Dari 45 ekor burung hantu yang ada di KOC, delapan ekor dipilih sebagai “siswa angkatan pertama”. Proyek pelatihan yang dinamakan Roy-owl Mail itu pun dimulai awal pekan lalu.

“Kami hanya perlu melatih mereka mengenai bagaimana cara mengambil surat dan di mana lokasi tujuannya. Burung-burung lalu dilatih mengenali enam warna primer pada nampan berbeda. Setiap warna mewakili surat berkode A, B, C, D, E, dan F,” jelas Amy.

Warna nampan merupakan petunjuk bagi burung hantu untuk mengambil surat yang ada. Jika sudah terambil, burung akan mengantarnya ke lokasi yang memiliki nampan berwarna sama. Burung hantu bisa mengantar surat dalam radius 3 km2.

Di belakang burung hantu ada enam nampan berkode A-F dengan warna berbeda.
Mencengkeram tali pengikat surat, untuk dibawa ke lokasi tujuan.
Mejeng dulu sebelum menjalankan tugas.

Mungkin saat ini kemampuan burung hantu baru mencapai radius pendek. Tetapi, boleh jadi, kelak bisa mencapai radius yang lebih luas.

Andai “Harry Potter and Deathly Hallows bukan merupakan sekuel terakhir, atau Rowling mau meralat ucapannya sehingga mau membuat satu serial lagi, pasti salah satu dari delapan ekor burung hantu di KOC bakal dijadikan aktor pemeran Hedwig.

Semoga menginspirasi para pelatih burung hantu di pedesaan, juga para pemilik burung hantu untuk kelangenan di rumah.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.