Om Kicau menerima kiriman video dan audio burung belibis piaraan Om Syaifudin Zuhri (Sampit). Ternyata suaranya asyik juga, serta dapat dijadikan masteran alternatif untuk berbagai jenis burung kicauan. Dari kiriman video dan audio inilah, Om Kicau mencoba menggali informasi lebih lanjut tentang spesies-spesies burung belibis di Indonesia, dan spesies yang hanya ada di mancanegara. Inilah hasilnya…

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Belibis termasuk burung dari keluarga Anatidae, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan itik, mentok, kambangan, trutu, soang, dan boha. Ujudnya secara fisik mirip mentok / entok, namun memiliki kemampuan terbang yang sangat bagus.

Warna bulunya bervarisasi, tergantung jenis / spesiesnya. Burung belibis berada dalam genus Dendrocygna, yang terdiri atas delapan spesies. Empat spesies di antaranya dapat dijumpai di Indonesia, yaitu:

  • Belibis totol / spotted whistling duck (Dendrocygna guttata)
  • Belibis rumbai / plumed whistling duck (Dendrocygna eytoni)
  • Belibis kembang / wandering whistling duck (Dendrocygna arcuata)
  • Belibis polos / lesser whistling duck (Dendrocygna javanica)

Adapun empat spesies lainnya tidak dijumpai di Indonesia, yaitu :

  • Belibis indian / west indian whistling duck (Dendrocygna arborea)
  • Belilis muka-putih / white-faced whistling duck (Dendrocygna viduata)
  • Belibis perut-hitam / black-bellied whistling duck (Dendrocygna autumnalis)
  • Belibis bicolor / fulvous whistling duck (Dendrocygna bicolor)

Dalam literatur perburungan internasional, seluruh spesies burung belibis disebut whistling duck, atau bisa diartikan sebagai “itik penyanyi”. Ini menunjukkan performa suaranya bagus, setidaknya jauh lebih bagus daripada suara itik.

Sebagai pengenalan awal, silakan lihat dulu video burung belibis kiriman Om Syaifudin Zuhri (SZ), kemudian di bawahnya ada audio yang bisa didengar dan diunduh.