Om Didik tak hanya sukses menangkar murai batu trah juara dengan mengibarkan bendera 88 Bird Farm (BF) Jambi. Mantan petenismeja andalan Provinsi Jambi itu kini melebarkan sayapnya. Toko burung sudah dibukanya di sejak 28 Juni 2014 di rumahnya, Jl Sersan Muslim No 88 RT 30, Thehok Beringin, Jambi Selatan. Tak hanya itu, di tempat yang sama juga rutin digelar latber burung, setiap Sabtu mulai pukul 16.30.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Suasana Latber 88 BF Jambi. Siap gelar latihan rutin setiap Sabtu sore,

Sekali dayung, dua-tiga pulau terlampaui. Peribahasa itulah yang kini dilakoni Om Didik 88. Kini ia tak hanya mengurus penangkaran murai batu saja, namun juga membuka toko burung serta latber rutin setiap Sabtu sore.

Tentu saja sebagaimana kicaumania Jambi lainnya, Om Didik juga tetap aktif melombakan gaco-gaco andalannya dalam berbagai even latber di lain tempat, juga lomba burung baik di level lokal, regional maupun even akbar di Sumatera.

Sebelumnya Om Kicau pernah menampilkan profil Om Didik 88 sebagai penangkar burung murai batu (silakan lihat Didik 88: Mantan petenismeja yang sukses jadi penangkar murai batu).

Di Jambi memang terdapat beberapa kicaumania multidimensi, yang tak hanya sekadar penggemar burung kicauan saja, tetapi juga pemain, penangkar, hingga menjadi event organizer (EO). Sebelum Om Didik, ada juga nama Agus Arizon yang dikenal sebagai pemain, penangkar, dan EO.

( baca juga Agus Arizon: Sukses sebagai pelomba, penangkar, dan EO latber )

Sebagian lainnya menjadi pemain dan penangkar, seperti Mr Said BH, Gunawan Sazuke, dan lain-lain. Ada pula pemain dan pemilik toko burung, seperti Om Ipung.

Ilustrasi ini sekadar memberi gambaran, betapa dunia burung kicauan bukan sekadar menghabiskan uang (khususnya bagi para pemain), tetapi juga bisa menghasilkan uang, baik dari usaha breeding / penangkaran burung maupun pedagang burung dan segala aksesorisnya.

Mendapat respon positif dari kicaumania Jambi

Gelaran perdana latber yang dikemas Om Didik 88 mendapat respon positif dari para kicaumania di Jambi dan sekitarnya, yang selama ini dikenal solid, kompak, dan saling mendukung.

“Latihan rutin ini juga atas permintaan beberapa kicaumania di Jambi, untuk meningkatkan frekuensi latihan, khususnya bagi burung-burung orbitan baru, burung yang habis mabung, atau sebagai ajang pemanasan sebelum turun dalam even lomba yang lebih besar,” kata Om Didik.

Mengingat respon bagus dari sobat-sobat kicaumania di Jambi, Om Didik berupaya keras untuk bisa menjaga kepercayaan ini, dengan memperhatikan aspek penilaian yang benar-benar fairplay.

“Menjaga kepercayaan itu sulit, tapi itu hal utama yang tak bisa ditawar-tawar. Saya berjanji akan terus memperbaiki segala kekurangan dari segi penyelengaraan dan fasilitas yang ada di tempat ini. Ini juga dalam rangka menjaga kepercayaan kicaumania,” tambah Om Didik.

Dalam gelaran perdana, panitia membuka tiga kelas murai batu. Tak ada satu burung pun yang bisa meraih double winner. Gelar juara 1 masing-masing diraih Nakata milik Herman Oey, JK milik Andri Polongan), dan Gio kepunyaan Edi.

Arif, perawat murai batu Nakata milik Om Herman Oey.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Kelas kacer juga terdiri atas tiga sesi. Lagi-lagi, tak ada jawara yang nyeri juara 1. Kacer Tikuz milik Mr Said BH menjuarai Kelas Bintang 88. Adapun Kelas Sejati 88 dan Umum 88 masing-masing dimenangi kacer Apollo miliki Esco dan Habibi kepunyaan Pandawa.

Mr Said BH (kiri) dan Esco (2 dari kiri) sama-sama juara 1 di kelas kacer.
Aris (kiri), perawat kacer Satria Dewa, juara 2 Kelas Sejati 88.

Selain sukses di kelas murai batu, Om Herman Oey juga berjaya di kelas lovebird, melalui andalannya bernama Laura. Burung ini tampil menawan, dengan menjuarai Kelas Bintang 88.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

“Lovebird Laura sudah beberapa kali menjuarai lomba di Jambi dan sekitarnya,” kata Om Herman yang juga pengusaha getah karet.

Tole (kiri) menyerahkan hadiah kepada Herman Oey, pemilik lovebird Laura.

Juara kedua ditempati lovebird Buyung milik Kris Arizon. Burung ini bahkan sukses menjuarai Kelas Sejati 88, diikuti Ayumi milik Auz dan Laura.

Secara keseluruhan, lomba berjalan lancar dan meriah. “Saya dan teman-teman dari 88 Bird Farm mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman yang hadir,” tandasnya. (Kelana Lana)

Tole (kanan) menyerahkan hadiah kepada Mr Said BH.

Hasil Latber 88 BF Jambi (Sabtu, 5 Juli 2014)

Murai Batu Bintang 88
1. Nakata Herman Jambi
2. Batang Ubi Bani / Aong Jambi
3. Jangkrik Yongka Jambi
4. Panna Aping Jambi
Murai Batu Sejati 88
1. JK Andri Polongan Jambi
2. Panna Aping Jambi
3. Joker Doni Jambi
4. Ozil Aping Jambi
Murai Batu Umum 88
1. Gio Edi Jambi
2. Panna Aping Jambi
Kacer Bintang 88
1. Tikuz Mr Said BH Jambi
2. Black Angle Ahong Kadachi Jambi
3. Apollo Esco Jambi
4. Satria Dewa Aris Jambi
Kacer Sejati 88
1. Apollo Esco Jambi
2. Satria dewa Aris Jambi
3. Caisar Agus Arizon Jambi
4. Primadona Rudi Candra Jambi
Kacer Umum 88
1. Habibi Pandawa Jambi
2. Buyung Ade Jambi
Lovebird Bintang 88
1. Laura Herman Jambi
2. Buyung Kris Arizon Jambi
3. Sopik Love Sugeng Jambi
Lovebird Sejati 88
1. Buyung Kris Arizon Jambi
2. Ayumi Auz Jambi
3. Laura Herman Jambi
Kapas Tembak Bintang 88
1. Dokter Selamet Jambi
2. Demokrasi Sangdra Jambi
3. Gomber Rahmat Jambi
Kenari Standar Sejati 88
1. Golden Star Arun Jambi
2. Sinden Agus Arizon Jambi
3. Orange Juice Dedi JB Jambi
4. Sutra Mr Said BH Jambi
Serindit Sejati 88
1. Rambo Dedi JB Jambi
2. Ropel Auz Jambi
3. Polongan Unan Jambi


Selamat kepada para pemenang, tetap semangat untuk peserta lainnya.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.