Siapa sangka burung parkit kini menjadi salah satu jenis burung yang paling banyak diternak, selain kenari dan lovebird tentu saja. Kemudahan dalam menangkar parkit menjadi salah satu daya tarik tersendiri Tapi, kita tetap harus memperhatikan masalah pakan, agar produktivitas indukan dapat maksimal, dan anakan-anakan yang dihasilkan bisa berkembang dengan baik dan sehat. Membuat pakan racikan untuk parkit dalam penangkaran bisa membantu meraih kesuksesan.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Sudah banyak informasi mengenai bagaimana menangkar burung parkit, termasuk tips yang diberikan Om Rudy Pelung, yang dikenal memiliki keahlian dalam menangkar, menjinakkan, dan melatih burung parkit. Informasi lainnya juga pernah ditulis Om Kicau di sini.

Salah satu model penangkaran parkit di India (ahmad exotic bird aviary)

Banyak breeder parkit, terutama pemula, yang masih memberi pakan untuk indukan dalam penangkaran sebagaimana pakan untuk parkit piaraan. Misalnya biji-bijian, buah, dan sayuran.

Padahal, selain pakan tersebut, kita bisa membuat pakan racikan yang sangat bermanfaat untuk burung indukan, terutama ketika meloloh anak-anaknya.

Selain berguna untuk indukan saat bawa anakan, pakan racikan juga bisa bermanfaat bagi burung parkit yang masih dalam proses perjodohan . Kandungan nutrisi yang tinggi pada pakan racikan dapat membuat burung lebih cepat berjodoh dan kawin.  Tentu saja asal pasangan tersebut sudah mencapai umur dewasa kelamin dan sudah siap kawin.

Resep maknyus untuk indukan parkit

Berikut ini salah satu resep yang bisa diberikan untuk indukan parkit dalam penangkaran.

A. Bahan baku :

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

  • Telur rebus.
  • Wortel yang masih segar.
  • Remahan roti (roti kering yang diremas-remas).
  • Kulit atau cangkang dari telur rebus yang telah ditumbuk.
  • Peterseli (harus bisa membedakan mana seledri dan peterseli ).
Bahan baku yang digunakan (dari kir)i: Telur rebus dan kulitnya, wotel, peterseli, dan remahan roti.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

 –

B. Peralatan :

  • Mangkuk / wadah untuk mencampur semua bahan.
  • Sendok kecil.
  • Parutan.
  • Pisau.
  • Wadah pakan.

C. Proses pembuatan :

  • Siapkan semua bahan dan juga peralatan yang digunakan.
  • Masukkan 2 sendok kecil remahan roti ke dalam mangkuk.
  • Telur rebus diparut, lalu dimasukan ke dalam mangkuk.
  • Wortel diparut, lalu dimasukan ke dalam mangkuk.
  • Iris peterseli dalam bentuk kecil, dengan menggunakan pisau. Kemudian masukkan ke dalam mangkuk.
  • Terakhir, masukkan tumbukan cangkang telur ke dalam mangkuk.
  • Setelah semua bahan berada dalam mangkuk, campur dan aduk hingga merata, menggunakan sendok.
  • Setelah selesai, pakan bisa diberikan kepada burung parkit, dengan meletakkannya dalam wadah pakan.

Berikan pakan racikan ini setiap hari sebagai pendamping pakan utamanya (biji-bijian). Karena pakan ini menggunakan bahan dasar telur rebus dan campuran sayuran, buatlah dengan porsi secukupnya.

Jika pakan masih tersisa hingga sore hari, sebaiknya langsung dibuang, karena berpotensi basi dan tentu sudah didatangi bakteri maupun spora jamur. Silakan buat lagi esok harinya.

Setelah mempraktikkan selama beberapa hari, Anda nanti akan bisa memperkirakan porsi pemberiannya. Dengan demikian, ketika pakan diberikan diberikan, maka sekitar pukul 15.00 – 16.00 sudah habis.

Pakan racikan sangat bagus untuk induk parkit yang sedang bertelur atau meloloh anaknya.

Selain bisa diberikan kepada indukan burung parkit dalam kandang penangkaran, pakan racikan ini juga dapat diberikan kepara parkit yang mengalami dada nyilet atau badan kurus. Sepanjang dada nyilet bukan disebabkan penyakit, pakan racikan bisa membantu menggemukkannya.

Bukan hanya itu, pakan racikan ini juga bisa diberikan kepada parkit yang dijadikan burung master, sebab sangat membantu kegacorannya.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.