Biji berkecambah bisa dijadikan sebagai pakan tambahan bagi burung-burung pemakan bijian seperti kenari, finch, dan lovebird. Selain kaya protein, biji berkecambah juga mengandung kalori untuk energi metabolisme, serta kaya aneka vitamin dan mineral. Jika masih segar, biji berkecambah juga bisa meningkatkan pertahanan tubuh pada burung, mengefektifkan metabolisme tubuh, dan  meningkatkan performa suara burung kicauan. Om Kicau akan berbagi tips cara pembuatan biji berkecambah untuk pakan burung kicauan Anda.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Burung sehat sangat tergantung dari pakan yang diberikan.

—-

Perlu diketahui, pakan dari biji berkecambah ini hanya sekadar pelengkap, bukan sebagai pakan utama. Tapi biji berkecambah ini memiliki kandungan nutrisi yang jauh lebih baik daripada biji-bijian yang menjadi pakan utamanya, baik itu millet, niger seed, canary seed, dan sebagainya.

Kandungan nutrisi pada pakan bijian jelas tidak selengkap voer yang merupakan pakan utama burung kicauan non-finch dan non-parrot. Sebab voer merupakan produk pabrikan, di mana formula ransumnya terdiri atas berbagai bahan baku pakan, dan sudah diperhitungkan seluruh aspek nutrisi dan keseimbangannya.

Adapun pakan bijian untuk kenari, finch, dan parrot berasal dari bijian murni, sehingga tidak ada penambahan nutrisi tertentu, termasuk vitamin dan mineralnya. Oleh sebab itu, burung-burung seperti kenari, finch, serta paruh bengkok membutuhkan pakan tambahan seperti buah dan sayuran.

Untuk lebih meningkatkan nilai gizi pakan, beberapa pemilik burung memberikan menu tambahan lagi berupa pakan racikan egg food dengan bahan dasar telur rebus yang dicampur dengan bijian dan bahan pakan lainnya. Kalau Anda ingin mengetahui cara pembuatannya, silakan lihat kembali panduannya di sini.

Ada lagi cara yang lebih rumit, yaitu membuat ramuan jamu untuk kenari, finch, dan parrot yang tidak hanya berfungsi meningkatkan nilai gizi pakan, tetapi juga dapat menjaga kondisi kesehatan burung terutama pada musim  hujan seperti saat ini (lihat cara pembuatannya di sini).

Nah, kali ini, kita akan belajar membuat pakan biji berkecambah yang juga memiliki manfaat meningkatkan nilai gizi pada pakan burung, meningkatkan sistem pertahanan tubuh, dan bisa membuat burung rajin bunyi.

Apa itu biji berkecambah?

Kecambah adalah sebuah fase pertumbuhan dari tanaman yang masih berusia muda, atau peralihan awal dari biji ke tanaman. Biji akan berkembang dulu menjadi tunas atau calon tanaman, sebelum akhirnya berkembang lagi menjadi tanaman muda (bibit). Tunas inilah yang disebut kecambah. Contoh paling mudah adalah tauge, yaitu biji kedelai yang tumbuh menjadi tunas / calon tanaman.

Seperti disebutkan di bagian awal tulisan ini, kecambah kaya akan protein, kalori, serta aneka mineral penting seperti kalsium (Ca) dan magnesium (Mg).

Biji yang telah berkecambah merupakan bahan pangan yang sehat bagi manusia, dan tentu saja bahan pakan yang sehat pula untuk burung. Karena sifatnya lembut, bahan pakan ini mudah dicerna oleh organ pencernaan burung.

Biji berkecambah atau yang sudah muncul tunas muda.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

—-

Cara membuat biji berkecambah

Jenis bijian yang bisa diolah menjadi biji berkecambah untuk pakan burung kicauan antara lain canary seed, atau bisa juga membeli biji-bijian secara terpisah di toko pakan burung, misalnya millet, biji gandung, atau kacang-kacangan.

Beberapa jenis bijian yang bisa digunakan.

—-

Jika bahan baku sudah didapatkan, berikut ini proses pembuatannya :

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

  • Masukkan biji-bijian yang akan diolah ke dalam wadah, seperti toples kaca, nampan, gelas, mangkuk, atau apa saja. Yang penting wadah tersebut tahan air dan tidak mengandung unsur logam seperti seng atau kaleng bekas. Namun yang paling baik menggunakan toples kaca, karena kita bisa melihat hasilnya dari luar.
  • Biji-bijian diseleksi dengan cara menuangkan air ke dalam wadah hingga penuh. Biji yang mengambang berarti rusak / jelek dan harus disingkirkan.
  • Buang air yang digunakan untuk menyeleksi biji dengan air baru. Cuci bersih biji-bijian yang terpilih, dan masukkan kembali ke dalam toples yang sudah berisi air hingga air.
  • Simpan toples selama 12 jam.
Biji dicuci bersih, lalu dimasukkan ke dalam toples.

—-

  • Setelah disimpan selama 12 jam, air yang berada dalam toples dibuang, termasuk kotoran yang terlihat mengambang. Setelah itu, toples kembali di isi dengan air, kali ini dalam jumlah sedikit saja, yang penting semua biji berada di bawah permukaan air. Ini penting untuk merangsang pertunbuhan tunas pada biji-bijian tersebut.
Perendaman biji selama selama 12 jam.

—-

  • Biarkan toples selama 1-2 hari, sampai muncul tunas atau kecambah. Lama tumbuh tunas tergantung dari jenis bijian yang digunakan.
  • Anda bisa langsung memberikan kecambah kepada burung, atau membiarkannya tumbuh sedikit lagi. Sebab pada waktu kecambah belum terlalu panjang, kandungan asam amino dan vitamin masih tinggi. Jadi, disarankan pengambilan biji berkecambah jangan melebihi 2 hari.
Biji yang mulai muncul tunas-tunas muda.

—-

  • Sebelum diberikan kepada burung, sebaiknya kecambah ditiriskan terlebih dulu untuk mengurangi kadar air, sekaligus mencengah kembung pada saluran pencernaan burung.
  • Sisa kecambah busa disaring dan disimpan dalam wadah kering, lalu disimpan dalam lemari es untuk persediaan selama beberapa hari ke depan.
Biji berkecambah yang sudah bersih dan siap diberikan kepada burung.

—-

Biji berkecambah ini juga bisa meningkatkan kecerahan warna bulu berkilau dan sorot matanya, dan sangat baik pula untuk burung dalam penangkaran.

Parkit dan kenari pun doyan biji-bijian berkecambah.

—-

—-

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.