Kenari Belahan Jiwa (Beji) Jr memang terbilang burung “bandel”, sering meloncat ke sana-kemari, dari Jogja ke Jakarta atau sebaliknya. Setiap ada even di dua kota tersebut, Beji Jr nyaris tidak pernah absen dan seringkali juara. Itu sebabnya, Beji Jr layak disebut jawara lintas-kota.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Kenari Belahan Jiwa Jr, seminggu bisa berlomba di dua kota.

Menurut Fahmi Rukmana, sang pemilik, Belahan Jiwa Jr memang sudah terbiasa pulang-pergi (PP) Jakarta-Jogja. Sudah beberapa kali gaco ini dalam seminggu turun di dua kota sekaligus.

Kenari Belahan Jiwa Jr merupakan hasil ternaknya sendiri (Bintang Jagad SF), kemudian dimaster Om Nonot di Jogja. Sampai saat ini pun, Beji Jr disimpan di Jogja dalam asuhan Om Nonot.

Om Fahmi dan Om Nonot sama-sama pegiat PKII (Penggemar Kenari Isian Indonesia), masing-masing sebagai ketua dan koordinator wilayah Jateng-DIY.

“Beji Jr memang kami simpan di Jogja. Jadi sudah terbiasa bolak-balik Jogja-Jakarta atau sebaliknya, jika ada dua even hampir berdekatan,” jelas Om Fahmi.

Contohnya adalah menjelang even nasional Presiden Cup III di Jakarta, 22 Juni lalu. Satu minggu sebelumnya, Belahan Jiwa Jr turun dalam even Anniversary Papburi Jogja.

Usai berlomba dan juara, Rabu langsung dibawa ke Jakarta dan transit di markas Bintang Jagad SF di Depok, untuk dipersiapkan mengikuti Presiden Cup III.

Om Fahmi eksis di kelas kenari isian.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Meski dalam Presiden Cup III Beji Jr masuk posisi tiga besar, hal ini menunjukkan bukti ketangguhan staminanya. Sehari setelah berlomba di Presiden Cup, kenari yorkshire (YS) ini balik lagi ke Jogja karena ada even lain.

Beres turun di Jogja, hari Jumat burung sudah kembali turun di gelaran Depok Bird Song Championship (DBSC). Saat itu, Beji Jr menggunakan nama Soulmate Jr, atas nama Om Andre “Obelix” Sutanto, koordinator PKII wilayah Jatim. Gelar juara 1 kelas kenari isian pun diraihnya, bahkan mendapat predikat terbaik di kelasnya.

“Sayangnya, dalam even DBSC, saya dan Bayu (kakak Om Fahmi) tidak bisa mengawal Beji Jr, karena sedang mensosialisasikan program PKII,” kata Om Fahmi.

Dalam even kolosal Piala Raja, 7 September lalu, Belahan Jiwa Jr tampil sebagai juara 4. Ini makin menegaskan kestabilan prestasi, juga keunggulan dalam materi lagu dan tentu saja stamina.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Om Fahmi (3 dari kanan) bersama personel Bintang Jagad SF.
Sejumlah trofi kemenangan kenari Belahan Jiwa Jr

Karena Belahan Jiwa Jr merupakan hasi ternak sendiri, Om Fahmi merasa sayang untuk melepasnya, meski tawaran dengan nilai pinangan fantastis bertubi-tubi menggodanya.

Sehari-hari, kenari Belahan Jiwa Jr ditempel oleh masterannya, yaitu blacksang (silangan blackthroat dan sanger) bernama Jagal.

Selain untuk masteran, blacksang Jagal juga merupakan burung jawara campuran impor di Blok Tengah, khususnya dalam kontes Papburi Klaten, Papburi Jogja, dan Papburi Solo. Dalam Piala Raja 2014, Jagal juga masuk daftar juara di Kelas Campuran Impor Bintang PBI.

( lihat juga Video blacksang Jagal )

Dengan ditempel terus, Belahan Jiwa Jr tetap memiliki isian yang utuh atau tidak pernah glender (berubah ke suara standar), terutama ketika bertarung di kelas campuran / bebas yang diikuti sejumlah kenari standar.

Selain Belahan Jiwa Jr, Om Fahmi juga menyimpan sejumlah gaco kenari isian sebagai pelapisnya, antara lain Bintang Kecil, White Lily, Gladiator, dan Baby Huey. “Semuanya siap menjadi pelapis Beji Jr, sekaligus regenerasi amunisi di Bintang Jagad SF, terutama  di kelas kenari,” jelasnya.

Sebagian jagoan simpanannya itu tetap dipercayakan penanganannya kepada Om Nonot, sahabat kentalnya di Jogja. (d’one)

Om Nonot (kiri) dan Om Kelick

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.